Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
93. Terkena Minyak Panas


__ADS_3

Leon yang baru saja menyelesaikan kelas terakhirnya hari itu langsung pergi ke sebuah masjid dekat kampus untuk melaksanakan sholat zuhur karena waktu sudah menunjukkan pukul dua siang. Leon mengambil air wudhu lalu memasuki masjid tersebut.


Setelah selesai Leon langsung keluar dan memakai sepatunya kembali. Saat Leon hendak berjalan menuju mobilnya, ia mendapatkan telepon dari Paman Smith.


Leon pun langsung menjawabnya. " Halo " ucap Leon.


" Leon kamu bisa ke kantor paman sekarang?" tanya Paman Smith diujung telepon.


" Bisa paman. Leon ke sana sekarang " jawab Leon lalu sambungan telepon itu pun terputus.


Kemudian Leon langsung memasuki mobilnya dan melajukannya menuju kantor Paman Smith. Setelah sekitar tiga puluh menit Leon pun akhirnya sampai. Leon keluar dari mobilnya.


Leon langsung saja menuju ruangan pamannya itu karena dia juga sudah sering datang ke kantor tersebut. Leon menanyakan keberadaan pamannya pada sekretarisnya. Setelah itu Leon pun mengetuk pintu ruangan Paman Smith.


Tok tok tok.


" Masuk " terdengar jawaban dari dalam.


Leon pun membuka pintu ruangan tersebut dan masuk.


" Leon ayo masuk kemarilah " ucap Paman Smith berdiri dari kursi kebesarannya.

__ADS_1


Paman Smith berjalan mendekati Leon lalu duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.


" Ada apa paman memintaku datang kemari ?" tanya Leon to the poin.


" Ayahmu meminta paman untuk mengajarimu mengurus perusahaan. Harapan kami juga hanya padamu. Siska juga dia tidak tertarik dengan dunia bisnis. Hanya kamu yang dapat melanjutkan bisnis keluarga kita " jawab Paman Smith.


" Baiklah paman. Tapi Leon kan masih harus kuliah " ucap Leon.


" Setidaknya kamu sesekali bisa ikut dan mempelajari semuanya " ucap Paman Smith.


" Baik paman. Aku pamit dulu " ucap Leon berdiri dari duduknya.


Paman Smith pun menganggukkan kepalanya.


Tak butuh waktu lama Leon pun sampai di apartemennya. Leon langsung masuk ke dalam kamarnya. Leon merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.


Leon melihat ponselnya tidak ada pesan dari Yeni. " Lebih baik aku mandi dulu " ucap Leon lalu beranjak pergi ke kamar mandi.


Setelah lima belas menit Leon menjalani ritual mandinya dia pun keluar dengan hanya menggunakan sehelai handuk di pinggangnya. Leon pergi untuk mengambil pakaian lalu setelah itu melaksanakan sholat ashar.


Sementara iti di bagian lain Jakarta Yeni sedang sibuk membantu kakaknya Yola untuk memasak makan malam.

__ADS_1


" Dek ambil daging ayam di kulkas terus goreng ya " ucap Yola pada Yeni.


" Iya kak " jawab Yeni.


Yeni pun mengambil daging ayam di dalam kulkas dan menggorengnya seperti yang kakaknya perintahkan. Tapi karena tidak berhati-hati tangan Yeni terkena minyak panas dari ayam tersebut.


" Aw " pekik Yeni saat minyak panas mengenai tangannya cukup banyak.


" Kenapa dek?" tanya Yola mendekati Yeni.


" Ini kak tanganku kena minyak " jawab Yeni sambil menahan sakit.


" Kamu sih gak hati-hati. Udah sana kasih pasta gigi biar dingin. Ini kakak aja yang lanjutin. Kamu istirahat aja " ucap Yola.


" Iya kak " jawab Yeni.


Yeni pun meninggalkan dapur. Ia mengambil pasta gigi lalu mengoleskannya pada tangannya yang terkena minya panas.


" Aw sakit " ucap Yeni sambil meniup-niup lukanya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘

__ADS_1


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2