
Yeni sudah menyelesaikan kelasnya. Dia melihat Leon yang juga baru menyelesaikan kelasnya. Yeni pun menghampiri Leon.
" Leon " panggil Yeni.
Leon pun menghentikan langkahnya dan membalikkan tubuhnya.
" Apa kamu mau pulang?" tanya Yeni pada Leon.
" Aku masih ada kelas " jawab Leon dingin.
" Kamu pulang saja bersama Aska" ucap Leon ketus.
Yeni pun bingung kenapa Leon menyuruhnya pulang bersama Aska.
" Kenapa aku jadi kamu suruh pulang sama Aska " ucap Yeni bingung.
" Kan calon suami kamu " jawab Leon dengan wajah kesalnya.
" Calon suami apa?" tanya Yeni semakin bingung.
" Pura-pura gak tahu. Bukannya tadi sudah diajak nikah " ucap Leon.
Yeni pun mengingat obrolannya bersama Aska tadi di kantin dan mengerti maksud Leon.
Yeni pun tersenyum. " Oh jadi kamu cemburu?" tanya Yeni tersenyum pada Yeni.
" Mana mungkin aku cemburu " jawab Leon mengelak.
" Kalau kamu cemburu juga gak papa kok " ucap Yeni tersenyum.
" Aku tidak cemburu " ucap Leon.
" Ya sudah. Tapi aku gak ada apa-apa sama Aska. Aku tetap mencintaimu " ucap Yeni.
__ADS_1
" Aku pulang dulu. Kamu semangat belajarnya " lanjutnya lalu pergi meninggalkan Leon.
Setelah Yeni pergi meninggalkannya sendiri Leon pun tersenyum lalu pergi untuk menghadiri kelasnya.
Saat hendak keluar dari kampus Yeni melihat Tya yang baru saja menyelesaikan kelasnya. Yeni pun langsung menghampiri Tya.
" Mba " panggil Yeni.
Tya pun langsung menoleh ke sumber suara dan tersenyum. Yeni langsung berlari mendekati Tya.
" Mba jadi dijemput Kak Angga?" tanya Yeni pada Tya.
" Iya dek " jawab Tya.
" Terus mana Kak Angga nya?" ucap Yeni sambil mencoba mencari keberadaan Kak Angga.
" Mungkin Kak Angga ada diluar. Tadi Mas Ardi bilang Kak Angga akan menunggu di depan kampus " jawab Tya.
" Oh. Ya sudah aku antar ke depan ya " ucap Yeni.
" Enggak. Aku cuma dua kelas aja " jawab Yeni.
" Ya sudah ayok " ucap Tya.
Kemudian Yeni pun mendorong kursi roda Tya menuju depan kampus. Tapi disana tidak ada Kak Angga maupun mobil yang biasa dikendarainya.
" Kok gak ada Kak Angga nya?" ucap Yeni saat sudah berada di depan kampus.
" Mungkin masih di jalan dek. Lagian ini juga sudah masuk jam makan siang pasti macet " ucap Tya pada Yeni.
" Iya juga sih mba. Ya sudah aku temenin mba deh disini " ucap Yeni.
" Kalo kamu kamu pulang gak papa kok dek. Mba bisa nunggu Kak Angga sendiri " ucap Tya.
__ADS_1
" Enggak mba. Aku mau temenin mba aja " jawab Yeni tersenyum.
Mereka berdua pun menunggu Angga di depan kampus. Sampai akhirnya Yeni mendapatkan telepon dari Yola untuk segera pulang karena dia akan pergi ke pernikahan temannya dan tidak ada yang menjaga Bagas putranya.
" Kamu pulang aja dek. Mba gak papa sendiri " ucap Tya tersenyum meyakinkan Yeni.
" Maaf ya mba. Aku lupa kalo hari ini Kak Yola pergi dan aku harus menjaga Bagas " ucap Yeni merasa bersalah dan tidak enak hati.
" Iya gak papa dek " jawab Tya tersenyum.
" Aku pulang duluan mba. Assalamualaikum " ucap Yeni.
" Walaikumsalam " jawab Tya.
Kemudian Yeni pun menghadang taksi dan menaikinya.
Sesampainya di rumah Yeni langsung masuk. Terlihat Gilang dan Yola sudah menunggunya.
" Assalamualaikum " ucap Yeni.
" Walaikumsalam " jawab Gilang dan Yola.
" Maaf ya kak tadi aku lupa. Aku juga nemenin mba Tya tadi " ucap Yeni pada Yola.
" Iya. Kakak berangkat dulu. Bagas ada di kamarnya sedang tidur siang" jawab Yola.
" Kalian baik-baik di rumah. Kakak titip Bagas " ucap Gilang.
" Iya kak" jawab Yeni.
" Assalamualaikum " ucap Gilang dan Yola bersamaan.
" Walaikumsalam " jawab Yeni.
__ADS_1
Setelah Gilang dan Yola pergi Yeni pun ke kamarnya untuk mandi dan melaksanakan sholat dzuhur. Setelah itu Yeni langsung pergi ke kamar Bagas sang keponakan untuk melihat keadaannya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung aku ya😊😘