Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
111. Kembali ke Jakarta


__ADS_3

Hari mulai beranjak larut. Setelah mengambil beberapa barang yang masih berada di kamarnya, Leon dan Yeni langsung berpamitan pada Ayah Yendi dan Bu Yosi untuk kembali ke rumah orang tua Leon.


" Ayah ibu kami pamit dulu " ucap Leon pada kedua mertuanya.


Yeni masih saja memeluk ibunya. Ia, masih enggan untuk berpisah.


" Iya nak. Ayah titipkan Yeni padamu. Jaga dia dengan baik " ucap Ayah Yendi.


" Baik yah " jawab Leon.


" Nak Leon tolong jaga putri ibu. Jika dia salah tolong ingatkan dia. Jangan kamu bentak dia atau memukul dia. Dia putri yang baik walau kadang ceroboh " ucap Bu Yosi.


" Iya bu " jawab Leon penuh keyakinan.


Yeni beralih memeluk ayahnya. Ia menangis di pelukan Ayah Yendi.


Setelah puas memeluk kedua orang tuanya, mereka pun langsung pamit.


" Kami pergi ayah ibu " ucap Yeni.


" Iya sayang " jawab Bu Yosi.


Leon dan Yeni pun mencium tangan Ayah Yendi dan Bu Yosi bergantian.


" Assalamualaikum " ucap Leon dan Yeni bersamaan.

__ADS_1


" Walaikumsalam " jawab Ayah Yendi dan Bu Yosi.


Leon dan Yeni menghampiri motor Leon yang terparkir di depan rumah orang tua Yeni. Leon memberikan helm pada Yeni lalu naik ke atas motor. Setelah mengenakan helmnya Yeni juga naik lalu memeluk pinggang Leon dengan erat.


Leon melajukan motornya membelah jalanan Surabaya yang sudah sepi karena hari sudah beranjak larut. Setibanya di rumah terlihat semua orang sudah beristirahat.


" Sepertinya papa dan mama sudah tidur " ucap Yeni.


" Ayo ke kamar dan istirahat. Besok kita harus pergi pagi " ucap Leon.


Leon menaiki tangga untuk menuju kamarnya diikuti oleh Yeni.


Leon dan Yeni langsung mengganti baju dan membersihkan tubuh mereka. Setelah itu mereka langsung tidur. Tidak ada kegiatan suami istri malam itu.


Leon dan Yeni keluar dari kamar dan turun untuk sarapan bersama Papa Axcel dan Mama Rita.


" Pagi ma " ucap Leon mencium pipi Mama Rita.


" Pagi sayang " jawab Mama Rita, tersenyum.


Leon tidak bisa menghilang kebiasaannya itu karena ia sangat mencintai wanita yang sudah melahirkannya itu.


" Coba aja dia bisa semanis itu juga ke aku " batin Yeni.


Kemudian Leon duduk diikuti oleh Yeni di sebelahnya.

__ADS_1


" Pagi ma pa " ucap Yeni.


" Pagi juga sayang" jawab Mama Rita.


Sedangkan Papa Axcel hanya tersenyum pada Yeni.


" Ayo kita sarapan sekarang " ucap Mama Rita.


Mama Rita mengambilkan makanan untuk Papa Axcel. Begitu juga dengan Yeni, ia mengambilkan makanan untuk Leon. Ia ingin menjadi istri yang baik dengan melayani suaminya.


Setelah selesai sarapan Leon dan Yeni langsung pergi ke bandara dengan disupiri oleh Mang Diman. Papa Axcel dan Mama Rita ingin mengantar mereka ke bandara tapi Leon melarangnya.


Beberapa saat setelah mereka sampai, pihak bandara memberitahukan bahwa pesawat mereka akan lepas landas. Leon dan Yeni pun langsung pergi untuk masuk ke dalam pesawat yang akan mereka tumpangi.


" Leon tunggu aku " ucap Yeni saat susah menyeimbangkan langkah Leon yang lebar.


" Dasar lambat " ucap Leon.


Leon pun menarik tangan Yeni agar Yeni tidak tertinggal lagi.


Pesawat yang mereka tumpangi pun lepas landas di udara. Setelah sekitar satu setengah jam perjalanan akhirnya mereka tiba di Jakarta.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2