Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Kedatangan Daddy Alvonso dan Mommy Laras


__ADS_3

Daddy Alvonso mematikan secara sepihak membuat orang - orang semakin merendahkan Alviana dan Debby begitu pula dengan Leo dan pria tampan disebelahnya lagi - lagi merendahkan Alviana dan Debby. Suasana meating semakin riuh semua orang menghina Alviana dan Debby tapi Alviana dan Debby bersikap santai saja menerima hujatan dari para pemegang saham. Mereka tidak tahu akan Kedatangan Daddy Alvonso dan Mommy Laras secara tiba - tiba.


Brak


Tiba - tiba pintu ruangan meating di buka paksa dan sepasang suami istri masuk ke dalam ruangan meating itu. Alviana dan Debby langsung mendekati sepasang suami istri itu sambil mencium punggung tangan suami istri tersebut secara bergantian. Membuat mereka langsung terdiam tidak berisik seperti tadi.


" Mommy, Daddy." panggil mereka serempak.


Mommy Laras memeluk Debby dari arah samping menggunakan tangan kiri nya sedangkan tangan kanannya memeluk Alviana. Daddy Alvonso berdiri dan menatap satu persatu para pemegang saham.


" Bisa di ulangi perkataan tadi!!" bentak Alvonso


Merekapun tanpa mengenal takut mengulangi perkataannya hingga daddy Alvonso memandang ke empat pria yang bernama A,B,C dan D. Daddy Alvonso menahan amarah dalam dirinya karena menghina putri kesayangannya.


Sedangkan para pemegang saham lainnya diam mereka tahu siapa Daddy Alvonso hanya saja mereka tidak tahu keluarga Daddy Alvonso karena mommy Laras menutup informasi tentang anak- anak nya. Setelah selesai A,B,C dan D selesai berbicara barulah Daddy Alvonso gantian berbicara.


" Sebagian dari kalian pasti kenal denganku tapi tidak dengan keluarga besarku. Perkenalkan di sebelah kiri saya adalah putriku nomer 3 bernama Alviana Taylor, yang di sebelah nya adalah istriku Larasati Taylor sedangkan sebelahnya lagi putriku nomer 4 Debby Taylor. dan kami mempunyai 6 anak." ucap daddy Alvonso.


" Wawww 6 anak itu semua anak kandung tuan atau anak selingkuhan istri tuan atau anak selingkuhan tuan." ledek seorang pemegang saham yang bernama A. Karena dirinya juga istrinya masing - masing memiliki selingkuhan karena itulah menganggap semua orang sama.


" Istri tuan yang lain mana? Tuan Max saja mempunyai istri dua atau lebih." ledek seorang pemegang saham yang bernama B.


Suara ke 4 pria itu saling bersahutan berbeda dengan para pemegang saham lainnya hanya diam karena mereka tahu kekuatan Alvonso yang bisa saja membekukan perusahaan mereka.

__ADS_1


brak


Daddy Alvonso langsung menggebrak meja hingga semuanya terdiam. Mommy Laras melepaskan pelukan ke dua putrinya dan mendekati suaminya kemudian mengusap punggungnya agar dadanya yang naik turun menahan kesal agar reda. Daddy Alvonso memeluk istrinya dari arah samping.


" Dengar buat kalian semuanya aku dan istriku adalah pasangan saling setia tidak ada namanya perselingkuhan. Istriku ketika melahirkan kembar 3 dan lahiran ke dua kembar 3 dan semua anak kami berjumlah 6 anak. Kami juga mempunyai anak angkat karena istriku sangat menyukai anak - anak. Kalian pernah mendengar nama Perusahaan PT ALTA COMPANY. ?" tanya Daddy Alvonso


" Semua orang pasti mengenalnya karena perusahaan itu mempunyai cabang di mana - mana baik di dalam negri maupun di luar negri. Semua perusahaan yang mengurus putra dan putri kami. Kami mendidik anak-anak kami untuk tidak haus akan harta orang lain. Anak kami Alvianna dan Debby datang ke tempat ini karena adik iparnya yang bernama Max Alionso menemani istrinya. Keluarga kami sangat kompak jika ada yang membutuhkan bantuan maka kami akan membantunya tanpa meminta imbalan. Tidak seperti kalian berempat yang hanya memikirkan kekayaan dan sangat senang menimbun kekayaan." ucap Daddy Alvonso dengan nada sarkas.


" Putri kami yang bernama Alviana sudah menikah dan mempunyai anak hanya putri kami Debby dan putra kami Dennis yang belum menikah. Jadi tutup mulut kotor kalian." sambung Daddy Alvonso.


" Debby nyalakan laptop tentang anak - anak Daddy dan mommy beserta keluarganya." ucap Daddy Alvonso.


" Baik dad." jawab Debby


Debby pun membuka file keluarga agar orang - orang melihatnya.


Semuanya terdiam dan merasa malu karena merendahkan Alviana dan Debby.


bruk


bruk


bruk

__ADS_1


bruk


Ke empat pria itu berlutut meminta maaf karena mereka tahu perusahaan milik Daddy Alvonso sangat besar dan bisa membuat mereka bangkrut seketika.


" Maafkan kami, tuan dan nona Alviana serta nona Debby." ucap ke empat pria itu sambil berlutut dan ke dua tangannya disatukan meminta maaf.


" Sudahlah kalian berempat bangun, kami maafkan asalkan ini pelajaran buat kalian semua jangan suka menghina orang lain." ucap mommy Laras dengan nada lembut.


" Kalian dengarkan kata istriku. Itulah kenapa aku sangat setia dengan istriku karena istriku menghargai orang lain. Dulu jika ada orang yang menyinggung perasaan ku, aku tidak segan - segan menghancurkan perusahaannya tapi karena istriku lah aku bisa menghargai orang lain dan belajar mengampuni." ucap Daddy


" Terima kasih tuan dan nyonya bagaimana dengan nona Alviana dan nona Debby?" tanya mereka serempak


" Saya juga sudah memaafkannya asalkan tuan - tuan menghargai orang lain dan jangan suka menghina orang lain lagi." ucap Alviana bijak.


" Sama saya juga sudah memaafkannya. Kami bersyukur orang tua kami mendidik untuk tidak gila akan harta orang lain terlebih harta berlimpah tidak bisa di bawa jika kita sudah mati." ucap Debby sambil tersenyum


" Orang tua kami sudah mewariskan hartanya kepada anak - anaknya dan kami semua tidak ada satupun yang iri malah kami saling membantu jika saudara kami membutuhkan bantuan tanpa ada keinginan untuk merebutnya." sambung Alviana sambil tersenyum.


" Kalian dengarkan semua penjelasan putri - putri kami." ucap Daddy Alvonso.


" Kami dengar tuan dan sekali lagi maafkan kami." ucap mereka berempat sambil berdiri.


" Sekarang semuanya duduk dan kita melanjutkan rapat kita. Untuk istri dan ke dua putriku kalian tunggulah di luar biar Daddy yang mengikuti rapat ini." ucap Daddy Alvonso

__ADS_1


" Baik dad." jawab mereka serempak.


Mommy Laras, Alviana dan Debby meninggalkan Daddy Alvonso bersama para pemegang saham.


__ADS_2