Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Debby


__ADS_3

Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya dan kini sudah 6 hari usia pernikahan Baron dan Charli. Selama 6 hari tidak ada masalah begitu pula dengan pernikahan Max dan Dennisa.


Mereka hidup bahagia dengan pasangan masing - masing. Selama 6 hari pula Max, Baron dan Charli tinggal di rumah, semua pekerjaan kantor dilakukan di rumah sedangkan di perusahaan sudah ada penanggung jawab yang mengurus perusahaan.


Terkadang daddy Alvonso dan Debby mengontrol perusahaan Max dan perusahaan Dennisa sedangkan mommy Laras dan Dennis mengontrol perusahaan Baron.


xxxxx


" Daddy dan mommy, Debby ingin bertemu dengan sahabat Debby." ucap Debby


" Ok. Kalau pulang jangan sore - sore." ucap mommy Laras


" Baik mom." jawab Debby.


Debby pun mencium punggung tangan mommy Laras dan daddy Alvonso.


Debby mengendarai mobil menuju sebuah cafe. Sampai di cafe Debby memarkirkan mobilnya kemudian masuk ke dalam cafe mencari sahabatnya.



Sahabatnya melambaikan tangannya ke arah Debby. Debbypun berjalan mendekati sahabatnya.


" Maaf terlambat." ucap Debby tidak enak hati.


" Tidak santai saja." jawab sahabatnya.


Debby dan sahabatnya mengobrol namun tiba - tiba mereka berdua mendengar suara keributan membuat Debby dan sahabatnya mengarahkan kepalanya untuk melihatnya.


" Ada apa ya kok ribut - ribut." ucap Debby


" Ngga tahu kita pergi saja yuk mumpung kita belum pesan makanan." ajak temannya yang tidak suka keributan.


" Tapi aku penasaran ingin melihatnya." ucap Debby


Tanpa menunggu jawaban Debby berjalan ke arah biang keributan. Banyak pengunjung yang melihat tanpa melakukan apapun. Debby melihat manager cafe berkacak pinggang sedangkan seorang wanita berlutut di manager cafe sambil menangis.


" Ada apa ini?" tanya Debby tiba - tiba


" Maaf nona, wanita ini di kontrak 1 tahun untuk bernyanyi di cafe ini tapi belum ada satu tahun dia minta ijin satu minggu dengan alasan anaknya sakit." ucap manager cafe.


" Kenapa tidak diijinkan?" tanya Debby


" Karena dia minta bayaran tiga kali lipat dan kami membuat surat perjanjian jika selama satu tahun tidak diijinkan libur dan dia setuju." ucap manager cafe.


" Tuan, anak saya sakit dan pengasuhnya mendadak minta cuti jadi terpaksa saya meminta ijin selama seminggu sambil mencari pengasuh lain kalau cepat dapat penggantinya belum ada seminggu saya kembali bekerja." ucap wanita itu


" Tidak bisa perjanjian tetap perjanjian." ucap manager cafe.


" Bagaimana kalau saya sementara yang menggantikannya." usul Debby sambil menarik perlahan wanita itu.


" Baiklah tapi kalau suara nona jelek dan bikin pengunjung marah, dia harus bernyanyi." ucap manager sambil menunjuk wanita itu.


" Baik." jawab Debby singkat


" Tapi saya tidak bisa meninggalkan anak saya tuan." pinta wanita itu


" Tenang saja jika suaraku jelek maka aku yang akan membantumu mengurus anakmu." ucap Debby sambil tersenyum.


" Baiklah." jawab wanita itu pasrah.


" Silahkan nona untuk bernyanyi di tempat yang sudah disediakan." ucap kepala manager.


" Baik." jawab Debby.


Debby berjalan ke tempat panggung untuk bernyanyi. Debby melihat sudah ada orang - orang yang memegang alat musik hanya saja pianonya kosong.


" Yang pegang piano kemana?" tanya Debby


" Lagi sakit nona." jawab salah satu dari mereka.


" Baiklah, biar saya saja yang memainkan pianonya." ucap Debby


" Selamat siang menjelang sore buat nyonya - nyonya, tuan - tuan dan nona - nona. Saya Debby ingin bernyanyi dengan judul Devoted To You. Semoga kalian menyukai suaraku yang kurang enak di dengar ini." ucap Debby sambil tersenyum manis


Devoted To You.

__ADS_1


Darlin' you can count on me


Sayang, kau bisa mengandalkanku


Till the sun dries up the sea


Hingga matahari mengering di laut


Until then I'll always be devoted to you


Sampai saat itu aku akan selalu mengabdi padamu


I'll be yours through endless time


Saya akan menjadi milik Anda melalui waktu tanpa akhir


I'll adore your charms sublime


Saya akan mengagumi pesona Anda luhur


Guess by now you know that I'm devoted to you


Tebak sekarang Anda tahu bahwa saya mengabdi kepada Anda


I'll never hurt you, I'll never lie


Aku tidak akan pernah menyakitimu, aku tidak akan pernah berbohong


I'll never be untrue


Saya tidak akan pernah salah


I'll never give you reason to cry


Aku tidak akan pernah memberimu alasan untuk menangis


I'd be unhappy if you were blue


Saya tidak akan senang jika Anda biru


Through the years my love will grow


Selama bertahun-tahun cintaku akan tumbuh


Like a river it will flow


Seperti sungai, ia akan mengalir


Itu tidak bisa mati karena aku begitu setia padamu


I'll never hurt you, I'll never lie


Aku tidak akan pernah menyakitimu, aku tidak akan pernah berbohong


I'll never be untrue


Saya tidak akan pernah salah


I'll never give you reason to cry


Aku tidak akan pernah memberimu alasan untuk menangis


I'd be unhappy if you were blue


Saya tidak akan senang jika Anda biru


Through the years my love will grow


Selama bertahun-tahun cintaku akan tumbuh


Like a river it will flow


Seperti sungai, ia akan mengalir


Itu tidak bisa mati karena aku begitu setia padamu

__ADS_1


Darlin' you can count on me


Sayang, kau bisa mengandalkanku


Till the sun dries up the sea


Hingga matahari mengering di laut


Until then I'll always be devoted to you


Sampai saat itu aku akan selalu mengabdi padamu


I'll be yours through endless time


Saya akan menjadi milik Anda melalui waktu tanpa akhir


I'll adore your charms sublime


Saya akan mengagumi pesona Anda luhur


Guess by now you know that I'm devoted to you


Tebak sekarang Anda tahu bahwa saya mengabdi kepada Anda


I'll never hurt you, I'll never lie


Aku tidak akan pernah menyakitimu, aku tidak akan pernah berbohong


I'll never be untrue


Saya tidak akan pernah salah


I'll never give you reason to cry


Aku tidak akan pernah memberimu alasan untuk menangis


I'd be unhappy if you were blue


Saya tidak akan senang jika Anda biru


Through the years my love will grow


Selama bertahun-tahun cintaku akan tumbuh


Like a river it will flow


Seperti sungai, ia akan mengalir


Itu tidak bisa mati karena aku begitu setia padamu


I'll never hurt you, I'll never lie


Aku tidak akan pernah menyakitimu, aku tidak akan pernah berbohong


I'll never be untrue


Saya tidak akan pernah salah


I'll never give you reason to cry


Aku tidak akan pernah memberimu alasan untuk menangis


I'd be unhappy if you were blue


Saya tidak akan senang jika Anda biru


Through the years my love will grow


Selama bertahun-tahun cintaku akan tumbuh


Like a river it will flow


Seperti sungai, ia akan mengalir


Itu tidak bisa mati karena aku begitu setia padamu

__ADS_1


xxxxx


Di sini Debby akan ditampilkan karena ada hubungan dengan Max, Baron dan Charli. Jadi mohon bersabar ya. Kisah ini tinggal beberapa bab lagi akan tamat. Terima kasih 🙏🏻


__ADS_2