
" Sayang kamu masuk dulu ke mobil, aku mau menelepon anak buahku buat menyambut kedatangan mu." ucap Alex sambil memberikan kuncinya ke tangan kekasihnya.
" Baiklah sayang." jawab kekasih nya sambil menerima kuncinya tanpa rasa curiga sedikitpun.
Alexpun menelepon anak buahnya tapi pandangan nya tidak terlepas dari adiknya dan juga Debby. Selesai menelephone pandangan matanya tetap ke arah Debby dan Leo sambil menaruh ponselnya di balik saku jasnya.
Alex memperhatikan mereka berdua sampai mereka masuk ke dalam mobil barulah Alex berjalan ke arah parkiran. Alex duduk di kursi pengemudi sedangkan kekasihnya duduk di sampingnya dengan wajah cemberut.
" Lama banget sich menelephonenya?" omel kekasihnya.
" Lama karena aku dan mommy menyiapkan segalanya dengan bantuan para pelayan dan anak buahku agar menyambutmu lebih meriah dan sayangku tidak akan pernah bisa melupakannya, oh iya ini minum lah biar kekesalanku hilang." ucap Alex sambil memberikan botol berisi air mineral yang berada di dalam mobilnya.
Kekasihnya mengambilnya secara paksa karena dirinya masih kesal dengan Debby dan tanpa curiga meminum botol yang berisi air mineral hingga habis.
" Aku itu masih kesal dengan pacar adikmu dan juga kamu." ucap kekasihnya
" Kesal kenapa?" tanya Alex sambil menaikkan salah satu alisnya sambil melajukan mobilnya
" Karena cewe itu kecentilan sudah mendekati adikmu eh masih juga mencari perhatian kamu. Kamu juga sama matamu selalu memandang cewe murahan itu tanpa kedip ingin rasanya mencolok matamu itu. Kamu tahu aku sangat cemburu, aku itu sangat cantik dan seksi dan kamu tahu kurasa wanita itu sudah tidak menjaga kehormatannya dibandingkan denganku masih menjaga kehormatanku." cerocos kekasih Alex tanpa henti.
Alex hanya diam saja tanpa menjawab omongan kekasihnya. Alex menggenggam erat stir kemudinya menahan rasa kesal hingga matanya mulai menggelap tanda jiwa Psycopath Alex mulai muncul tanpa diketahui oleh kekasihnya.
" Hoam... Kok aku ngantuk ya?" ucap kekasihnya tiba - tiba sambil menguap tanda obatnya sudah mulai bekerja.
" Tidurlah kalau mengantuk." ucap Alex tanpa memandang kekasihnya hanya memandang lurus ke depan.
Tidak berapa lama kekasihnya tertidur dengan pulasnya dan Alex melirik sekilas sambil tersenyum devil.
" Sebentar lagi siksaan yang tidak pernah kamu bayangkan hingga kamu menginginkan kematianmu." ucap Alex sambil tersenyum menyeringai.
Alex mengemudi dengan kecepatan sedang hingga 1 jam lamanya barulah sampai tempat biasa dirinya menyiksa dan membunuh orang.
Adegan khusus yang sudah menikah dan juga Kekerasan Jangan Di Tiru Bagi Yang tidak suka di Skip Saja. Terima kasih.
Alex menghentikan mobilnya dan membuka pintu mobil untuk keluar dari mobilnya dan menutupnya kembali. Alex memutar tubuhnya untuk membuka pintu mobil di mana kekasihnya masih tertidur pulas di samping pengemudi mobil.
Alex menggendong kekasihnya ala bridal style dan membawanya ke sebuah gudang. Alex mengambil rantai untuk mengikat tangan kanan dan kirinya kekasihnya agar bisa berdiri kemudian dilanjutkan mengikat kaki kanan dan kiri kekasihnya juga dengan rantai.
Alex berjalan dengan santai untuk mengambil gunting, dengan santai Alex menggunting pakaian kekasihnya hingga akhirnya polos tanpa menggunakan sehelai benangpun bertepatan dengan kekasihnya membuka matanya.
" Dimana aku, honey apa yang akan kamu lakukan padaku!!!" bentak kekasihnya.
plak
Akhhhh
" Jangan berteriak aku tidak suka mendengarnya." bentak Alex sambil menarik rambut kekasihnya agar menatap dirinya.
Kekasih nya meringis menahan rasa sakit di kepalanya. Alex dengan santai membuka seluruh pakaiannya hingga polos tanpa sehelai benangpun.
__ADS_1
" Honey apa yang honey lakukan?" tanya kekasihnya dengan nada lembut agar kekasihnya luluh.
" Aku ingin melanjutkan apa yang dulu tertunda dan aku juga ingin tahu apakah benar kalau kamu masih menjaga kehormatanmu." ucap Alex mendekati kekasihnya.
cup
Alex mengecupnya dan menciu*nya dan kemudian melu***nya dengan sangat kasar sambil menggigit bibir bawah kekasihnya agar terbuka sambil menyatukan Kerispatih ke tubuh kekasihnya secara kasar. Kekasihnya ingin berteriak kesakitan tapi mulutnya terbungkam karena bibir Alex melum**nya.
Alex melepaskan ketika kekasihnya kehabisan nafas.
" Kumohon honey hentikan ini sangat sakit." mohon kekasihnya sambil mengeluarkan air mata.
" Sakit ini belum seberapa nanti ada yang lebih menyakitkan lagi." ucap Alex sambil menggoyangkan pinggulnya.
cuih
plak
Kekasihnya membuang air liur ke wajah Alex dan Alex pun menampar kekasihnya kembali dan mencekik leher kekasihnya sambil tetap menggoyangkan pinggulnya.
" Jangan membentak ku dan jangan meludah di wajahku!!" bentak Alex sambil mengusap wajahnya.
Kekasihnya hanya bisa menangis menahan rasa perih di daerah privasinya sedangkan Alex tidak memperdulikannya hingga Kerispatih nya mengeluarkan lahar nya barulah Alex berhenti sambil menatapnya dengan bengis. Alex menarik rambut kekasihnya dengan sangat kencang hingga rambutnya beberapa helai rambutnya rontok agar menatap dirinya.
" Bagaimana permainanku merasa puas atau masih kurang?" tanya Alex sambil matanya menatap kekasihnya dengan bengis tanpa ada rasa iba.
plak
Alex menampar pipinya kembali dengan menggunakan tangan kanannya karena tangan kirinya digunakan untuk menarik rambut kekasihnya.
" Jangan panggil aku honey dari mulut motormu itu. Panggil aku dengan sebutan tuan." ucap Alex
" Tuan, hiks... hiks...apa salahku hiks.." ucap kekasihnya sambil menangis.
Alex melepaskan tangan kirinya yang menarik rambut kekasihnya kemudian tangan kanannya mencengkeram erat ke dua pipi dengan satu tangan kanannya hingga membentuk huruf I.
" Mulutmu yang pedas mengatakan kekasih adikku tanpa perasaan dan kamu juga mengatakan kekasih adikku wanita murahan bagaimana dengan dirimu. Belanja barang - barang mahal sangat banyak sedangkan kekasih adikku tidak membelinya sama sekalinya hanya menemani adikku belanja." ucap Alex
" Oh ternyata benar dugaan ku kalau kamu menyukai kekasih adikmu." ucap kekasihnya
plak
" Sekali lagi aku bilang panggil aku tuan!!!" bentak Alex sambil menamparnya dengan menggunakan tangan kirinya.
Kekasihnya merasakan sakit luar biasa di pipinya hingga pipinya memerah dan ke dua sudut bibirnya berdarah. Alex melepaskan kan tangan kanannya sambil menatap kekasihnya dengan tajam.
" Kakak apakah sudah selesai menyiksa nya?" tanya Leo tiba - tiba datang dan berdiri di belakang kakaknya.
" Belum baru sedikit aku menyiksanya. Kamu mau bermain dengannya sebelum kita menyiksanya?" tanya Alex
__ADS_1
" Tidak kak, aku tidak tertarik. Aku hanya tertarik dengan tubuh kekasihku yang sebentar lagi akan menjadi istriku." jawab Leo
" Kamu serius mau menikah dengan Debby?" tanya Alex.
xxxxx
Maaf nama Leon author ganti nama Alex karena ada permintaan dari pembaca. Setelah author pikir benar juga terkadang author salah ketik nama adiknya tapi yang terketik nama kakaknya. Terima kasih atas komentarnya.
xxxxx
Hallo, mampir ke karyaku yang lain ya :
Gadis Culun dan Ceo Lumpuh.
Cinta Satu malam Bersama Mafia
Cinta Satu Malam Bersama Mafia Sension 2
Cinta Pertama Psychopath
Cinta Pertama Mafia.
Perjalanan Cinta Sang Psychopath
Perjalanan Cinta 3 Pria Psychopath
Dan
Mohon dukungan dan Berikan : 😍😍😘😘🤩🤩😊😊😉😉
Komentar 😍
Like 😍
vote 😍
tip 😍
Agar Author tetap semangat dalam menulis novel ini. Terima kasih banyak buat pembaca yang masih setia membaca novelku.😁😚😚😍😍😘😘 juga yang telah memberikan komentar, like, vote dan tipnya.
Salam Author
Yayuk Triatmaja
xxxxxx
__ADS_1