
Sesampainya di kampus mereka pun langsung turun mobil. Leon dan Yeni berjalan berdampingan memasuki area kampus.
" Sampai jam berapa kelas hari ini ?" tanya Yeni pada Leon.
" Jam dua " jawab Leon.
" Oh " ucap Yeni.
" Ada apa ?" tanya Leon.
" Gak ada apa-apa. Aku cuma tanya " jawab Yeni.
Mereka pun terus berjalan menuju kelas. Tapi langkah mereka terhenti saat mendengar seseorang memanggil nama Leon.
" Leon " panggil seseorang tersebut.
Leon dan Yeni pun berhenti dan menoleh ke sumber suara. Ternyata seseorang yang memanggil Leon itu adalah Intan. Intan pun menghampiri mereka.
" Leon ternyata kamu kuliah disini juga?" tanya Intan memegang lengan Leon.
" Hmm " jawab Leon.
Intan terlihat sangat senang bisa bertemu dengan Leon sampai tidak menganggap keberadaan Yeni.
" Ini kan cewek yang dijodohkan sama Leon waktu itu " batin Yeni melihat Intan yang dekat-dekat dengan Leon.
Leon yang merasa risih karena Intan memegang tangannya pun langsung melepaskan tangan Intan.
" Leon aku ke kelas " ucap Yeni.
Yeni kesal melihat Intan yang terus menempel pada Leon dan Leon hanya diam saja.
__ADS_1
" Lo siapa ya ?" tanya Intan pada Yeni.
" Kenalin gue Yeni " jawab Yeni lalu mengulurkan tangannya pada Intan.
" Siapa pun lo gak penting sih " ucap Intan tidak menyambut uluran tangan Yeni.
Yeni merasa kesal dan menarik lagi tangannya.
" Sombong sekali " gumam Yeni.
Yeni pun berjalan hendak meninggalkan Leon dan Intan. Tapi sebelum ia pergi Leon menarik tangannya.
" Lepaskan " ucap Yeni pada Leon.
Leon tidak menghiraukan Yeni. Dia menarik tangan Yeni pergi meninggalkan Intan.
" Leon tunggu. Kok kamu ninggalin aku sih " ucap Intan.
Saat sampai di depan kelas, Leon melepaskan tangan Yeni.
" Kenapa kamu menarikku ?" ucap Yeni pada Leon.
" Kenapa kamu mau pergi meninggalkan aku ?" tanya Leon menatap Yeni.
" Buat apa juga aku di sana lihat kamu sama cewek sombong itu. Membuat hatiku sakit saja" jawab Yeni.
" Dia yang mendekatiku " ucap Leon.
" Sama saja. Dia suka sama kamu dan kamu diam aja dia nempel-nempel kamu " ucap Yeni.
Leon mendekat pada Yeni hingga tubuh Yeni menyentuh dinding. Leon menahan tubuhnya dengan sebelah tangannya.
__ADS_1
" Apa kamu cemburu ?" tanya Leon saat sudah sangat dekat dengan Yeni.
" Tentu saja aku cemburu " jawab Yeni pelan.
Leon tersenyum mendengar jawaban dari Yeni. Jantungnya berdegub sangat kencang saat berada sangat dekat seperti ini dengan Leon.
" Hey kalian sedang apa?" sebuah suara mengagetkan Leon dan Yeni yang tak lain adalah suara Frans.
Yeni pun langsung mendorong tubuh Leon agar menjauh dari dirinya.
" Frans? Aska ?" ucap Yeni.
" Kalian sedang apa?" tanya Aska.
" Tidak ada " jawab Leon dengan wajah datarnya.
Sedangkan Yeni hanya diam. Wajahnya terlihat memerah seperti tomat.
" Yen. Muka lo kok jadi merah. Lo gak papa?" tanya Aska pada Yeni.
" Gue gak papa " jawab Yeni.
" Eh Yen lo berangkat bareng Ardi sama Tya gak?" tanya Frans.
" Enggak tu. Kenapa?" jawab Yeni.
" Dari tadi gue gak lihat mereka. Padahal bentar lagi kelas masuk tapi mereka belum dateng " ucap Frans.
" Iya juga ya. Biasa mba Tya selalu bilang ke gue kalo gak masuk " ucap Yeni.
Karena jam sudah menujukkan kelas akan dimulai mereka semua pun bubar dan pergi ke kelas masing-masing.
__ADS_1
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘