
Di dalam mobil suasana hening. Leon maupun Yeni tidak ada yang memulai pembicaraan. Leon melajukan mobilnya menuju taman yang tidak jauh dari rumahnya. Setelah sampai Leon langsung memberhentikan mobilnya.
Leon turun lalu membukakan pintu untuk Yeni. Yeni pun turun setelah Leon membuka pintu mobil. Leon berjalan menuju salah satu bangku lalu mendudukkan tubuhnya disana diikuti oleh Yeni di sampingnya.
" Apa kamu mendengar semuanya ?" tanya Leon tanpa melihat ke arah Yeni.
" Iya " jawab Yeni.
" Kenapa kamu menolak dijodohkan dengan gadis itu?" ucap Yeni.
" Aku tidak menyukainya " ucap Leon.
" Kenapa? Bukankah dia cantik?"tanya Yeni.
" Apa kau ingin aku menerima perjodohan itu?" ucap Leon menatap tajam Yeni.
" Tentu saja tidak. Percuma saja perjuanganku selama ini jika kamu menerima perjodohan itu " ucap Yeni.
Leon tersenyum mendengar ucapan Yeni tapi dia mencoba menyembunyikannya.
" Apa kamu menolaknya demi aku?" tanya Yeni.
" Kenapa kamu percaya diri sekali. Aku tidak menyukainya jadi aku menolaknya " jawab Leon jujur.
" Ya sudah lah yang penting kamu menolaknya. Aku tidak akan membiarkanmu bersama dengan perempuan mana pun kecuali aku " ucap Yeni pada Leon.
" Aku akan membuat kamu mencintaiku juga " lanjutnya.
" Buktikan saja berapa lama kamu bisa membuatku mencintaimu " ucap Leon.
" Lihat saja nanti. Tidak akan lama lagi kamu pasti mencintaiku " jawab Yeni tersenyum.
__ADS_1
" Jangan terlalu percaya diri " ucap Leon.
" Biar saja " ucap Yeni.
Kemudian Leon pun berdiri dari duduknya. Dia berjalan meninggalkan Yeni yang masih duduk di bangku taman.
" Leon kamu mau kemana?" tanya Yeni.
" Makan siang " jawab Leon.
Yeni pun berdiri lalu menyusul Leon. Leon memasuki mobilnya tanpa menunggu Yeni.
" Kumat lagi tu mode kulkasnya " gerutu Yeni.
Kemudian Yeni memasuki mobil dan duduk di sebelah Leon. Leon pun melajukan mobilnya meninggalkan taman.
Mobil Leon berhenti di sebuah restoran mewah. Leon keluar dari mobilnya.
Yeni pun keluar dari mobil Leon. Kemudian dia mengikuti Leon yang memasuki restoran tersebut. Mereka duduk di salah satu meja. Seorang pelayan pun menghampiri mereka.
" Silahkan tuan nona " ucap pelayan tersebut memberikan buku menu.
" Saya mau steak sama orange juice " ucap Leon pada pelayan tersebut.
" Kalau nona?" tanya pelayan tersebut pada Yeni.
" Saya jus alpukat aja mba" jawab Yeni.
Kemudian pelayan tersebut meninggal Yeni dan Leon. Setelah kepergian pelayan tersebut tidak ada pembicaraan antara Yeni dan Leon. Leon sibuk memainkan ponselnya dan itu membuat Yeni menjadi kesal.
" Gini ya memang kalo suka sama orang yang dinginnya, minta ampun kaya kulkas " gumam Yeni kesal dan masih bisa terdengar oleh Leon.
__ADS_1
" Kamu bilang apa?" tanya Leon meletakkan ponselnya.
" Gak ada " jawab Yeni ketus.
Kemudian datang pelayan mengantarkan pesanan mereka. Leon mulai memakan makanannya. Sedangkan Yeni meminum jus alpukat sambil memperhatikan Leon yang sedang makan.
" Lagi makan aja dia ganteng banget " batin Yeni.
Leon yang merasa diperhatikan pun melihat ke arah Yeni yang sedang tersenyum.
" Kenapa lihat-lihat?" tanya Leon pada Yeni.
" Emangnya gak boleh ?" ucap Yeni.
" Gak " jawab Leon singkat.
" Dasar pelit " ucap Yeni.
Leon tidak membalas perkataan Yeni. Dia melanjutkan memakan makanannya. Setelah selesai mereka pun langsung pergi. Leon mengantarkan Yeni sampai rumahnya.
Sesampainya di rumahnya Yeni tidak langsung turun dari mobil Leon.
" Gak mampir?" tanya Yeni pada Leon.
" Lain kali aja " jawab Leon.
" Ya udah. Bilangin tante Rita ya aku minta maaf karena tadi gak sempat pamit " ucap Yeni.
" Hmm " jawab Leon.
" Aku turun dulu. Makasih udah nganterin aku " ucap Yeni lalu turun dari mobil Leon.
__ADS_1
Leon pun langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah Yeni. Setelah Leon pergi Yeni pun masuk ke dalam rumah.