
Louis menaiki anak tangga menuju kamar pribadinya. Louis merebahkan tubuh Angelina ke ranjang miliknya. Angelina adalah wanita pertama yang tidur di ranjang miliknya. Louis memandangi wajah cantik yang tidak disadari dirinya kalau sebenarnya dirinya sudah jatuh cinta pada Angelina.
" Kamu cantik sayang sekali ternyata kamu adalah adik dari musuhku. Tapi tidak apa - apa dulu kakakmu Charli telah berani selingkuh dengan kekasihku maka aku akan membalasnya lewat adiknya." ucap Louis sambil tersenyum menyeringai.
tok tok tok tok tok
" Masuk." jawab Louis
Seorang berpakaian seragam dokter membuka pintu kamar Louis dan masuk ke dalam.
" Siapa gadis cantik itu? apakah kekasih barumu lagi?" tanya dokter itu.
Dokter itu tahu kalau Alex dan Louis sama - sama pria casanova yang suka bergonta ganti pasangan. Walau wajah Louis cacat dan lumpuh tapi hasratnya sangat tinggi.
" Ckckck... sudahlah dia sedang terluka." omel Louis
Dokter itupun mengeluarkan satu kantong darah dan juga kantong infus kemudian tangan kiri Angelina diberi selang infus sedangkan tangan kanannya di beri selang untuk kantong darah karena Angelina kekurangan darah.
Dokter itu pun mulai memberikan obat bius kemudian mulai menjahit perut Angelina sedangkan Louis hanya menatapnya dengan tatapan datar dan dingin.
" Berapa lama menunggu selang infus dan selang untuk darahnya habis?" tanya Louis
" Nanti malam sudah habis, nanti aku ke sini lagi." ucap dokter pribadinya.
" Terlalu lama dua jam saja harus sudah habis." perintah Louis
" Tapi itu bisa berbahaya?" ucap dokter pribadinya.
" Aku tidak perduli, lakukanlah." ucap Louis dengan nada dingin
" Baiklah." Jawab dokter pribadi dengan nada pasrah sambil mengatur agar selang infus cepat habis.
Merekapun saling diam tanpa ada yang bicara sedikitpun dan tanpa sepengetahuan mereka berdua Angelina mendengar semuanya hanya saja tubuhnya tidak bisa digerakkan karena efek dari obat biusnya.
Dua Jam Kemudian
" Sudah selesai, gadis ini sangat cantik kalau kamu sudah bosan berikan padaku?" ucap dokter tersebut sambil tersenyum menyeringai.
Dokter itupun melepaskan selang infus dan juga selang yang berisi darah kemudian membuangnya di tong sampah milik Louis.
Louis menatap tajam ke arah dokter pribadinya sedangkan dokter itu hanya tersenyum tanpa rasa takut sedikitpun.
" Aku heran kamu lumpuh tapi kok bisa melakukan hubungan suami istri?" tanya dokter pribadinya.
" Mereka aku bayar mahal dan aku hanya tidur terlentang sambil menikmati layanannya." ucap Louis dengan nada santai.
" Apakah mereka tidak takut dengan wajahmu?" tanya Dokter pribadinya penasaran.
" Aku pakai topeng jadi mereka tidak tahu wajahku." ucap Louis dengan nada santai lagi.
" Apakah gadis ini sudah tahu wajah aslimu?" tanya dokter pribadinya penasaran
" Sudah." jawab Louis
__ADS_1
" Apakah dia berteriak karena ketakutan?" tanya dokter tersebut.
" Tidak biasa saja." jawab Louis
" Apa???" itu tidak mungkin... biasanya wanita akan lari bila melihatmu " ucap dokter tersebut dengan nada tidak percaya.
" Itu yang terjadi dan dokter tahu aku bisa berjalan berkat dirinya." jawab Louis sambil tersenyum.
" Apakah kamu menyukainya?" tanya dokter tersebut
" Awalnya aku sudah mulai ada perasaan suka tapi setelah tahu kalau ternyata kakaknya yang telah membuat aku jadi seperti ini membuatku menjadi dendam dan ingin membalas kakaknya lewat adiknya." ucap Louis sambil tersenyum menyeringai.
" Lakukanlah dan ingat jika merasa bosan hubungi aku." ucap dokter pribadinya.
" Tenang saja setelah aku puas bermain dengannya aku akan menghubungi dirimu." ucap Louis
" Ok, aku tunggu kabar baiknya." jawab dokter tersebut sambil tersenyum menyeringai.
Dokter tersebut pergi meninggalkan mereka berdua. Louis berjalan ke arah laci untuk mengambil suntikan dan botol yang berisi obat dosis tinggi kemudian duduk di samping Angelina.
" Aku tidak perduli perutmu terluka karena aku ingin membalaskan dendamku pada kakakmu yang telah menghancurkan hidupku dan juga telah merebut kekasihku hingga mereka melakukan hubungan suami istri." ucap Louis menatap Angelina yang masih setia memejamkan matanya dengan tatapan penuh dendam.
Louis memberikan suntikan ke lengan Angelina kemudian membuangnya ke tong sampah. Louis melepaskan seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun kemudian menunggu Angelina tersadar.
Perlahan Angelina membuka matanya dan matanya langsung membulat sempurna melihat tubuh polos Louis yang sedang berdiri menatap dirinya.
" Kak Louis kenapa tidak memakai pakaian?" tanya Angelina sambil memalingkan wajahnya.
" Hawanya di sini panas makanya aku tidak memakai apapun." Jawab Louis dengan nada santai.
" Kamu tahu, kamulah wanita pertama yang tidur di ranjangku. Mommyku bahkan kekasihku tidak pernah tidur di ranjangku." ucap Louis dengan nada santai sambil memeluk Angelina dari arah belakang dan menyium bau wangi lavender.
" Kenapa aku boleh?" tanya Angelina
" Karena kamu orang spesial." bisik Louis
" Spesial? maksudnya?" tanya Angelina sambil menahan hasratnya yang sudah mulai naik terlebih Louis memainkan salah satu gunung kembarnya.
" Spesial untuk membalaskan dendamku pada kakakmu lewat dirimu." bisik Louis sambil memberikan tanda kepemilikan.
" Ssstt... ahhh... kumohon hentikan.. ahhh..." desah Angelina
Louis tersenyum karena obatnya sudah mulai bekerja.
" Kenapa di sini hawanya panas?" tanya Angelina
Louis terdiam hanya melepaskan tangannya yang tadi memeluk Angelina. Angelina terbangun dan duduk sambil melepaskan seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun. Angelina berbaring kembali mendekati Louis sambil memainkan adik kecil Louis.
Sentuhan yang dilakukan oleh Angelina membuatnya seperti ke setrum aliran listrik yang tinggi. Adik kecilnya langsung menegang seketika biasanya wanita yang selama ini dibayarnya sulit untuk membangunkan adik kecilnya. Para wanita bayaran membutuhkan waktu satu jam lamanya barulah adik kecilnya langsung merespon. Berbeda dengan Angelina sekali sentuh langsung menegang.
" Ahhhh... terus..." desah Louis
Setelah agak lama Angelina langsung menin**h tubuh Louis dan memberikan tanda pemilikan ke tubuh Louis sambil mengges****n privasinya ke adik kecil Louis. Tindakan Angelina membuat Louis semakin tidak kuat dan akhirnya Louis membalikkan tubuhnya dan kini Louis berada di atas tubuh Angelina.
__ADS_1
Louis memasukkan adik kecilnya tapi gagal dan Louis pun tidak menyerah dihentakkan ke dua barulah berhasil.
" Hiks .. hiks... sakit.." rintih Angelina
" Nanti lama - lama enak." bisik Louis
Setelah diam beberapa saat Louis mulai menggoyangkan pinggulnya, awalnya Angelina merintih kesakitan lama - lama keluar ******* dari mulut Angelina membuat Louis semakin bersemangat hingga tidak membutuhkan waktu lama Louis mengeluarkan laharnya ke rahim Angelina.
" Kamu tahu, selama aku bermain bersama wanita selalu aku buang keluar." bisik Louis sambil mencabut adik kecilnya.
" Hiks...hiks... kenapa aku dimasukkan ke dalam?... hiks... hiks.. apa salahku?" tanya Angelina sambil menangis dan menatap Louis dengan sendu.
" Karena aku ingin kakakmu marah dan juga malu jika adiknya hamil tanpa menikah." ucap Louis sambil tersenyum menyeringai.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
__ADS_1
xxxxxx