
Leon memasuki ruang perawatan Yeni. Ia bisa melihat jika Yeni sudah sadarkan diri dan sedang berbicara dengan Mama Rita. Leon pun langsung menghampiri Yeni.
" Sayang " panggil Leon mendekati Yeni.
" Mas " ucap Yeni tersenyum.
Leon memeluk Yeni yang sedang bersandar pada ranjang rumah sakit. Ia menciumi seluruh wajah Yeni hingga tak tersisa.
Mama Rita keluar dari ruangan itu membiarkan mereka berdua dan menghubungi Papa Axcel juga besannya bahwa Yeni sudah melahirkan.
" Terima kasih sayang " ucap Leon mengecup kening Yeni.
" Iya Mas " jawab Yeni tersenyum.
" Maafin aku kalo selama ini aku masih nyakitin kamu. Aku gak bisa bayangin perjuangan kamu antara hidup dan mati buat ngelahirin anak-anak kita " ucap Leon pada Yeni.
" Iya Mas. Aku bahagia bisa jadi wanita yang sempurna bisa melahirkannya dan menjadi ibu dari anak-anak kamu " jawab Yeni.
" Oh iya, mana mereka Mas? Aku mau liat mereka " tanya Yeni.
" Sebentar lagi perawat bakal bawa mereka ke sini " jawab Leon.
Tak lama kemudian, dua perawat memasuki ruangan itu dan mendorong tempat tidur anak kembar Leon dan Yeni.
" Sebentar lagi Dokter Sinta akan kemari. Kami permisi dulu Tuan, Nona " ucap salah satu perawat itu.
__ADS_1
" Iya Sus, terima kasih " jawab Yeni.
Kedua perawat itu pun menganggukkan kepala mereka lalu pergi dari ruangan itu.
" Aku mau liat mereka Mas " ucap Yeni pada Leon.
Leon menggendong bayi laki-laki itu walau masih sangat kaku dan memberikannya pada Yeni.
" Ini si kakak. Dia baby boy " ucap Leon pada Yeni.
" Wah gantengnya anak Mommy " ucap Yeni menciumi wajah putranya yang sedang tidur.
Kemudian Leon menggendong bayi perempuan itu dan menunjukkannya pada Yeni.
" Ini si adik. Dia baby girl " ucap Leon.
Yeni sangat bahagia melihat malaikat kecil yang ada di perutnya selama sembilan bulan ini sudah lahir ke dunia.
" Tenyata mereka sepasang setelah selama ini mereka sembunyikan jenis kelaminnya sama kita Mas " ucap Yeni sambil memandangi wajah kedua bayi kembarnya.
" Iya sayang " jawab Leon.
" Mas, makasih ya kamu sudah menjadikan aku ibu dari dua bayi lucu ini. Mereka berdua anugrah terindah dalam hidup aku " ucap Yeni pada Leon.
" Aku yang harusnya berterima kasih sama kamu sayang. Kamu sudah mau mengandung dan melahirkan anak-anak aku " jawab Leon.
__ADS_1
" Kamu dan mereka berdua adalah anugerah terindah dalam hidup aku " lanjut Leon.
Leon mencium kening Yeni cukup lama dan penuh dengan cinta.
Mama Rita masuk kembali ke dalam ruangan itu bersama dengan Dokter Sinta.
" Bagaimana keadaan Anda sekarang Nona? " tanya Dokter Sinta pada Yeni.
" Sudah lebih baik Dok " jawab Yeni.
" Baiklah, sekarang coba Nona Yeni menyusui kedua bayi ini. Mereka pasti lapar dan butuh ASI dari ibunya " ucap Dokter Sinta.
Dokter Sinta membantu Yeni untuk menyusui dengan posisi yang nyaman. Dokter Sinta juga mengajari Yeni cara menyusui yang baik.
" Nona Yeni ini termasuk ibu yang beruntung karena dapat menyusui bayi dengan muda. Ada sebagian ibu yang merasa kesulitan saat menyusui untuk pertama kalinya. Kebanyakan dari mereka merasakan ****** susu mereka terasa perih saat pertama kali menyusui " ucap Dokter Sinta.
Yeni melepaskan ****** dadanya saat putranya sudah kenyang dan tertidur. Kini giliran ia menyusui sang putri.
" Minum susu yang kenyang ya sayang " ucap Yeni sambil menyusui putrinya.
Leon tersenyum bahagia bisa melihat pemandangan seperti ini yang membuat hatinya begitu hangat.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
__ADS_1
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘