Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
42. Menghadiri Undangan Ardi


__ADS_3

Keesokan harinya Yeni bersiap-siap untuk pergi ke acara pemberian nama bayi Mas Andi dan Mba Rina kakak dari Ardi. Yeni berangkat akan berangkat ke sana sebelum magrib.


" Mau kemana dek kok rapi banget?" tanya Ayah Yendi pada Yeni.


" Ke acara pemberian nama anak kakaknya temenku yah " jawab Yeni.


" Oh. Ingat jangan pulang terlalu malam " ucap Ayah Yendi.


" Iya yah. Yeni berangkat dulu. Bilangin sama ibu juga Yeni berangkat. Assalamualaikum " ucap Yeni mencium tangan Ayah Yendi.


" Walaikumsalam " jawab Ayah Yeni.


Yeni pun menaiki motor kesayangannya dan melajukannya ke alamat yang telah diberikan oleh Ardi. Saat sampai disana ternyata beberapa temannya juga sudah ada disana.


" Kalian baru dateng juga?" tanya Yeni pada mereka.


" Iya nih " jawab Lisa.


Kemudian terlihat Ardi bersama kedua orang tuanya menghampiri mereka.


" Eh kalian udah datang " ucap Ardi pada teman-temannya.


" Ayo anak-anak silahkan masuk " ucap Pak Gunawan pada mereka.


" Iya om " jawab mereka.


Tetapi sebelum masuk mereka menyalami Pak Gunawan dan Bu Dewi terlebih dahulu. Mereka pun menuju taman yang ada di rumah tersebut. Sambil menunggu yang lain mereka pun mengobrol.


"Eh gue kesana dulu ya " ucap Ardi pada teman-temannya.

__ADS_1


Mereka semua pun menganggukkan kepalanya.


Tak lama terlihat Ardi yang datang menghampiri mereka bersama Tya.


" Baru dateng Tya?" tanya Lisa saat melihat kedatangan Ardi dan Tya.


" Iya " jawab Tya.


" Idih couple nih bajunya " ucap Yeni saat menyadari baju yang digunakan Ardi dan Tya memiliki warna yang sama sama.


" Kebetulan aja kok " ucap Tya.


" Kebetulan kok pas banget" ucap Reno menggoda Ardi dan Tya.


" Kan kita satu hati jadi wajarlah " ucap Ardi tersenyum.


Sedangkan Leon the genk baru saja sampai di rumah Mas Andi. Mereka pun langsung menghampiri teman-teman yang lain yang berada di taman.


Karena azan Magrib sudah berkumandang mereka pun pergi bergegas mengambil air wudhu kemudian melaksanan sholat Magrib berjamaah.


Setelah melaksanakan sholat magrib berjamaah mereka semua berkumpul di ruangan yang sudah disiapkan untuk acara. Acara pun dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an kemudian sambutan dari pihak keluarga. Acara pemberian nama dimulai dengan pemotongan sedikit rambut baby Alika diiringi lantunan sholawat.


Acara berlanjut dengan ceramah agama oleh seorang ustadz yang sudah diundang oleh Pak Gunawan dan keluarga kemudian dilanjutkan dengan memberikan santunan untuk anak yatim piatu yang mereka undang dari panti asuhan.


Acara terakhir yaitu makan bersama. Leon berada satu meja bersama Yeni dan teman-temannya. Mereka menikmati makanan yang dihidangkan dengan sesekali mengobrol.


" Eh buset lu nambah lagi ?" tanya Ahsan heran dengan Reno yang dari tadi tidak berhenti makan dan selalu tambah.


" Mumpung gratis " jawab Reno sambil masih mengunyah makanannya.

__ADS_1


" Dasar perut karet, gak kenyang apa dari tadi udah makan banyak banget " ucap Lisa terheran-heran.


" Lo gak dikasih makan Ren sama orang tua lu ?" tanya Aska.


" Ya dikasih lah" jawab Reno.


" Tapi ya Ren, kamu makan kaya orang seminggu gak makan " ucap Tya heran.


" Ya gimana kalo yang gratisan gini rasanya nikmat banget " jawab Reno.


" Dasar kang gratis " ucap Yeni.


Sedangkan yang lain hanya tertawa dan menggelengkan kepalanya melihat Reno.


Setelah acara selesai satu persatu tamu undangan pun pulang. Hanya tersisa keluarga Tya dan teman-temannya. Mereka juga berpamitan hendak pulang.


" Tante om kami semua pamit pulang dulu " ucap Aska berpamitan mewakili teman-temannya.


" Terima kasih ya sudah hadir " ucap Pak Gunawan.


" Sama-sama om, kita juga seneng kok. Mana boleh makan banyak lagi " ucap Reno dengan cengirnya.


" Lo sih makan mulu " celetuk Ilham dan Reno hanya menunjukkan senyumnya dengan memperlihatkan jejeran giginya.


" Kami pamit om, tante, Ar" ucap Aska


" Assalamualaikum " ucap mereka bersamaan.


" Walaikumsalam " jawab mereka.

__ADS_1


__ADS_2