Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
70. Bertemu Intan


__ADS_3

Sesampainya di kampus mereka pun langsung turun mobil. Leon dan Yeni berjalan berdampingan memasuki area kampus.


" Sampai jam berapa kelas hari ini ?" tanya Yeni pada Leon.


" Jam dua " jawab Leon.


" Oh " ucap Yeni.


" Ada apa ?" tanya Leon.


" Gak ada apa-apa. Aku cuma tanya " jawab Yeni.


Mereka pun terus berjalan menuju kelas. Tapi langkah mereka terhenti saat mendengar seseorang memanggil nama Leon.


" Leon " panggil seseorang tersebut.


Leon dan Yeni pun berhenti dan menoleh ke sumber suara. Ternyata seseorang yang memanggil Leon itu adalah Intan. Intan pun menghampiri mereka.


" Leon ternyata kamu kuliah disini juga?" tanya Intan memegang lengan Leon.


" Hmm " jawab Leon.


Intan terlihat sangat senang bisa bertemu dengan Leon sampai tidak menganggap keberadaan Yeni.


" Ini kan cewek yang dijodohkan sama Leon waktu itu " batin Yeni melihat Intan yang dekat-dekat dengan Leon.


Leon yang merasa risih karena Intan memegang tangannya pun langsung melepaskan tangan Intan.


" Leon aku ke kelas " ucap Yeni.


Yeni kesal melihat Intan yang terus menempel pada Leon dan Leon hanya diam saja.

__ADS_1


" Lo siapa ya ?" tanya Intan pada Yeni.


" Kenalin gue Yeni " jawab Yeni lalu mengulurkan tangannya pada Intan.


" Siapa pun lo gak penting sih " ucap Intan tidak menyambut uluran tangan Yeni.


Yeni merasa kesal dan menarik lagi tangannya.


" Sombong sekali " gumam Yeni.


Yeni pun berjalan hendak meninggalkan Leon dan Intan. Tapi sebelum ia pergi Leon menarik tangannya.


" Lepaskan " ucap Yeni pada Leon.


Leon tidak menghiraukan Yeni. Dia menarik tangan Yeni pergi meninggalkan Intan.


" Leon tunggu. Kok kamu ninggalin aku sih " ucap Intan.


Saat sampai di depan kelas, Leon melepaskan tangan Yeni.


" Kenapa kamu menarikku ?" ucap Yeni pada Leon.


" Kenapa kamu mau pergi meninggalkan aku ?" tanya Leon menatap Yeni.


" Buat apa juga aku di sana lihat kamu sama cewek sombong itu. Membuat hatiku sakit saja" jawab Yeni.


" Dia yang mendekatiku " ucap Leon.


" Sama saja. Dia suka sama kamu dan kamu diam aja dia nempel-nempel kamu " ucap Yeni.


Leon mendekat pada Yeni hingga tubuh Yeni menyentuh dinding. Leon menahan tubuhnya dengan sebelah tangannya.

__ADS_1


" Apa kamu cemburu ?" tanya Leon saat sudah sangat dekat dengan Yeni.


" Tentu saja aku cemburu " jawab Yeni pelan.


Leon tersenyum mendengar jawaban dari Yeni. Jantungnya berdegub sangat kencang saat berada sangat dekat seperti ini dengan Leon.


" Hey kalian sedang apa?" sebuah suara mengagetkan Leon dan Yeni yang tak lain adalah suara Frans.


Yeni pun langsung mendorong tubuh Leon agar menjauh dari dirinya.


" Frans? Aska ?" ucap Yeni.


" Kalian sedang apa?" tanya Aska.


" Tidak ada " jawab Leon dengan wajah datarnya.


Sedangkan Yeni hanya diam. Wajahnya terlihat memerah seperti tomat.


" Yen. Muka lo kok jadi merah. Lo gak papa?" tanya Aska pada Yeni.


" Gue gak papa " jawab Yeni.


" Eh Yen lo berangkat bareng Ardi sama Tya gak?" tanya Frans.


" Enggak tu. Kenapa?" jawab Yeni.


" Dari tadi gue gak lihat mereka. Padahal bentar lagi kelas masuk tapi mereka belum dateng " ucap Frans.


" Iya juga ya. Biasa mba Tya selalu bilang ke gue kalo gak masuk " ucap Yeni.


Karena jam sudah menujukkan kelas akan dimulai mereka semua pun bubar dan pergi ke kelas masing-masing.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘


__ADS_2