Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
101. Salah Paham


__ADS_3

Leon membuka mata setelah cukup lama tidur. Dia merasakan lebih baik dan suhu badannya juga sudah turun. Leon tersenyum saat melihat Yeni yang masih tertidur dengan memeluknya. Leon mengusap wajah Yeni dan menyingkirkan beberapa anak rambut yang menutupi wajah Yeni.


" Dia imut jika sedang tidur begini " ucap Leon tersenyum.


Yeni yang merasakan tidurnya terganggu pun mulai membuka matanya. Disaat dia membuka mata wajah Leon tepat berada di depan wajahnya.


" Leon kamu sudah bangun" ucap Yeni hendak duduk.


Tapi Leon malah tambah mendekatkan wajahnya pada Yeni. Dia terfokus pada bibir tipis Yeni.


" Kenapa bibirnya menggoda sekali " batin Leon.


" Leon " ucap Yeni saat Leon semakin mendekat.


Leon tidak memperdulikan Yeni. Sekarang ia malah mengungkung tubuh Yeni dengan tubuh besarnya. Leon semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yeni.


Cup.


Leon menempelkan bibirnya pada bibir Yeni. Yeni begitu terkejut dengan tindakan Leon. Leon terus ******* bibir Yeni. Yeni pun akhirnya mengikuti permainan Leon dan menikmatinya. Yeni memejamkan matanya dan tangannya mencengkeram seprai. Ciuman itu semakin lama semakin panas.


Tiba-tiba ada seseorang orang yang berteriak dan mereka pun menghentikan ciuman itu.


" Leon " teriak seseorang itu yang tak lain adalah Mama Rita.


" Mama?" ucap Leon terkejut.


Leon tidak menyangka mamanya akan memergokinya sedang berciuman dengan Yeni. Terlihat juga Papa Axcel berdiri di belakang Mama Rita.


Leon pun dengan cepat turun dari tempat tidur. Begitu juga dengan Yeni.

__ADS_1


" Apa yang kamu lakukan ha? Apa kamu ingin menghamili anak orang?" tanya Mama Rita sambil menjewer telinga Leon.


" Aw sakit ma " ucap Leon saat telinganya dijewer oleh Mama Rita.


" Kamu itu buat mama kecewa. Bisa-bisanya kamu mau berbuat seperti itu " ucap Mama Rita marah.


" Tante ini tidak seperti yang tante lihat " ucap Yeni mencoba menjelaskan.


" Sudah sayang. Maafin anak tante ya yang sudah kurang ajar " ucap Mama Rita.


" Ma lepasin ini " ucap Leon.


Mama Rita pun akhirnya melepaskan jewerannya pada telinga Leon.


" Kalian keluar. Papa mau bicara " ucap Papa Axcel lalu keluar dari kamar Leon.


Mereka semua pun keluar dari kamar itu. Mereka sekarang duduk di sofa yang ada di ruang tamu.


Yeni pun melihat ke arah Leon. Leon menggenggam tangan Yeni.


" Kami pacaran " jawab Leon.


" Tuh kan pa. Ini gak bisa dibiarkan. Mereka pasti akan berbuat lebih bila kita tidak datang " ucap Mama Rita.


Yeni pun menundukkan kepalanya mendengar ucapan Mama Rita.


" Kalian harus menikah dan papa akan bicarakan ini dengan orang tua Yeni " ucap Papa Axcel.


" Apa? Menikah ?" ucap Leon dan Yeni bersamaan.

__ADS_1


" Mama setuju " ucap Mama Rita.


" Tapi ma pa kami masih kuliah bagaimana bisa menikah " ucap Leon.


" Menikah itu bisa sambil kuliah. Mama tidak ingin kalian melakukan hal yang lebih lagi jika tidak menikah " ucap Mama Rita.


" Tapi ma... " ucap Leon terpotong oleh Papa Axcel.


" Tidak ada penolakan. Sekarang kita kembali ke Surabaya " ucap Papa Axcel.


" Saya sudah menghubungi kakak kamu. Mereka akan menyusul nanti " lanjut Papa Axcel.


Kemudian mereka pun langsung menuju bandara untuk pergi ke Surabaya dengan jet pribadi milik Papa Axcel.


" Leon bagaimana ini?" tanya Yeni saat mereka sudah berada di dalam jet pribadi tersebut.


" Aku tidak tahu. Yang pasti kita akan menikah. Papa dan Mama sudah melihat kita. Jadi aku tidak bisa berbuat apa-apa" jawab Leon.


Yeni pun hanya menghembuskan napasnya panjang.


" Apa kamu tidak ingin menikah denganku?" tanya Leon.


" Tentu saja aku ingin menikah denganmu tapi tidak seperti ini " jawab Yeni.


" Sudahlah tidak usah terlalu dipikirkan. Sekarang istirahatlah " ucap Leon membawa kepala Yeni untuk bersandar di bahunya.


Yeni pun menyandarkan kepalanya di bahu Leon dan mulai memejamkan matanya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2