Perjalanan Cinta Sang Psychopath

Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Pernikahan Max Dengan Denisa


__ADS_3

" Honey bangun yuk?" ucap Denisa sambil memegang bahu Max


Max menangkap tangan Denisa kemudian menariknya membuat Denisa jatuh dan menimpa badan Max.


" Honey, aku lapar makan yuk?" ajak Denisa


Max membuka matanya dan tersenyum sambil membelai wajah Denisa.


" Satu ronde ya?" pinta Max


Tanpa menunggu jawaban dari Denisa, Max membalikkan tubuhnya. Kini Max berada di atas Denisa kemudian mengecupnya. Kecupan ringan menjadi kegiatan panas, desahan demi desahan keluar dari mulut mereka berdua.


ahhh


Denisa mendesah ketika tubuhnya dimasuki oleh Max. Dari tempo lambat sampai tempo cepat hingga keluarlah lahar milik Max barulah Max berhenti. Max menarik kerisnya dan memutar tubuhnya ke samping kemudian memeluk Denisa.


" Terima kasih sayang." ucap Max


Denisa hanya menganggukkan kepalanya.


" Honey, boleh aku minta satu hal darimu?" tanya Denisa


" Jangankan satu banyak juga boleh sayang." ucap Max


" Aku hanya minta kita lakukan ini lagi kalau kita sudah resmi menikah, aku tidak ingin menambah dosa terus menerus." ucap Denisa lirih


" Baiklah, aku juga tidak tahu berdekatan denganmu membuatku menjadi candu tapi aku akan berusaha menahan diri." ucap Max


" Terima kasih honey, sekarang honey mandi ya? aku sudah masak." pinta Denisa


" Baiklah sayang." ucap Max


Max pun bangun dan berjalan santai tanpa punya rasa malu hal itu membuat Denisa hanya bisa memejamkan matanya.


Setengah jam kemudian Max keluar dari kamar mandi hanya menggunakan handuk yang menutupi bagian bawahnya. Max memakai pakaian milik kak Alvonso.


" Sayang, mau makan di sini atau makan di bawah?" tanya Max


" Terserah honey mau makan di sini boleh di bawah juga boleh." jawab Denisa


" Kalau begitu aku bawa ke sini aja ya? kamu sekalian mandi biar segar." ucap Max


" Ok." jawab Denisa singkat


Max pun keluar dari kamar Denisa untuk mengambil lauk sedangkan Denisa buru - buru masuk ke kamar mandi. Hanya 20 menit Denisa sudah mandi dan sudah memakai pakaian.


Mereka makan dalam diam tidak ada yang bicara hingga setengah jam kemudian mereka menyelesaikan makanannya. Max mengambil piring - piring kotor dan di bawa turun untuk di cuci.


Denisa berjalan menuju ke balkon untuk menikmati udara sore hari.


" Sayang.. sayang ada di mana?" panggil Max


" Di balkon honey." ucap Denisa


Max pun berjalan menuju ke balkon dan duduk di samping Denisa. Denisa menyadarkan kepalanya di bahu Max. Max tersenyum dan membelai rambut Denisa.


" Besok mommy dan daddy akan datang, kamu siap honey jika mommy dan daddy memarahimu?" tanya Denisa


" Apapun yang terjadi aku selalu siap. Sayangku jangan kuatir ya?" ucap Max sambil tersenyum menatap wajah kekasihnya.


Denisa hanya tersenyum menatap wajah tampan kekasihnya.


" Semoga hubungan kita mendapatkan restu dari mommy dan daddy." ucap Denisa

__ADS_1


" Amin." jawab Max singkat


Mereka menikmati udara di sore hari hingga tidak terasa 2 jam lamanya mereka berada di balkon.


" Sudah malam kita tidur yuk." ajak Max


" Ayuk honey." ucap Denisa


whushh


Max menggendong Denisa membuat Denisa mengalungkan ke dua tangannya di leher Max dan menyadarkan kepalanya di dada Max. Max tersenyum dan membaringkan Denisa di ranjang secara perlahan.


Max mengunci pintu balkon kemudian berbaring di ranjang yang sama dengan Denisa. Mereka tidur sambil berpelukan.


xxxxx


Pagi hari Denisa sudah terbangun, mencuci muka dan menyikat gigi. Denisa memasak nasi goreng seafood. Selesai memasak Denisa mencuci pakaian dengan menggunakan mesin cuci.


Sambil menunggu Denisa mengambil pakaian ganti kemudian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Selesai mandi Denisa membangunkan Max.


" Honey bangun, aku sudah masak nasi goreng seafood kalau kelamaan nanti tidak enak." ucap Denisa


" Baiklah sayang." ucap Max


Max pun bangun dan masuk ke kamar mandi, Denisa menyiapkan pakaian ganti untuk Max. Setelah semuanya beres Denisa berjalan keluar kamar untuk menjemur pakaian.


Denisa menuruni anak tangga menuju ke meja makan dan melihat Max sedang duduk manis menunggu dirinya.


" Habis dari mana sayang?" tanya Max


" Habis jemur pakaian honey." jawab Denisa sambil tersenyum.


Denisa mengambil piring kemudian mengisinya dengan nasi goreng seafood.


" Cukup sayang, terima kasih." ucap Max tersenyum bahagia


Max baru kali ini di layani oleh seorang wanita terlebih wanita yang sangat dicintainya. Max sangat bahagia dan tidak sabar ingin segera menikahi Denisa.


Mereka makan dalam diam dan tanpa terasa piring Max habis tak bersisa kemudian menambah lagi. Denisa tersenyum bahagia karena Max menyukai masakannya.


" Kenapa melihatku seperti itu? aku rakus ya? maaf?" ucap Max tidak enak hati


" Tidak honey, aku sangat senang karena honey sangat suka masakanku." ucap Denisa tersenyum sambil memegang tangan Max


" Masakanmu sangat enak sayang." ucap Max sambil membalas genggaman tangan Denisa kemudian mengecup punggung tangan Denisa


" Terima kasih honey, aku sangat senang mendengarnya." ucap Denisa


" Habiskan ya honey." sambung Denisa


Max hanya tersenyum dan melanjutkan makanannya.


Selesai makan, Denisa mencuci piring dengan di bantu oleh Max. Selesai mencuci piring mereka berdua berkumpul di ruang keluarga. Mereka mengobrol terkadang tertawa dan terkadang serius hingga tidak terasa terdengar suara bel.


Denisa berdiri dan berjalan menuju ke pintu utama kemudian membuka pintu tersebut.


" Mommy, daddy, kakak - kakakku." panggil Denisa


Max yang mendengar keluarga besarnya datang ikut menyusul Denisa dan memberikan salam.


Kini keluarga besar sudah berkumpul dan membicarakan sesuatu yang serius.


" Semua sudah terjadi, hari ini kalian akan menikah." ucap mommy Laras tanpa basa basi

__ADS_1


" Benar kata mommy, kalian berdua harus siap - siap menikah." ucap daddy Alvonso


" Max ini baju pengantin pakailah di ruang tamu." ucap kak Alvonso sambil memberikan jas pengantin.


" Terima kasih kak Al." ucap Max


Kak Alvonso tersenyum dan menuntun Max menuju ke ruang tamu.


" Denisa ini baju pengantin, kakak ikut bantu menghiasmu." ucap Alviana


" Terima kasih kak Alviana." ucap Denisa


Max bersama kak Alvonso sedangkan Denisa bersama Alviana. Untuk yang lainnya menyiapkan semua pesta pernikahan.


Tidak berapa lama datanglah keluarga besar Ronald dan dokter Kennath. Semua hadir untuk merayakan pernikahan tanpa kecuali. Pernikahan Max Dengan Denisa


.


.


.


.


xxxxx


Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :



Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.


Cinta Satu malam Bersama Mafia


Cinta Satu Malam Bersama Mafia sension 2


Cinta Pertama Psychopath


Cinta Pertama Mafia.


Perjalanan Cinta Sang Psychopath



Dan


Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉


Komentar 😍


Like 😍


vote 😍


tip 😍


Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.


Salam Author


Yayuk Triatmaja


xxxxxx

__ADS_1


__ADS_2