
Baron duduk di samping Amora sambil memegang tangannya.
" Sayang maaf aku dan Charli akan pergi ke kantor kalau urusan sudah selesai aku akan kembali." ucap Baron
" Tidak apa - apa honey." ucap Amora
" Aku antar ke kamar sekalian aku mau ganti pakaian dulu." ucap Baron
Amora hanya menganggukkan kepalanya kemudian Baron langsung menggendong Amora menuju kamar mereka.
" Honey aku kan bisa jalan." protes Amora
cup
Baron mengecup singkat bibir istrinya.
" Biar cepat sayang." ucap Baron sambil berjalan dengan cepat.
Setelah sampai di depan pintu Amora memegang gagang pintu kemudian memutar nya kemudian Baron mendorong perlahan pintu kamarnya kemudian masuk ke dalam. Baron merebahkan Amora di ranjang mereka secara perlahan.
Setelah selesai Baron langsung membuka lemari dan mengganti menggunakan pakaian kerja.
" Sayang aku berangkat dulu ya, nanti ada dua pelayan yang menemanimu." ucap Baron
" Baik honey." jawab Amora sambil tersenyum
cup
Baron mengecup singkat bibir istrinya kemudian pergi meninggalkan Amora sendirian.
Baron menuruni anak tangga dan menemui kepala pelayan.
" Dua orang pelayan untuk menjaga istriku sudah datang?" tanya Baron tanpa basa basi
" Sudah tuan." jawab kepala pelayan
" Bagus, bawa langsung ke kamar istriku layani dengan baik dan jangan membuat istriku sedih karena kalau sampai itu terjadi nyawa dua pelayan itu melayang tidak perduli kalau itu putrimu. Hari ini aku akan berangkat kerja." ucap Baron dengan nada dingin
" Baik tuan, saya mengerti." ucap kepala pelayan
Baron pun pergi meninggalkan kepala pelayan dan melanjutkan perjalanannya kembali menuju ke garasi mobil. Baron duduk di kursi belakang pengemudi dan 2 orang bodyguard duduk di depan yang satu mengendarai mobil dan yang satunya duduk di samping pengemudi.
Baron memandang jalan raya tiba - tiba perasaannya tidak enak antara kembali ke mansion atau tidak. Baron tiba - tiba teringat dengan sahabatnya Max.
" Hallo Max, aku minta tolong retas mansionku." ucap Baron tanpa basa basi
" Ada apa?" tanya Max
__ADS_1
" Lakukan saja dan kabarin aku." ucap Baron
" Ok." jawab Max singkat
5 Menit Kemudian
" Baron, kamu di mana sekarang?" tanya Max
" Aku mau ke perusahaan di kantor ada masalah besar ada yang meretas dan sahamku jadi turun dratis." ucap Baron
" Kamu putar balik sekarang kembali ke mansionmu karena mansion di serang dan istrimu dalam bahaya. Apakah Charli juga datang ke kantor?" tanya Max
" Apa!!!.. Pak, putar balik, kita kembali ke mansion cepat!!!" teriak di Baron ke bodyguard.
" Baik tuan." jawab bodyguard yang sedang mengemudi mobilnya.
" Iya Charli datang ke kantor. Baik aku putar balik sekarang." ucap Baron panik
" Istriku lagi meretas mansion milik Charli." ucap Max
" Bagaimana honey, apa!!!...Baron gawat kata istriku mansion Charli juga di serang. Ini istriku lagi menghubungi keluarga nya untuk membantu kalian berdua." sambung Max
" Baik aku akan telp Charli, biarlah perusahaanku hancur asalkan istri kami baik - baik saja." ucap Baron pasrah bicara dengan Max kembali.
" Tidak Baron, aku akan minta bantuan mommy dan daddy untuk datang ke perusahaanmu. Aku yakin mommy dan daddy bisa membantu perusahaan mu. Yang penting kamu fokus dengan istrimu." ucap Max
Baron langsung mematikan secara sepihak dan langsung menghubungi Charli sahabatnya deringan pertama langsung di angkat oleh Charli.
" Aku masih di jalan, ada apa?" tanya Charli
" Charli putar balik ke mansionmu sekarang cepat!!! mansionmu di serang, istrimu dalam bahaya, maaf aku tidak bisa bantu karena mansionku juga di serang." ucap Baron tanpa basa basi.
" Apa!!! Baik aku putar balik." ucap Charli
Charli pun memutar balik menuju ke mansionnya dengan kecepatan tinggi begitu pula dengan Baron.
xxxxx
Di Hotel Tempat Tinggal Alvonso
" Honey bangun kita sarapan yuk?" ajak mommy Laras
" 5 Menit lagi sayang, masih ngantuk." ucap daddy Alvonso yang masih setia memejamkan matanya.
" Baiklah." jawab mommy Laras.
Mommy Laras berjalan ke arah meja rias kemudian merias wajahnya agar terlihat cantik dan segar. Usia Mommy Laras kini berusia 50 tahun sedangkan suaminya berusia 54 tahun.
__ADS_1
Selesai merias wajahnya mommy Laras berjalan kembali ke arah suaminya untuk mandi bertepatan ponselnya berdering. Mommy Laras mengambil ponselnya di meja dekat ranjang membuat daddy Alvonso membuka matanya.
Mommy Laras melihat di layar tertulis nama Max Is Calling mommy Laras langsung menggeser tombol warna hijau.
" Hallo Max ada apa telp mommy pagi - pagi begini? apa Dennisa perutnya sakit?" tanya mommy Laras
" Tidak mom, Dennisa baik - baik saja, aku minta bantuan mommy dan daddy untuk pergi ke perusahaan Baron karena Dennisa tidak mau aku tinggal." ucap Max
" Memang ada apa di perusahaan Baron? apa Baron atau Charli ada masalah?" tanya mommy Laras
" Perusahaan Baron ada yang menyabotase perusahaan sehingga sahamnya turun gratis sedangkan Baron dan Charli masionnya di serang oleh orang, mereka berdua pulang ke mansion masing - masing untuk menolong istri mereka." ucap Max menjelaskan.
" Apa!!! baik kami akan ke perusahaan Baron." jawab mommy Laras sambil mematikan ponselnya sepihak.
Mommy Laras menaruh kembali ponselnya dan berjalan menuju ke lemari untuk mengganti pakaian formal.
" Honey ada apa?" tanya daddy Alvonso sambil bangun dari ranjang nya.
" Daddy cepat mandi kita pergi ke perusahaan Baron, nanti aku ceritakan." ucap mommy Laras
Daddy Alvonso langsung masuk ke kamar mandi sedangkan mommy Laras yang sudah berpakaian rapih langsung menghubungi grup Kel. Bsr. Daddy Alvonso Khusus Pria dan adminnya mommy Laras dan daddy Alvonso. Anggotanya terdiri dari Alvonso, Alvian, Dennis, Arlan, Harlan, Max.
" Hallo mommy." panggil mereka serempak.
" Alvonso, Harlan dan Dennis kalian bertiga ke mansion milik Baron sekarang, gunakan motor sport kalian mansion Baron di serang." Perintah mommy Laras.
" Baik mom." jawab Alvonso, Harlan dan Dennis serempak langsung mematikan ponselnya.
" Alvian dan Arlan kalian ke mansion milik Charli sekarang, gunakan motor sport kalian mansion Charli di serang." Perintah mommy Laras.
" Baik mom." jawab Alvian dan Arlan serempak langsung mematikan ponselnya.
" Khusus kamu Max retas cctv milik Baron dan beritahukan kondisi ke Alvonso. Dennisa mana Max?" tanya mommy Laras
" Hallo mom ada apa?" tanya Dennisa di layar ponsel milik Max
" Dennisa kamu retas cctv milik Charli dan laporkan ke Alvian. Mommy dan daddy akan pergi ke perusahaan milik Baron." ucap mommy Laras
" Baik mom." jawab Dennisa sambil mematikan ponselnya.
" Untunglah bikin grup keluarga khusus pria dan grup khusus wanita juga grup keluarga besar Alvonso serta grup sahabat. 4 Grup banyak juga belum lagi nanti bikin grup khusus cucu." ucap mommy Laras
" Istriku menang pintar ada gunanya bikin grup jadi mudah untuk memberikan tugas." ucap daddy Alvonso
Mommy Laras tersenyum sambil membawa laptopnya.
" Ayo daddy kita berangkat, jangan lupa bawa laptopnya." ucap mommy Laras
__ADS_1
" Ok." jawab daddy Alvonso sambil membawa laptop dan berjalan berdampingan dengan istri tercintanya.