Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Debby dan Leo


__ADS_3

Semua yang mendengarnya langsung bertepuk tangan sambil berdiri karena suara Debby sangat merdu dan enak untuk di dengar.


Seorang pemuda yang sangat tampan memandang Debby tanpa berkedip. Jantungnya berdetak kencang ketika mendengar suara merdu Debby.


" Sangat cantik, ini pertemuan kita ke dua." guman pria yang sangat tampan dengan memakai kaca mata hitam itu. Pria itu membentuk love dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuknya.



" Terima kasih atas tepukkan tangannya." ucap Debby sambil tersenyum dan menundukkan kepalanya sebagai tanda menghormati para pengunjung.


" Lagi... lagi ... lagi..." ucap para pengunjung


" Siapakah yang bersedia menemaniku bernyanyi?" tanya Debby sambil tersenyum.


Pria tampan itupun tanpa sadar langsung berjalan ke arah panggung untuk bernyanyi dengan Debby.


" Aku yang akan menemani nona Debby bernyanyi." ucap pria tampan itu.


" Panggil saja namaku Debby tanpa perlu nona, maaf dengan tuan?" tanya Debby sambil tersenyum.


" Panggil saja Leo tanpa perlu memakai kata tuan." ucap Leo


" Kalau panggil nama tidak sopan bagaimana kalau kak Leo." tanya Debby


" Silahkan." ucap Leo


" Kita menyanyikan lagu My Heart Will Go On." ucap Debby


" Ok. Bolehkah aku mengenggam tanganmu?" tanya Leo


" Kenapa ?" tanya Debby bingung


" Buat menghayati lagunya." ucap Leo


" Baiklah." ucap Debby


" Tunggu sebentar." ucap seorang gadis


Gadis itu berjalan ke arah Debby dan Leo.


" Celine." panggil Debby


" Debby, kalian berdua bernyanyi dan aku yang memainkan piano." ucap Celine sahabat Debby sambil mengedipkan matanya ke arah Leo tapi tatapan Leo tidak pernah lepas menatap Debby membuat Celine semakin semangat untuk mencari perhatian Leo.


Leo menggenggam tangan Debby sambil saling memandang membuat ke dua jantung mereka berdetak sangat kencang.


...My Heart Will Go On (Hatiku akan Bertahan)...


Debby ****menatap**** wajah Leo sambil tersenyum kemudian mulai bernyanyi.


Every night in my dreams


(Tiap malam dalam mimpiku)


I see you, I feel you,


(Kulihat dirimu, kurasakan dirimu)


That is how I know you go on


(Begitulah aku tahu kau bertahan)


Leo membalas tatapan mata Debby, kini Leo berganti bernyanyi.


Far across the distance


(Meski jauh jarak)

__ADS_1


And spaces between us


(Dan ruang yang memisahkan)


You have come to show you go on


(Kau tlah datang untuk menunjukkan bahwa kau bertahan)


Debby berusaha fokus bernyanyi dan matanya tidak pernah lepas menatap wajah tampan Leo. Kini giliran Debby yang bernyanyi.


Near, far, wherever you are


(Dekat, jauh, dimanapun kau berada)


I believe that the heart does go on


(Aku percaya hati kita kan bertahan)


Once more you open the door


(Sekali lagi kau buka pintu (hatiku))


And you’re here in my heart


(Dan kau ada di sini di hatiku)


And my heart will go on and on


(Dan hatiku akan terus bertahan)


Tangan Leo yang menggenggam tangan Debby diarahkan ke dadanya membuat Debby merasakan debaran jantung Leo yang berdetak sangat kencang yang sama seperti dirinya. Sedangkan Debby hanya menatap wajah tampan Leo. Mereka berdua bernyanyi bersama.


Love can touch us one time


(Cinta bisa sekali menyentuh kita )


(Dan (cinta) kan abadi untuk selamanya)


And never let go till we’re one


(Dan jangan pernah menyerah hingga kita bersatu)


Leo melepaskan tangannya dan menarik pinggang Debby kemudian memeluknya dari arah samping dan kepala Debby bersandar di dada Leo dan Debby bisa mendengar detak jantung Leo yang berdetak. Mereka berdua bernyanyi bersama.


Love was when I loved you


(Cinta adalah saat aku mencintaimu)


One true time I hold to


(Saat aku benar-benar mendekapmu)


In my life we’ll always go on


(Di dalam hidupku kita kan selalu bertahan)


Debby mengangkat wajah nya dan perlahan mundur 1 langkah kemudian menarik perlahan tangan Leo dan diarahkan ke dadanya dan Leopun merasakan detak jantung Debby yang berdetak sangat kencang. Mereka berdua bernyanyi bersama.


Near, far, wherever you are


(Dekat, jauh, dimanapun dirimu berada)


I believe that the heart does go on


(Aku percaya hati kita kan bertahan)


Once more you open the door

__ADS_1


(Sekali lagi kau buka pintu (hatiku))


And you’re here in my heart


(Dan kau ada di sini di hatiku)


And my heart will go on and on


(Dan hatiku akan terus bertahan)


Debby masih menggenggam tangan Leo tapi tangannya diturunkan ke bawah sambil menatap mata Leo begitu pula dengan Leo menatap mata indah Debby. Mereka berdua bernyanyi bersama kembali.


There is some love that will not go away


(Ada cinta yang takkan binasa)


You’re here, there’s nothing I fear,


(Kau ada di sisiku, tak ada lagi yang kutakutkan,)


And I know that my heart will go on


(Dan aku tahu hatiku akan bertahan)


We’ll stay forever this way


(Kita akan selamanya seperti ini)


You are safe in my heart


(Engkau kujaga di dalam hatiku)


And my heart will go on and on


(Dan hatiku akan terus bertahan)


Semua orang bertepuk tangan dan memuji suara merdu mereka berdua dan seperti pasangan kekasih. Leo menggenggam tangan Debby untuk memberikan hormat ke arah penonton dengan cara membungkukkan badannya tapi Celine tidak mau kalah.


Celine berjalan cepat dan berdiri di samping Leo sambil memegang tangan Leo membuat Leo menahan rasa kesal. Mereka bertiga membungkuk kan badannya ke arah pengunjung cafe.


" Maaf kak Leo saya mau turun ke panggung, tolong lepaskan tanganku." pinta Debby karena Debby ingin menenangkan jantungnya yang berdetak sangat kencang.


" Oh iya maaf." ucap Leo sambil melepaskan tangan Debby yang digenggam erat.


" Tidak apa - apa santai saja." ucap Debby sambil tersenyum.


Debby menuruni anak tangga dan berjalan ke arah wanita dan manager cafe. Sedangkan pria itu Inging menuruni anak tangga tapi tangannya di tahan oleh sahabatnya Debby siapa lagi kalau bukan Celine yang sangat tergila - gila melihat pemuda sangat tampan dan juga kulitnya putih.


" Tunggu tuan, kita tidak kenalan dulu." pinta Celine


" Tidak tertarik, lepaskan tanganku." ucap Leo dengan nada dingin tanpa membalikkan badannya.


" Saya Celine kalau tuan?" tanya Celine tidak mau menyerah


" Aku bilang tidak ya tidak." ucap Leo dengan nada mulai kesal sambil menarik tangannya dan berjalan meninggalkan Celine wanita yang tidak punya malu.


" Apakah tuan tertarik dengan sahabatku Debby?" tanya Celine mencari akal lain.


Leo pun menghentikan langkahnya tanpa menengok ke arah Celine dan menunggu kelanjutan nya.


" Aku mempunyai nomer ponsel sahabat baik ku Debby. Apakah tuan mau tahu nomer ponselnya?" tanya Celine


" Katakanlah, aku tidak suka basa basi." ucap Leo dengan nada dingin


" Boleh pinjam ponselnya saya akan ketik nomernya." ucap Celine


Pria itu yang bernama Leo membalikkan badannya dan memberikan ponselnya tanpa curiga dan Celine dengan semangat memasukkan nomer ponsel miliknya tapi menyimpannya dengan menggunakan nama Debby bukan Celine.

__ADS_1


" Ini ponselnya sudah aku ketik di ponsel milik tuan." ucap Celine.


__ADS_2