
Yeni pun mengejar Leon. Terlihat Leon memasuki mobilnya. Yeni pun menyusul memasuki mobil. Terlihat Leon yang masig merasa sangat kesal.
" Leon " panggil Yeni tetapi Leon tidak menjawabnya.
" Leon jangan marah " ucap Yeni menghadap ke arah Leon.
" Aku tidak marah " elak Leon.
" Jika tidak marah ayok sekarang lihat aku " ucap Yeni menarik wajah Leon agar menghadapnya.
" Lihat mataku dan dengarkan aku. Cintaku padamu itu begitu besar. Jadi kamu tidak perlu khawatir lagi jika aku akan berpaling pada yang lain. Cinta ini hanya untukmu "ucap Yeni.
" Tentang Aska. Dia hanya ada teman bagiku. Ya walaupun dia memang menyukaiku tapi aku kan tidak " lanjut Yeni.
Terukir senyum tipis pada bibir Leon setelah mendengar ucapan Yeni.
" Kamu ganteng jika tersenyum seperti ini " ucap Yeni tersenyum.
Setelah itu Leon pun langsung mengantar Yeni untuk pulang karena dia harus menjaga keponakannya.
Keesokan harinya Yeni sudah berada di kantin kampus seorang diri setelah menyelesaikan kelasnya. Sedangkan Leon masih ada kelas yang harus dia ikuti dan Siska yang sering bersamanya juga masih mengikuti kelas.
__ADS_1
Terlihat Ardi memasuki kantin bersama Frans dan juga Aska.
" Sendiri aja lo Yen " ucap Ardi pada Yeni saat sudah mendudukkan dirinya.
" Ya gimana. Mba Tya gak lo izinin buat kuliah ya gue gak ada temen " jawab Yeni.
" Kandungan Tya masih muda dan Tya juga masih mual-mual kalo pagi. Gue gak mau dia kecapekan dan terjadi apa-apa sama dia dan calon bayi kami " ucap Ardi.
" Biasanya juga lo sama Siska " ucap Aska.
" Iya. Kemana pacar gue ?" tanya Frans.
" Siska tadi bilang sama gue katanya masih ada kelas " jawab Yeni.
" Ardi aku nyariin kamu kemana-mana ternyata kamu disini " ucap Bela tapi Ardi tidak mempedulikannya.
Yeni yang melihatnya pun dibuat geram oleh Bela. Bela selalu saja menggoda Ardi padahal sudah tahu jika Ardi sudah menikah.
" Eh ulet keket ngapain lo disini. Sana pergi " usir Yeni pada Bela.
" Terserah gue dong mau dimana. Apa urusannya sama lo " ucap Bela ketus.
__ADS_1
" Eh iya sih terserah lo mau dimana. Tapi lo disini lo tu deket-deket dan godain kakak ipar gue. Jelas itu jadi urusan gue " ucap Yeni mulai emosi.
" Yang lo bilang kakak ipar lo ini sebentar lagi juga jadi milik gue " ucap Bela dengan percaya dirinya.
" Cih mimpi lo ketinggian " ucap Yeni tertawa sinis.
" Udah deh bel jangan ganggu gue lagi. Gue udah punya istri" ucap Ardi pada Bela
Ardi berdiri dan beranjak pergi dari sana lalu diikutin oleh Frans dan Aska. Yeni yang melihat mereka pergi pun ikut beranjak pergi dari sana.
" Sama aja gatelnya sama ulet keket yang satu itu " ucap Yeni.
Ardi dan yang lainnya pun pergi menuju taman dan duduk di bangku yang ada di taman.
" Ar lo tu jangan lembek gitu ke ulet keket itu. Dia tu gak ada malunya deketin lo padahal lo udah punya istri. Kesel gue " ucap Yeni geram lalu duduk di bangku taman.
" Selagi dia gak nyakitin Tya dan rumah tangga gue sama Tya gak terpengaruh sama dia gue sih biasa aja. Tapi kalo dia ngelakuin hal-hal yang lebih ya gue bakal bertindak " ucap Ardi.
" Ya udah gue mau ke kelas dulu. Bentar lagi kelas gue mulai " ucao Ardi berdiri lalu pergi meninggalkan mereka.
" Ar tungguin gue " teriak Frans lalu mengerjar Ardi.
__ADS_1
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘