Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
140. Ayam Bakar


__ADS_3

Leon dan Yeni langsung pulang ke apartemen karena hari juga sudah mulai sore. Tidak butuh waktu lama mereka pun sampai. Saat hendak turun dari mobil, Leon mendapatkan telepon dari orang kepercayaan yang bertanggung jawab pada kafe miliknya.


" Halo " ucap Leon.


.......


" Saya ke sana sekarang " ucap Leon lalu mematikan panggilan telepon tersebut.


" Kamu masuk duluan. Aku harus ke kafe " ucap Leon pada Yeni.


" Emangnya ada apa mas?" tanya Yeni.


" Ada klien yang mengajak kerja sama " jawab Leon.


" Oh. Jangan pulang terlalu malam. Aku bakal masak buat makan malam " ucap Yeni.


" Hmm " jawab Leon.


Kemudian Yeni pun turun dari mobil dan menuju lantai lima dimana tempat tinggal mereka berada. Sedangkan Leon langsung melajukan mobilnya menuju kafe miliknya.


Yeni langsung merebahkan tubuhnya saat sudah berada di kamarnya dan Leon.


" Huh capeknya " ucap Yeni sambil meregangkan otot-ototnya.


Kemudian Yeni teringat pada perkataan Tya yang menyarankannya untuk tes kehamilan menggunakan tespeck.

__ADS_1


" Apa aku coba tes aja ya. Bulan ini aku juga belum dapet tamu bulanan. Siapa tahu beneran aku hamil "ucap Yeni tersenyum sambil memegang perutnya.


" Nanti deh aku beli tespecknya " lanjut Yeni.


Yeni bangun dari tempat tidur lalu pergi ke kamar mandi. Beberapa saya kemudian, Yeni sudah menyelesaikan mandinya. Yeni mengenakan baju rumahannya lalu mengambil alat sholat dan melaksanakan sholat ashar.


Setelah selesai sholat ashar dan merapikan kembali peralatan sholatnya, Yeni pun pergi ke dapur untuk memasak makan malam.


" Bikin ayam bakar sama lalapan terus pake sambel enak banget sih ini " ucap Yeni tiba-tiba ingin ayam bakar.


Yeni pun langsung menyiapkan bahan-bahan untuk membuat ayam bakar. Tak lupa juga Yeni mengambil beberapa sayuran yang akan dibuat lalapan. Yeni membuat bumbu kecap untuk ayamnya.


Setelah semua bumbu dan ayam siap Yeni pun mulai membakar ayam tersebut. Walau tidak menggunakan arang tapi setidaknya bisa sedikit gosong. Itulah yang dipikirkan Yeni.


Setelah sekitar satu jam lebih berkutat di dapur, akhirnya ayam bakar dan lalapan buatan Yeni sudah matang.


Yeni pun langsung menatanya di atas meja makan.


Kemudian Yeni pergi untuk mandi lagi karena tubuhnya bau asap setelah membakar ayam.


Saat Yeni keluar dari kamar mandi, terlihat Leon sudah kembali dan sedang duduk di tepi tempat tidur sambil melepaskan sepatunya.


" Loh mas sudah pulang" ucap Yeni.


" Hmm " jawab Leon.

__ADS_1


Kemudian Leon mengambil handuk dan pergi ke kamar mandi untuk mau membersihkan dirinya. Sedangkan Yeni memakai pakaiannya. Yeni menyiapkan baju ganti untuk Leon peralatan sholat karena azan magrib sudah berkumandang.


Setelah melaksanakan sholat magrib, Yeni langsung mengajak Leon untuk makan malam. Yeni ingin segera memakan ayam bakar buatannya.


" Kamu yang ini?" tanya Leon sambil menunjuk ayam bakar buatan Yeni.


" Iya mas " jawab Yeni.


" Dalam rangka apa?" tanya Leon lagi karena biasanya Yeni akan memasak masakan rumahan yang simple.


" Ya aku lagi pengen aja ayam bakar. Kamu gak suka ya. Mau aku masakin yang lain?" ucap Yeni hendak berdiri dari duduknya tapi Leon mencegahnya.


" Gak perlu" jawab Leon.


Yeni pun mengambil nasi hangat untuk Leon. Leon mencicipi ayam bakar buatan Yeni.


" Gimana mas? Enak ?" tanya Yeni pada Leon.


" Enak " jawab Leon menyuapkan lagi ayam bakar itu ke mulutnya.


Yeni tersenyum melihat Leon menyukai masakannya dan tidak pernah protes saat dimasakkan apapun.


Mohon bantuan vote, like dan kometarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2