
Yeni terbangun dari tidurnya saat matahari hampir terbit. Ia merasa sangat lelah karena tadi malam Leon menggempurnya dalam beberapa ronde dan ia pun sangat menikmati itu karena ia gairahnya meningkat saat kehamilannya semakin besar.
Yeni menyingkirkan tangan Leon yang berada di pinggangnya. Yeni pun mendudukkan tubuhnya.
" Ya ampun sudah subuh dari tadi " ucap Yeni saat melihat jam dinding.
Yeni pun langsung mencoba membangunkan Leon. " Mas bangun. Ayo mandi " ucap Yeni menepuk lengan Leon.
" Apa sayang? " tanya Leon saat membuka matanya.
" Ayo mandi. Itu matahari sudah mulai terbit " ucap Yeni pada Leon.
Leon bangun dari posisi tidurnya. Ia menggendong Yeni ke kamar mandi dan mereka pun mandi bersama agar lebih cepat.
Saat hari menjelang siang, Yeni sedang menikmati buah yang sudah Leon kupas untuknya sambil menonton televisi. Leon menemani Yeni menonton televisi karena ia hari ini tidak ada jadwal kuliah.
Tiba-tiba Yeni merasa jika perutnya terasa sakit.
" Aduh " ucap Yeni sambil memegang perutnya.
" Kenapa sayang? " tanya Leon yang melihat Yeni kesakitan.
" Perut aku sakit Mas " jawab Yeni sambil memegang perutnya yang semakin terasa sakit.
Leon yang mendengar itu pun menjadi panik. Apalagi Mama Rita sedang tidak ada di rumah. Mama Rita sedang mengantar Ayah Yendi dan Bu Yosi untuk kembali ke Surabaya.
" Sakit? Jangan-jangan kamu mau melahirkan sayang " ucap Leon panik.
" Gak tau Mas, tapi ini sakit " jawab Yeni sambil menahan rasa sakitnya.
__ADS_1
" Kita ke rumah sakit ya sekarang " ucap Leon.
Yeni pun menganggukkan kepalanya.
Leon membantu Yeni keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil. Leon melajukan mobilnya cukup kencang karena ia sangat khawatir dan tidak ingin terjadi apa-apa pada Yeni serta anak-anak mereka. Leon juga sudah menghubungi Dokter Sinta di perjalanan.
Sesampainya di rumah sakit, Dokter Sinta sudah menyambut mereka. Yeni dibawa ke ruangan Dokter Sinta untuk diperiksa terlebih dahulu.
" Permisi ya Nona. Saya periksa dulu " ucap Dokter Sinta pada Yeni yang berada di atas brankar.
Dokter Sinta mulai memeriksa Yeni dengan detail.
" Ini hanya hanya kontrasi palsu, Nona " ucap Dokter Sinta setelah memeriksa keadaan Yeni.
" Kontrasi palsu? " ucap Leon dan Yeni bersamaan.
" Maaf sebelumnya, apakah tadi malam Tuan dan Nona melakukan hubungan suami istri? " tanya Dokter Sinta pada Leon dan Yeni.
Ucapan Dokter Sinta membuat wajah Yeni menjadi merah tapi tidak dengan Leon, dia terlihat biasa saja.
" Iya Dok karena istri saya minta tadi malam sampai beberapa ronde " jawab Leon enteng.
Yeni pun langsung memeluk lengan suaminya itu. Memang ia yang meminta tadi malam tapi tidak perlu juga mengatakannya pada Dokter Sinta.
Dokter Sinta pun tersenyum. Ia tidak menyangka Leon akan berkata sejujur ini padanya.
" Untuk sekarang tolong dikurangi terlebih dahulu ya frekuensi berhubungannya, apalagi dengan waktu yang lama " ucap Dokter Sinta.
" Jadi tidak boleh berhubungan dulu Dok? " tanya Leon memastikan.
__ADS_1
Sedangkan Yeni sudah sangat malu pada Dokter Sinta karena Leon. Ia menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
" Boleh Tuan, hanya saja jangan terlalu sering dan dalam waktu yang lama. Seminggu cukup satu atau dua kali saja. Tapi selama si ibu hamil merasa nyaman dan dengan posisi yang aman, tidak apa-apa. Tapi sebaiknya jangan dilanjutkan jika ibu hamil merasa tidak nyaman atau kesakitan " jawab Dokter Sinta.
" Baik Dokter " jawab Leon.
" Saya hanya akan memberikan vitamin saja untuk Nona Yeni. Untuk makanan sebaiknya hindari dulu makanan yang pedas " ucap Dokter Sinta.
" Baik Dok " jawab Yeni.
" Ini resepnya " ucap Dokter Sinta memberikan kertas pada Leon.
" Rasa mulasnya akan berangsur-angsur menghilang, tapi jika sampai malam masih terasa mulas lalu terdapat flek atau cairan yang keluar, sebaiknya cepat bawa kembali ke rumah sakit ya Tuan " lanjut Dokter Sinta pada Leon.
" Iya Dokter. Terima kasih " ucap Yeni.
" Sama-sama Nona " jawab Dokter Sinta.
" Kami permisi Dok " ucap Leon.
Setelah itu Leon dan Yeni pun meninggalkan rumah sakit dan langsung pulang ke rumah mereka.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " 😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1