Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Amora Buta


__ADS_3

Kini mereka sudah sampai di rumah sakit, Dokter Kennath melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ke ruang pribadinya untuk memakai jas dokter.


Mommy Laras dan daddy Alvonso melangkahkan kakinya dengan cepat menuju ruang icu. Tampak Max, Baron dan Charli dan juga anak - anaknya berkumpul dengan mata sembabnya.


" Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya mommy Laras


Max berdiri dan berjalan kearah otang tua Denisa setelah berhadapan Max berlutut dihadapan mommy Laras dan daddy Alvonso.


" Mommy, daddy waktu Max menunggu Denisa, Denisa tiba - tiba kejang - kejang kemudian suara mesin detak jantung Denisa berdering nyaring dan dokter serta perawat memberikan alat pengejut jantung. Max takut mommy, takut kehilangan Denisa. Max sangat menyesal melakukannya." ucap Max dan tidak terasa air matanya keluar.


" Bangunlah Max." pinta mommy Laras dan daddy Alvonso bersamaan.


Max bangun dan berdiri saling berhadapan.


" Kalau kamu memang menyesal hilangkan jiwa psychopathmu Max, kendalikan emosimu. Jika ada orang yang ingin merusak rumah tangga kalian jangan langsung percaya tanyakan dan selidiki jangan langsung emosi. Bagaimana kalau istrimu di jebak tidur bersama pria lain padahal istrimu sama sekali tidak tahu dirinya di jebak. Bisa saja istrimu di kasih obat perangs**g oleh pria lain dan melakukannya apakah kamu akan menyiksa dan membunuhnya Max?" tanya mommy Laras


" Tidak mom, Max akan melupakannya karena Max sangat mencintai Denisa. Max berjanji untuk mengendalikan emosi Max. Apapun yang terjadi Max akan menerima Denisa apa adanya. Karena Max kini percaya Denisa adalah istri yang setia dan tidak mungkin mengkhianatiku." ucap Max yakin.


Sejak Denisa koma Max berjanji untuk mengendalikan emosi.


" Sekarang berdoalah Max agar Denisa bisa berkumpul dengan kita semua." ucap mommy Laras


Max hanya menganggukkan kepalanya, Max menatap pintu di mana di dalamnya istrinya sedang diselamatkan oleh dokter.


" Mengenai nasehat mommy yang tadi itu juga berlaku buat kalian semua untuk mempercayai pasangan masing - masing dan jangan percaya karena ada orang yang ingin memisahkan kalian." ucap mommy Laras


" Baik mom." jawab mereka serempak


" Kalau kamu Baron apa yang terjadi?" tanya mommy Laras


Baron mulai cerita di depan keluarga besar daddy Alvonso.


xxxx Flash Back On xxxx


Baron berada di ruang perawatan vvip dan duduk di kursi di samping ranjang Amora. Mata Amora masih terpejam, Baron memegang tangan Amora sambil menatapnya dengan sendu, penyesalan yang teramat sangat karena menyiksa kekasih yang sangat dicintainya.


Perlahan jari jemari Amora bergerak membuat Baron sangat bahagia. Perlahan Amora membuka matanya.


" Kenapa gelap, yang memegang tanganku siapa? tolong nyalakan lampunya." pinta Amora


deg


deg


deg


deg


Jantung Baron berdetak sangat kencang mendengar ucapan Amora. Baron melambaikan tangannya ke wajah Amora tapi matanya tidak ada respon.


" Sayang, di sini terang." ucap Baron lirih

__ADS_1


" Honey, ini honey." panggil Amora


Tangan kanan Amora yang tidak di pegang Baron memegang tangan Baron.


" Iya sayang, aku Baron kekasihmu calon suamimu. Maafkan aku sayang." ucap Baron lirih


" Honey, kenapa gelap? apakah aku buta?" tanya Amora sambil ke dua tangannya melepaskan tangan Baron dan memegangi matanya.


" Aku akan panggil dokter." ucap Baron


Baron pun langsung memencet bel yang berada di ats kepala ranjang Amora. Tidak berapa lama dokter dan perawatpun datang.


" Dokter tolong periksa calon istriku." pinta Baron


" Baik, apa ada yang sakit nona?" tanya dokter


" Dokter kenapa saya melihat ruangan ini gelap, apa lampunya mati?" tanya Amora sambil air matanya tak berhenti keluar.


" Maaf nona ruangan ini terang, saya akan cek nona dulu." ucap dokter itu.


Dokter itu mengeluarkan senternya dan mata Amora tidak menerima respon sama sekali membuat dokter itu menghembuskan nafas dengan kasar.


" Maaf nona mengalami kebutaan tapi tidak permanet hanya menunggu keajaiban dari Tuhan, nona Amora dapat melihat." ucap dokter tersebut


" Tidak dok, tidak mungkin hiks... hiks... saya tidak mungkin buta." tangis Amora pecah.


Amora menarik selang infus membuat mereka terkejut. Dokter itupun memberikan suntikkan agar Amora tenang. Perawat yang ada di situ membenarkan selang infus yang sudah terlepas ketika Amora sudah mulai tenang dan tidak histeris lagi.


" Tuan, berikan nona semangat agar tidak sedih lagi." pinta dokter tersebut.


Dokter dan perawat itupun pergi meningalkan mereka berdua. Baron duduk di kursi dekat ranjang Amora.


" Maafkan aku, aku berjanji untuk bisa mengontrol emosiku. Aku akan menerimamu apa adanya karena kamu seperti ini karena ulahku. Maafkan aku." ucap Charli


Baron duduk sambil membelai wajah Amora, rasa penyesalan yang teramat dalam menyiksa Amora yang tidak bersalah karena rasa cemburu. Satu jam lamanya Baron menunggu Amora tersadar dari efek obat biusnya.


Tidak berapa lama tangan Amora bergerak dan tangan kirinya menahan tangan Baron. Tangan kanan Amora menyusuri tangan Baron hingga sampai ke wajah Baron dan mulai merabanya.


" Kak Baron masih di sini, pergi... pergi..." teriak Amora sambil melepaskan ke dua tangannya dan mengusir Baron


" Sayang, tenanglah." pinta Baron sambil berdiri dan memeluk Amora.


" Jangan sentuh aku, aku membencimu. Pergi... pergi!!!" teriak Amora mengusir Baron kembali dan melepas pelukan Baron.


Baron melepaskan pelukan Amora dan menekan kembali tombol panggilan agar dokter segera datang. Tidak berapa lama dokter itupun datang menemui pasien.


" Nona kenapa mengusir calon suami nona?" tanya dokter ketika mendengar Amora mengusir Baron.


" Dokter usir dia aku mohon." pinta Amora


" Baik." ucap dokter

__ADS_1


" Maaf tuan harap menunggu di luar agar nona tidak histeris lagi." pinta dokter


" Baik dokter." jawab Baron


Baron sangat sedih melihat Amora menolak dirinya dan terlebih memanggilnya dengan sebutan kak Baron bukan honey lagi. Baron keluar dari ruangan dan duduk menunggu Amora di luar.


xxxx Flash Back Of xxxx


.


.


.


.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author

__ADS_1


Yayuk Triatmaja


xxxxxx


__ADS_2