
Setelah kepergian Alex dua pasang mata memperhatikan Alex dari awal Alex datang dan Alex keluar dari hotel milik keluarga besar Alvonso siapa lagi kalau bukan mommy Laras dan Daddy Alvonso.
" Rencana daddy Alvonso memang pintar kalau Alex bakalan ke sini." puji mommy Laras
" Iya dong Daddy Alvonso gitu." puji daddy Alvonso para dirinya sendiri.
Flash Back On
" Mommy, Daddy rasa pasti Alex akan ke sini diam - diam tanpa sepengetahuan kita." ucap daddy Alvonso
" Kalau begitu nomer pin kamar Inge kita rubah biar Alex tidak bisa masuk karena kalau masuk bisa ketahuan kalau Inge pergi dari hotel ini belum lagi ada bodyguard Alex yang menunggunya di lobby." ucap Mommy Laras.
" Daddy ada rencana?" ucap daddy Alvonso
" Rencana apa dad?" tanya mommy Laras.
" Rencana pertama kita masuk ke kamar Inge dulu." printah Daddy Alvonso
" Baiklah." jawab mommy Laras
" Tapi sebelumnya ponsel milik Inge kamu bawa sekalian kalung dan jam tangan pemberian Alex." perintah daddy Alvonso.
" Baik dad." jawab mommy Laras
Mommy Laras tanpa banyak bertanya langsung membawa ke tiga benda tersebut yang di simpan di lemari.
Waktu Inge sudah selesai di rias, mommy Laras meminta ponsel milik Inge, jam dan kalung pemberian Alex karena mommy Laras merasakan kalau di dalamnya ada signal GPS-nya. Kalau sampai diketahui oleh Alex maka sia - sia saja Inge bersembunyi.
Inge pun tanpa banyak komentar langsung memberikan ke tiga benda tersebut ke mommy Laras dan mommy Laras menyimpannya di lemari pakaian kemudian mommy Laras memberikan ponsel baru untuk Inge agar memudahkan berkomunikasi.
Kini daddy Alvonso dan mommy Laras sudah berada di kamar Inge.
" Mommy taruhlah ke tiga benda tadi ponsel milik Inge dan juga kalung serta jam tangan pemberian Alex ke dalam laci meja rias Inge. Daddy akan menyusun bantal guling dan bantal ke ranjang milik Inge." perintah daddy Alvonso.
" Baik dad." tanpa banyak bertanya mommy Laras menyimpan ke tiga benda tersebut di laci meja rias.
Daddy Alvonso menyusun bantal dan guling kemudian menyelimutinya mirip orang sedang tertidur.
" Seperti orang sedang tertidur dad." ucap mommy Laras
" Iya benar, jadi ketika Alex datang Alex akan mengira Inge pergi dari hotel ini secara diam - diam karena pakaian di dalam lemari masih utuh. Besok Debby dan Angelina Federick akan datang menemui calon ibu mertuanya karena sakit dan mommy telpon Debby untuk mengatakan kalau Inge kabur tentunya Alex dan Leo akan mendengarkan jadi Alex tidak curiga kalau kitalah yang sudah menyembunyikannya." ucap daddy Alvonso
" Daddy hebat, terus ponsel, jam tangan dan kalung kenapa di simpan di laci Inge?" tanya mommy Laras
__ADS_1
" Alex pasti akan mencari lewat GPS melalui ponsel, kalung dan jam tangan karena itu lah Daddy meminta mommy untuk menyimpannya di meja rias milik Inge." ucap daddy Alvonso
" Terus untuk bodyguard Alex?" tanya mommy Laras
" Biasanya sambil menunggu bodyguard nya memesan minuman kopi di hotel ini. Ketika bodyguard nya yang menjaga malam memesan minuman kopi, daddy akan meminta anak buah Daddy untuk menyamar menjadi pelayan dan memberikan obat tidur pemberian Kennath sehingga ketika meminumnya bodyguard itu langsung tertidur seperti orang mati." ucap daddy Alvonso.
" Oh obat yang dulu pernah diberikan untuk Dennisa, Amora dan Mira yang pura - pura mati karena jantungnya berhenti berdetak selama satu jam kurang." ucap mommy Laras
" Iya benar, setelah bodyguard itu tertidur, Daddy akan menyuruh dua anak buah Daddy untuk memberikan darah ayam ke tubuh bodyguard jadi seakan - akan dia di bunuh karena pisau tertancap di dadanya." ucap daddy Alvonso
" Bagaimana caranya pisau itu tertancap?" tanya mommy Laras penasaran
" Di balik kemeja bodyguard akan Daddy kasih benda yang mirip daging jadi pisau itu ditancapkan ke dada bodyguard itu tapi menembus mirip daging tersebut." ucap Daddy Alvonso menjelaskan ke istrinya secara rinci.
cup
" Suamiku memang is the best." puji mommy Laras sambil mengecup bibir suaminya
" Iya donk, sekarang tugas mommy menghilangkan percakapan cctv di kamar Inge dan suruh Kelly menyamar menjadi Inge karena bentuk tubuh Inge mirip Kelly. Buatlah seakan - akan Inge pergi dari hotel ini dan sampai di bawah Kelly pura - pura di culik bersamaan bodyguard itu pura - pura mati setelah itu rekaman cctv nya langsung dihapus dan mommy Laras meminta bantuan Max agar siapapun tidak bisa mengembalikan rekaman cctv yang sudah terhapus." ucap daddy Alvonso
" Daddy kenapa repot - repot melakukan itu?" tanya mommy Laras penasaran
" Berjaga - jaga kalau Alex meretas cctv hotel kita." ucap daddy Alvonso
" Daddy benar - benar genius, pantas saja anak-anak kita mirip dengan daddy." puji mommy Laras
" Tapi kenapa ke enam anak kita semua mirip dengan daddy ya? padahal aku yang mengandung nya selama 9 bulan." protes mommy Laras
" Itu tandanya mommy cinta mati sama daddy karena itulah ke enam anak kita mirip aku semua sama seperti Daddy cinta mati sama mommy. Apalagi ke tiga anak perempuan kita wajahnya sedikit mirip denganmu." ucap daddy Alvonso sambil memeluk istrinya dari arah samping.
Merekapun keluar dari kamar Inge dan mommy Laras melakukan apa yang di perintahkan oleh daddy Alvonso.
Flash Back Off
" Besok kita lanjutkan rencana berikutnya."ucap daddy Alvonso
" Iya dad, oh iya dad bodyguard nya Alex bagaimana?" tanya mommy Laras
" Daddy sudah menyuruh anak buah Daddy untuk membawanya ke rumah terpencil dan menjadi anak buah daddy." ucap daddy Alvonso
" Apakah dia mau? tanya mommy Laras
" Pasti mau karena anak buah daddy akan mengatakan kalau orang itu diselamatkan dari orang yang ingin membunuhnya." ucap daddy Alvonso
__ADS_1
" Mommy masih kurang mengerti Daddy aturlah hanya yang mommy minta jangan di bunuh karena mommy tidak ingin ada pembunuhan lagi. Usia kita semakin tua dan tidak tahu kapan kita meninggal karena itulah mommy harap Daddy tidak membunuh lagi cukup buat pingsan dan di beri obat melemahkan tubuhnya sehingga tidak berbuat jahat tapi kalau dia sadar baru beri penawarnya." ucap mommy Laras memperingati suaminya.
" Baik mommy, sekarang kita main satu ronde dulu ya setelah itu kita istirahat." pinta Daddy Alvonso.
Merekapun melakukan kegiatan suami istri dan sesuai perkataan daddy Alvonso main satu ronde mereka tertidur sambil berpelukan dan tubuh polos mereka di tutupi oleh selimut.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
__ADS_1
Yayuk Triatmaja
xxxxxx