
" Tenang saja yang menjaga rekaman cctv adalah paman dan kakakku jadi tidak akan mungkin ketahuan. Bagaimana apakah tertarik?" tanya gadis pelayan itu
Pria itu menaruh baskom nya di meja kecil kemudian membalikkan badannya sambil melepaskan seluruh pakaiannya begitu pula dengan gadis pelayan itu. Hingga tubuh ke duanya polos tanpa sehelai benangpun.
Awal pertama gadis itu merasakan perih di bagian sensitifnya tapi lama kelamaan merasakan nikmat. Berkali - kali pria itu melakukan secara berulang - ulang membuat gadis itu tumbang dan tidak sadarkan diri. Pria itu tetap melakukannya hingga pria itu merasa sangat puas barulah pria itu berhenti mengeluarkan laharnya ke rahim pelayan itu.
Pria itupun memakai pakaiannya kembali dan berjalan keluar menuju ke kamarnya untuk membersihkan diri. Selesai mandi pria itu menghubungi seseorang.
" Hallo tuan, kebetulan ada pelayan bodoh yang meminta bantuanku untuk membunuh istri tuan Charli, pelayan bodoh itu mempunyai paman dan kakaknya yang menjaga cctv ." lapor pria itu
" Bagus, lakukan secara hati - hati karena tuan Charli mengenal keluarga Alvonso dan itu bisa membahayakan rencana kita." ucap pria di sebrang
" Baik tuan, saya akan hati - hati." ucap pria itu
tut tut tut tut
Percakapan itupun diputuskan secara sepihak oleh bosnya. Pria itu menaruh ponselnya di mejanya.
" Dasar gadis bodoh tanpa kamu minta aku juga ingin menghancurkan tuan Charli dengan membunuh istrinya pasti dia akan sedih dan bisa aku bunuh dengan mudah karena kelemahan terletak pada istrinya." ucap pria itu sambil tersenyum devil
" Lumayan aku bisa merasakan tubuh gadis yang masih menjaga mahkotanya, aku akan sering bermain dengannya kalau bosan tinggal aku bunuh. Hahaha... dasar gadis bodoh." ucap pria itu sambil tertawa puas.
xxxx
Sore harinya Charli membuka matanya dan melihat istrinya masih setia memejamkan matanya. Charli perlahan melepaskan tangan Mira yang memeluk dirinya dan menggantikannya dengan guling.
Charli berjalan ke arah kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Selesai mandi dan berpakaian Charli membawa baskom yang berisi air hangat dan handuk untuk membersihkan tubuh Mira.
Charli menaruhnya baskom di atas mejanya kemudian mendekati istri tercintanya.
" Sayang sudah sore, tubuhmu aku lap ya? nanti masuk angin." ucap Charli
Mira menggeliatkan tangannya hingga selimut yang menutupi tubuhnya yang polos langsung terlihat jelas membuat kerisnya menegang.
" Sayang, aku pengen lagi." ucap Charli dengan nada mulai berat.
Tanpa menunggu jawaban Mira, Charli melepaskan pakaiannya kemudian menyatukan tubuhnya. Sebenarnya Mira ingin menolak nya karena tubuhnya sangat lelah melayani ***** suaminya yang sangat tinggi. Tapi karena melihat dirinya yang cacat membuatnya hanya bisa pasrah walau menikmati tapi tubuhnya terasa remuk dan tidak bertenaga.
Setelah berkali - kali menyemburkan laharnya ke rahim Mira hanya istirahat selama 10 menit kemudian dilanjutkan kembali. Akhirnya Charli berhenti dan melepaskan kerisnya kemudian mandi untuk ke dua kalinya.
Selesai mandi dan berpakaian Charli membersihkan tubuh istrinya hingga memakaikan pakaian.
" Honey, kamu kuat banget, sebelum kenal aku apakah seperti ini juga?" tanya Mira penasaran.
" Jujur iya, kenapa?" tanya Charli.
Charli tidak mau membohongi istrinya siapa dia sebenarnya.
__ADS_1
" Setelah menikah denganku apakah honey akan melakukan ini sama wanita lain di luaran sana?" tanya Mira
" Kalau iya apa yang akan kamu lakukan?" tanya Charli
" Aku akan meminta honey untuk menikahi wanita itu dan ceraikan aku. Aku akan pergi dari kehidupanmu." ucap Mira
" Jika kita berpisah apakah kamu menginginkan harta ku." ucap Charli
Charli tahu Mira tidak akan seperti itu hanya saja Charli masih belum percaya kalau Mira hilang ingatan.
" Tidak, harta tidak akan bisa di bawa mati." ucap Mira
" Lalu apa yang kamu lakukan dengan kondisi seperti ini?" tanya Charli
" Aku mempunyai dua sahabat untuk sementara aku akan tinggal dengan mereka sambil menunggu pendonor mata." ucap Mira
" Jika sudah dapat." tanya Charli
" Aku akan operasi mata dan bekerja." ucap Mira
" Bekerja sebagai apa?" tanya Charli penasaran.
" Perusahaan keluarga Dennisa sangat besar aku bisa melamar sebagai Keuangan atau sekretaris. Apa honey menginginkan kita berpisah?'' tanya Mira.
" Apa sayangku menginginkan nya?" tanya Charli pertanyaan dijawab dengan pertanyaan.
" Aku jadi semakin yakin tidak salah memilihmu sebagai istriku. Aku harap sayang selalu percaya padaku dan jangan tinggalkan aku apapun yang terjadi nantinya." ucap Charli
" Aku akan selalu percaya padamu suamiku." ucap Mira.
Charli tersenyum dan mengacak rambut istrinya.
" Kita mau makan di bawah atau di atas sayang?" tanya Charli dengan nada lembut sambil merapikan rambut istrinya.
" Makan di sini saja besok baru makan di bawah." ucap Mira sambil tersenyum mendapatkan perlakuan lembut suaminya.
" Ok." Jawab Charli singkat
Charli pun memesan makanan ke kepala pelayan untuk di antar ke atas lewat ponselnya.
" Honey besok kerja?" tanya Mira
" Seminggu ini aku bekerja dari rumah untuk minggu depan aku masih belum memikirkan mungkin bekerja dari rumah." ucap Charli
" Tidak enak sama bosmu honey, aku tidak apa - apa di tinggal di sini." ucap Mira
" Kamu tidak apa - apa sayang aku tinggal?" tanya Charli
__ADS_1
" Tidak apa - apa santai saja honey." jawab Mira sambil tersenyum
" Kita lihat nanti saja honey." jawab Charli
Tidak berapa lama pintu kamar mereka di ketuk oleh seseorang.
" Masuk." perintah Charli
ceklek
Kepala pelayan membawa makanan dan di taruh di meja. Setelah selesai kepala pelayan itupun pergi meninggalkan mereka berdua tapi sebelumnya Mira mengucapkan terima kasih.
" Sayang, kenapa kamu mengucapkan terima kasih ke pelayan? bukannya itu tugas mereka?" tanya Charli
" Memang benar tugas mereka tapi mereka akan senang mendengar ucapan terima kasih plus senyum." ucap Mira
" Kenapa plus senyum?" tanya Charli
" Coba honey ketemu orang dengan nada ketus plus tanpa senyum? bagaimana rasanya tidak enak bukan?" tanya Mira
" Senyuman tulus dan nada yang lembut membuat orang akan merasa nyaman." sambung Mira.
Charli tersenyum dan hatinya sangat bersyukur mempunyai istri sebaik Mira.
" Kalau senyum sambil menggoda bagaimana?" tanya Charli jahil
" Kalau senyuman menggoda itu khusus kita honey." ucap Mira
Charli kembali mengacak rambut istrinya.
" Terima kasih sayang." ucap Charli
" Terima kasih buat apa?" tanya Mira bingung
" Untuk mengajari ku untuk mengucapkan terima kasih, senyum dan yang terpenting tentang harta tidak akan bisa di bawa mati karena selama ini aku selalu berfikir untuk menjadi orang kaya raya dan selalu menganggap semua wanita adalah matre tapi ternyata aku salah." ucap Charli.
Mira tersenyum mendengar ucapan suaminya dan hatinya bersyukur suaminya sudah menyadari kesalahan nya.
" Aku suapin ya?" sambung Charli
Mira hanya menganggukkan kepalanya dan Charli pun mulai menyuapi Mira disuapan ke dua Mira menutup mulutnya dan menggelengkan kepalanya.
" Kenapa sayang?" tanya Charli bingung
" Honey juga lapar jadi makannya gantian."ucap Mira
" Ok." jawab Charli sambil tersenyum
__ADS_1
Charlipun menyuapi dirinya kemudian baru Mira begitu terus hingga tidak terasa 2 piring habis di makan mereka berdua. Setelah makan dan minum mereka mengobrol hingga tidak terasa hari sudah malam. Charli sebenarnya ingin melakukan lagi tapi karena melihat istrinya lelah akhirnya tidak tega dan hanya tidur sambil berpelukan