Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Angelina Federick


__ADS_3

Debby dan Leo meninggalkan mereka berdua tapi sebelumnya Leo menatap kakaknya.


" Kak Alex maaf tadi aku membentak kakak bukan bermaksud kurang ajar sama kakak hanya saja jujur kak aku sebagai adik kakak sangat setuju jika kakak menikahi kak Inge dari pada wanita ular itu." ucap Leo


" Kau..." ucap Kirana tidak melanjutkan perkataannya karena dipotong oleh Leo.


" Ingat apa kata calon istriku jika kakak memilih wanita ular ini jangan pernah menyesali keputusan kakak. Kakak membuang berlian berharga tapi malah memungut batu dari sampah." ucap Leo dengan nada sarkas sambil menarik tangan Debby.


" Honey, adikmu dan juga wanita murahan itu menghinaku." rengek Kirana.


" Sudahlah ayo kita pulang ke apartemen ku." pinta Leo meninggalkan mall tersebut.


xxxxxxx


Di dalam mobil Inge menangis hatinya sangat terluka mendengar ucapan orang yang di cintainya.


" Maaf nona, kita mau kemana?" tanya sopir taksi ramah


" Hiks... hiks... hotel xxxx." ucap Inge sambil terisak.


" Maaf nona ini tissue untuk menghapus air mata nona." ucap sopir itu memberikan tempat tissue.


" Terima kasih pak." jawab Inge sambil menerima pemberian kotak tissue.


Inge menghapus air matanya walau tidak berhenti keluar. Setelah rasa sesaknya sudah menghilang Inge tidak menangis lagi. Tidak terasa mereka sudah sampai di hotel xxxx.


" Maaf nona sudah sampai." ucap sopir taksi dengan ramah.


Inge menatap hotel tersebut kemudian membuka tasnya untuk mengambil dompetnya. Inge membuka dompetnya dan mengambil 2 lembar uang kertas kemudian memasukkan dompetnya kembali ke dalam tasnya.


" Pak ini uangnya." ucap Inge sambil menyerahkan 2 lembar uangnya.


" Nona ini kebanyakan." ucap sopir taksi dengan ramah.


" Anggap saja ini rejeki buat bapak." ucap Inge sambil membuka pintu mobil.


" Terima kasih banyak nona, semoga masalah nona cepat selesai dan nona selalu bahagia." ucap sopir taksi mendoakan secara tulus.


" Amin, terima kasih atas doanya pak." ucap Inge sambil menutup pintu mobil.


Inge berjalan ke arah pintu lift bertepatan kedatangan seorang gadis cantik. Gadis cantik itu tersenyum ramah dan melihat ke dua matanya membengkak. Mereka masuk ke dalam pintu lift dan Inge menekan tombol pintu lift sedangkan gadis cantik tersebut tidak menekan karena lantainya sama.


" Maaf nona habis menangis?" tanya gadis cantik tersebut dengan lembut.


hikss... hiks....hikss... hiks....


Inge tanpa sadar memeluk gadis tersebut dan menangis. Gadis cantik tersebut membalas pelukan Inge sambil mengusap punggungnya agar rasa sesaknya hilang.


Ting


Pintu lift terbuka mereka berdua keluar dari pintu lift.


" Maaf bajumu basah." ucap Inge tidak enak hati setelah rasa sesaknya berkurang kembali.

__ADS_1


" Tidak apa-apa santai saja." ucap gadis cantik itu sambil membuka tasnya untuk mengambil ponselnya.


" Nona mau kemana?" tanya Inge


" Aku ingin ketemu dengan kakakku tapi tidak tahu nomer kamarnya." ucap gadis cantik itu sambil membuka ponselnya untuk menghubungi kakaknya.


" Memang siapa nama kakakmu?" tanya Inge


" Charli Federick." ucap gadis cantik tersebut.


"Oh ya kenalkan aku Inge kalau nona?" tanya Inge sambil mengulurkan tangannya.


" Aku Angelina Federick adik kandung Charli Federick." ucap Angelina ramah sambil membalas uluran tangannya.


" Panggil namaku saja jangan tambahin kata nona." ucap mereka serempak.


Mereka saling menatap kemudian tertawa bersama. Inge yang tadi sedih kini tertawa kembali.


" Aku kenal dengan Charli ayo aku antar." ucap Inge


Inge berjalan dan diikuti Angelina dari arah samping menuju kamar 123. Inge mengetuk pintu kamar Charli.


" Tunggu sebentar." ucap Charli dari dalam


ceklek


Charli membuka pintu dan melihat adiknya bersama Inge.


" Hei adikku yang paling jelek." goda kakaknya sambil mengacak rambut adiknya karena sudah lama tidak bertemu


" Ishhh kakak, rambutku berantakan tahu." omel Angelina sambil merapikan rambutnya.


Charli tersenyum dan menyuruh mereka masuk ke dalam bersamaan kedatangan mommy Laras dan Daddy Alvonso menuju ke arah mereka.


" Mommy dan daddy tumben datang ke sini?" tanya Charli dengan nada bingung termasuk Inge.


" Memangnya kami tidak boleh menengok anak - anak mommy dan daddy." omel mommy Laras.


" Boleh kok mom, hehehe hanya kok tumben." ucap Charli sambil tersenyum kikuk.


" Sebenarnya ada yang ingin mommy bicarakan dengan kalian berdua, ayo kita masuk ke dalam." ucap mommy Laras sambil masuk ke dalam dan diikuti oleh daddy Alvonso, Charli, Inge dan Angelina.


Mereka semua duduk di kursi minimalis.


" Eh ada tamu, maaf kami tidak tahu." ucap mommy Laras baru tersadar ada gadis lain di kamar Charli dan Mira.


" Kamu siapa ya?" tanya mommy Laras tanpa basa basi


" Saya Angelina tante, adik kandung kak Charli." ucap Angelina sambil berdiri dan tangan kanannya diulurkan ke arah mommy Laras.


" Panggil saja mommy karena kakakmu juga memanggil kami mommy dan daddy. Anggap saja kami sebagai orang tuamu." ucap mommy Laras sambil membalas uluran tangan Angelina.


Angelina mengecup punggung tangan mommy Laras membuat mommy Laras tersenyum melihatnya karena mirip dengan anak - anaknya. Setelah berkenalan mereka kembali duduk. Mommy Laras yang berada di samping Inge langsung memeluknya. Inge langsung memeluk Inge dan menangis di dada mommy Laras.

__ADS_1


" Mommy langsung saja bicara tanpa basa basi. Inge, mommy dan Daddy tahu kalau pernikahan kalian berdua gagal gara - gara wanita ular itu. Tenang saja mommy dan anak - anak mommy sedang menyelidiki siapa wanita itu. Mommy sudah membuat rencana kejutan yaitu ketika acara resepsi pernikahan Debby dengan Leo sudah hampir selesai kakak - kakak kalian akan menggunakan layar proyektor untuk mengungkap siapa wanita ular itu agar Alex menyesali keputusannya." ucap Mommy Laras.


Mereka semua terdiam karena ingin mendengar lanjutan dari mommy Laras.


" Angela maaf apakah kamu bisa membantu mommy?" tanya Mommy Laras sambil menatap wajah Angela.


" Bisa mom, bantuan apa?" tanya Angelina penasaran.


Mommy Laras tidak menjawab hanya pandangannya di alihkan ke Inge.


" Inge, mommy tahu kamu sangat terluka dan sakit hati oleh Alex. Mommy yakin setelah Alex melihat kenyataan yang sebenarnya pasti Alex akan mencarimu dan meminta maaf tapi mommy ingin memberikan pelajaran buat Alex." ucap mommy Laras


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath


Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja


xxxxxx

__ADS_1


__ADS_2