Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Pertengkaran


__ADS_3

ceklek


Pintu terbuka tampak dokter paruh baya dengan wajah lelahnya karena melakukan operasi selama hampir 3 jam lebih. Ke tiga pria tampan beserta sepasang suami istri mommy Laras dan daddy Alvonso langsung berdiri mendekati mereka.


" Bagaimana keadaan putriku Denisa?" tanya mommy Laras.


" Kabar baiknya janin di dalam kandungan Denisa berhasil diselamatkan tapi kabar buruknya Denisa mengalami krisis. Berdoalah agar Denisa bisa keluar dari masa kritis." ucap dokter Kennath.


" Boleh kami menemuinya?" tanya mommy Laras dengan nada sedih memikirkan nasib putri bungsunya.


" Hanya boleh satu orang." ucap dokter Kennath.


"Bolehkah paman aku menemuinya?" pinta Max sambil menatap sendu ke dokter Kennath


" Masuklah Max, ajak mengobrol agar Denisa segera sadar dan bebas dari masa krisisnya." ucap dokter Kennath yang tidak tega melihat keponakan kesayangannya.


Keluarga dokter Kennath dan keluarga Ronald sudah menganggap Max sebagai keponakannya.


" Terima kasih paman, mommy dan daddy maafkan Max ingin melihat istriku." ucap Max dengan nada tulus.


" Masuklah Max dan beri semangat istrimu." pinta mommy Laras


" Mohon maaflah pada istrimu dan berjanji untuk tidak melukainya." ucap daddy Alvonso bijak.


" Baik mommy dan daddy, terima kasih." ucap Max tulus.


Max masuk ke dalam ruang ugd menemui istrinya.


" Kalau keadaan putriku Amora dan Mira?" tanya mommy Laras


Mommy Laras sudah menganggap Amora dan Mira sebagai putrinya. Dokter Kennath menghembuskan nafasnya dengan kasar dan menatap tajam ke arah Baron dan Charli.


" Mira koma dan kalau tidak salah setelah meneliti keadaan Mira kemungkinan lumpuh sementara karena lutut Mira ada yang retak tapi semoga diagnosaku salah." ucap dokter Kennath.


deg.


Jantung Charli berdetak kencang mendengar ucapan dokter Kennath dirinya teringat ketika melempar Mira secara kasar di lantai kolam renang waktu Mira tenggelam di kolam renang belum lagi menarik tangan Mira dari kolam renang sambil menaiki anak tangga sampai di kamar Mira di siksa habis - habissan.


Bayangan Mira hanya tersenyum sambil menahan sejuta kesakitan yang diberikan oleh Charli. Mira sama sekali tidak melawan hanya menatapnya dengan tatapan sendu. Tidak memaki seperti korban - korban yang di siksa ataupun dibunuhnya yang memaki dirinya. Malah Mira mendoakan dirinya yang terbaik.


" Aku ingin menengoknya." ucap Charli sambil menangis menyesali perbuatannya.


" Masuklah. Jadikan ini pelajaran berharga buatmu." ucap dokter Kennath


" Iya dok." jawab Charli lirih


Charli pergi meninggalkan mereka berempat Daddy Alvonso, mommy Laras, dokter Kennath dan Baron.


" Bagaimana keadaan Amora dok?" tanya Baron.


" Amora terluka di bagian tubuhnya terkena pecahan beling dan juga cambukkan. Keadaan Amora tidak begitu parah di bandingkan dengan ke dua sahabatnya dan sebentar lagi akan dipindahkan ke ruang perawatan. Tunggulah sampai obat biusnya habis Amora akan tersadar." ucap dokter Kennath


Baron merasa lega tidak terjadi sesuatu dengan kekasihnya. Tidak berapa lama pintu ugd terbuka dua perawat mendorong brankar. Tubuh Amora seperti mumi karena banyak luka akibat yang dilakukan Baron.


Amora di bawa ke ruang perawatan sambil di susul oleh Baron. Kini tinggallah 3 orang berada di situ.

__ADS_1


" Apakah cara ini efektif?" tanya dokter Kennath


" Mudah - mudahhan seperti itu agar mereka sadar dan tidak bertindak sesuka hatinya." ucap daddy Alvonso.


" Sebenarnya bagaimana keadaan Denisa?" tanya mommy Laras


" Janinnya selamat dan beberapa jam lagi obat biusnya habis bersamaan Denisa sadar tapi tubuhnya tidak bisa digerakkan dan matanya terpenjam. Denisa bisa mendengar curahan hati suaminya apakah Max benar - benar menyadari kesalahannya atau tidak." ucap dokter Kennath


" Tapi obat biusnya tidak pengaruh ke janinnya kan?" tanya daddy Alvonso


" Tidak obat biusnya khusus untuk orang hamil jadi tidak membahayakan janinnya." ucap dokter Kennath


" Kalau Max melakukan yang ke tiga kalinya terpaksa aku ambil Denisa." ucap daddy Alvonso.


Tidak berapa lama datanglah dokter Maria untuk menemui suaminya.


" Hallo honey." panggil dokter Maria


" What honey?" ucap mommy Laras dengan nada terkejut.


" Kalau kita berdua sebutannya beda honey dan darling." ucap dokter Kennath sambil memeluk istrinya dari arah samping dan mengecup kening istrinya.


" Sepertinya serius ada apa ini?" tanya dokter Maria kepo.


Mommy Laras menceritakan dan dokter Maria menganggukkan kepalanya tanda mengerti.


" Begitulah Mar, ceritanya." ucap mommy Laras


" Oh begitu." ucap dokter Maria


" Tergantung Denisa apakah tetap meneruskan pernikahannya atau berakhir dengan kata cerai. Mommy harap hal itu tidak akan terjadi." ucap mommy Laras sambil menatap tajam ke arah suaminya begitu pula dengan dokter Maria menatap tajam ke arah suaminya.dokter Kennath.


" Mommy ingin anak kita di siksa terus!" omel daddy Alvonso


" Berpikirlah La, kasihan Denisa." sambung dokter Kennath.


" Memangnya daddy dulu tidak seperti Max walau beda tapi tetap saja hati wanita sangat sakit ketika orang yang kita sangat cintai tidak mempercayaiku malah berdekatan dengan orang yang hampir membuatku dan ke tiga anak kita hampir mati. Daddy berapa kali membuat mommy sakit hati hingga mommy akhirnya pergi ke luar negri dan daddy menemukanku karena ke tiga anak kita yang memberitahukan keberadaan kami. Mommy berapa kali maafin daddy" ucap mommy Laras dengan deraian air mata mengingat masa lalunya.


" Apakah daddy juga sama seperti Max mempercayai sebuah foto aku berpelukan padahal aku tidak tahu kalau aku di jebak, bagaimana kalau ternyata aku di jebak tidur bersama pria lain, daddy pasti akan membunuhku bukan?" ucap mommy Laras


" Apa yang dikatakan sahabatku benar, apakah honey tidak ingat ketika honey membuka instragram, honey membentakku padahal itu foto lama apalagi aku sudah lama tidak membuka instragram. Selain membentakku honey juga mengusirku dan menginginkan aku mati. Hanya karena gara - gara foto honey membentakku bagaimana jika diriku di jebak dengan cara tidur bersama pria lain pasti honey tidak mengucapkan dengan kata - kata tapi benar - benat akan membunuhku." ucap dokter Maria sambil air matanya keluar


" Max memang salah tapi beri dia kesempatan untuk memperbaiki seperti aku dan Maria memberikan kesempatan kalian untuk memperbaikinya." ucap mommy Laras.


" Mommy, maafkan daddy." ucap daddy Alvonso sambil menghapus air mata istrinya tapi tangannya di tepis oleh mommy Laras


" Darling, maaf." cicit dokter Kennath


" Tidak, ayo kita pergi." ucap mommy Laras dan dokter Maria bersamaan.


Merekapun pergi meninggalkan dua pria dengan sejuta penyesalan mengingat masa lalunya terlebih sekarang melihat orang yang dicintainya menangis.


" Akh.... si*l." teriak daddy Alvonso dan dokter Kennath.


" Aku akan ganti pakaian dan kamu susul mereka kabarin istriku pergi kemana. Nanti aku akan susul." ucap dokter Kennath

__ADS_1


" Kalau istrimu tidak ikut istriku bagaimana?" tanya daddy Alvonso


" Pasti ikut, kan mereka pergi naik mobilmu." ucap dokter Kennath


" Tidak kuncinya aku bawa." ucap daddy Alvonso


" Aku juga kuncinya aku bawa, tapi mobil istriku sedang mogok, si*l mereka naik cepat susul mereka." perintah dokter Kennath sambil melangkahkan kakinya dengan cepat.


Ke dua pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan semakin bertambah bucin dengan istrinya. Daddy Alvonso buru - buru mengejar istrinya sedangkan dokter Kennath dengan kaki yang panjang berjalan dengan cepat menuju ke ruangan pribadinya untuk mengganti pakaian santai dan menyusul istri yang dicintainya.


.


.


.


.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja

__ADS_1


xxxxxx


__ADS_2