
Angelina maafkan aku." ucap Louis sambil menangis.
Louis membanting semua barang - barang termasuk laptopnya hingga hancur berkeping - keping seperti dirinya yang hatinya hancur. Setelah puas membanting semua barang - barang Louis berjalan ke arah kamar mandi untuk berendam di bathtub menenangkan pikirannya.
xxxxxxx
Di Tempat Yang Berbeda
Setelah keluar dari kamar Max dan Dennisa, mommy Laras dan daddy Alvonso kembali lagi ke ruang keluarga.
ceklek
Mommy Laras dan daddy Alvonso masuk ke dalam ruangan keluarga dan mereka masih berkumpul.
" Bagaimana keadaan Max, mom?" tanya Alvonso, Alvian dan Alviana, Debby dan Dennis secara berbarengan.
" Max, baik - baik saja." ucap mommy Laras
" Syukurlah." Jawab mereka kompak
" Oh iya untuk Alex dan Leo bulan madunya hari ini, apakah kalian sudah menyiapkan barang - barang yang akan di bawanya?" tanya Daddy Alvonso
" Belum dad, memangnya bulan madunya hari ini dad?" tanya Leo
" Nanti sore kalian berempat sudah berangkat." Jawab Alviana dan Harlan bersamaan.
" Maaf, kami tidak tahu." ucap Alex dan Leo bersamaan sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal.
" Memangnya tiketnya sekarang ada di mana?" tanya Alviana
" Di saya kak." Jawab Debby sambil senyum pepsodent.
Alviana yang kebetulan duduk di sebelah Debby langsung menyentil kening adiknya.
ctak
" Aduh, sakit kak."Jawab Debby sambil mengusap keningnya.
Leo mengusap kening Debby sambil meniupnya.
" Hmmm... pengantin baru." ledek mereka serempak.
Leo dan Debby hanya tersenyum mendengar ledekan mereka.
" Sekarang kalian bersiap dulu masih ada waktu." ucap mommy Laras
" Baik mom." jawab Alex, Inge, Leo dan Debby berbarengan.
Alex menggengam tangan Inge begitu pula dengan Leo menggengam tangan Debby.. Mereka berempat meninggalkan ruangan keluarga.
" Oh iya Charli, kapan jadwal operasi mata Mira?" tanya Daddy Alvonso
" Ya ampun baru ingat hari ini jadwalnya karena Mira tidak sabar ingin cepat melihat." ucap Charli.
" Ya sudah kalian berangkat sekarang dan kamu Baron serta Amora temani Charli dan Mira." perintah mommy Laras.
" Baik mom." Jawab mereka berempat secara serempak.
Mereka berempat meninggalkan ruangan keluarga untuk bersiap - siap untuk pergi ke rumah sakit.
" Mommy ada yang aku bicarakan mengenai ada penyusup yang memasang cctv di ruang keluarga ini." bisik Dennis yang kebetulan berada di sebelah mommy Laras.
__ADS_1
" Apa???.. nanti kita mengadakan rapat setelah Alex, Inge, Leo dan Debby berangkat bulan madu." bisik mommy Laras.
" Keluarga inti atau semuanya mom?" bisik Dennis
" Keluarga inti dan di tambah Max karena Max bisa program IT." bisik mommy Laras.
" Ok." bisik Dennis
" Hmmm... mommy dan Dennis kalian saling berbisik, membicarakan apa?" tanya daddy Alvonso penasaran.
" Ada deh, kepo.." ucap mommy Laras dan Dennis sambil senyum-senyum.
" Aish.. mommy awas ya nanti Daddy tidak kasih jatah." ancam daddy Alvonso sambil cemberut.
" Tidak apa-apa mommy bisa tidur nyenyak." goda mommy Laras.
" Oh.. berarti selama ini tidak bisa tidur nyenyak?" tanya daddy Alvonso dengan nada kesal sambil berdiri dan berjalan meninggalkan mereka istri, anak - anak dan para menantunya.
" Aish Daddy kok ngambek, mommy kan hanya bercanda." ucap mommy Laras sambil berdiri dan menyusul suaminya.
Sebelum membuka pintu mommy Laras membalikkan badannya dan menatap anak - anak dan para menantunya.
" Anak - anak dan para menantu silahkan dilanjutkan mengobrol nya, kalau ingin istirahat silahkan istirahat dan kalau kalian pergi ajak saudara kalian tapi lebih aman kalian di sini saja." ucap mommy Laras.
" Baik mom." jawab mereka serempak
Mommy Laras tersenyum dan membalikkan badannya kembali untuk membuka pintu meninggalkan anak - anak dan para menantunya.
" Mommy dan daddy sikapnya seperti anak remaja." celetuk Alvonso
" Iya kak, semoga saja rumah tangga kita semua seperti mommy dan Daddy selalu mesra dan saling setia." ucap Alvian.
" Amin." Jawab mereka serempak.
" Nanti sore, keluarga inti dan di tambah Max berkumpul di sini." ucap Dennis
" Memang ada apa?" tanya Alvonso.
" Nanti kakak akan tahu." ucap Dennis.
" Baiklah kalau begitu kami istirahat dulu di kamar." ucap Alvian
" Ok. kami juga ingin beristirahat." jawab mereka kompak.
Pasangan suami istri dan anak - anaknya satu persatu meninggalkan ruang keluarga menuju kamar masing-masing.
Kamar Daddy Alvonso dan Mommy Laras.
Daddy Alvonso yang masih kesal dengan mommy Laras masuk ke kamarnya dan melepaskan seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian masuk ke dalam kamar mandi.
Daddy Alvonso berjalan ke arah shower kemudian memutar kran.
( " ***Kenapa sikapku akhir - akhir ini seperti anak kecil yang ingin merajuk minta dibelikan permen ya? padahal istriku kan hanya bercanda dan suka menggodaku." ucap daddy Alvonso dalam hati ).
( " Istriku kok tidak menyusulku? apa memang istriku sudah tidak mencintaiku lagi tapi tidak mungkin akhhh.. kok aku jadi seperti remaja yang sedang putus cinta sih!" omel daddy Alvonso pada dirinya sendiri*** ).
Mommy Laras masuk ke dalam kamarnya dan melihat suaminya tidak berada di ranjang. Mommy Laras mendengar suara gemericik air di kamar mandi membuat mommy Laras mendekati kamar mandi dan melihat di depan pintu kamar mandi ada pakaian suaminya yang berserakan di lantai.
Mommy Laras memunguti satu persatu pakaian daddy Alvonso kemudian menaruhnya di keranjang khusus pakaian kotor. Mommy Laras pun melepaskan seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian masuk ke dalam kamar mandi.
Mommy Laras melihat suaminya sedang mandi dengan air shower, dengan perlahan mommy Laras berjalan mendekati suaminya kemudian tangan kirinya memeluk suaminya sedangkan tangan kanannya mematikan kran air shower.
__ADS_1
grep
" Honey." bisik mommy Laras
Daddy Alvonso hanya diam, hatinya sangat senang akan sikap istrinya yang selalu membuat dirinya selalu bahagia terlebih dua gunung kembar milik istrinya terasa sekali di punggungnya.
" Honey." panggil mommy Laras sambil tangan kanannya membelai belalai gajah suaminya dengan lembut.
Daddy Alvonso tetap diam pura - pura marah padahal dirinya ingin sekali menerkam istrinya. Mommy Laras tidak kehilangan akal, mommy Laras membalikkan badannya dan tersenyum menatap wajah tampan suaminya walau sudah mulai tumbuh keriput dan rambut suaminya sudah ditumbuhi rambut putih tapi bagi mommy Laras suaminya terlihat bertambah tampan.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Sebentar lagi novel ini akan tamat karena Max sudah menemukan kebahagiaan nya dan tidak membunuh lagi kecuali keluarga besarnya di usik begitu pula dengan Baron dan Charli.
Cerita selanjutnya tentang Dennis dan Rocky dengan judul berbeda karena mereka berdua bukan psycopath.
Mengenai Alex, Leo dan Louis akan di selipkan di cerita Dennis dan Rocky.
Tolong komentar, like, hadiah dan votenya ya biar lulus kontrak.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
xxxxxx