Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
6. Toko Kue


__ADS_3

Sesampainya di rumah, Leon memarkirkan motornya di garasi. Leon mencoba meredakan emosinya agar mamanya tidak menanyainya macam-macam karena melihat muka kesalnya nanti.


Leon memasuki rumahnya dan langsung menaiki tangga untuk menuju kamarnya. Saat baru sampai setengah tangga, Mama Rita memanggilnya.


" Sayang " panggil Mama Rita di bawah tangga.


" Iya mah?" ucap Leon menoleh ke arah mamanya.


" Kamu cepat bersiap-siap. Kamu ingat kan mengantar mama ke toko kue langganan kita" ucap Mama Rita pada Leon.


" Iya mah Leon ingat. Leon mandi dulu " ucap Leon.


Mama Rita pun menganggukkan kepalanya mengiyakan. Kemudian Leon lanjut menaiki tangga hingga dia sampai di kamarnya.


Leon menaruh tas dan sepatu di tempatnya kemudian mengambil handuk di lemarinya dan memasuki kamar mandi.


Setelah mandi Leon langsung bersiap mengantarkan mamanya ke toko kue langganan mereka. Leon menuruni tangga dan melihat mamanya sudah menunggunya.


" Ayo ma " ucap Leon saat sudah di dekat mamanya.


Mama Rita pun berdiri lalu berjalan menuju pintu keluar bersama Leon. Mereka menggunakan mobil untuk menuju toko kue tersebut.


Setelah menempuh perjalanan selama empat puluh lima menit mereka sampai di toko roti yang memang terkenal enak itu.


Leon dan Mama Rita turun dan memasuki toko kue tersebut. Toko kue itu tidak terlalu ramai. Leon duduk di kursi yang disediakan oleh toko tersebut. Leon menunggu mamanya dengan memainkan ponselnya.


Sedangkan Mama Rita sibuk memilih-milih kue. Mama Rita hendak mengambil kue brownis kesukaan Leon yang hanya tersisa satu, tapi ada tangan yang hendak mengambil kue brownis itu juga.

__ADS_1


" Eh tante aja yang ambil kue brownisnya " ucap seseorang yang hendak mengambil kue brownis itu yang tak lain adalah Yeni.


" Tapi kamu mau juga kan? " ucap Mama Rita.


" Gak papa buat tante aja " jawab Yeni tersenyum pada Mama Rita.


" Terima kasih ya ini kue kesukaan anak tante " ucap Mama Rita tersenyum.


Yeni pun membalasanya dengan senyuman.


" Oh iya nama kamu siapa?" tanya Mama Rita pada Yeni.


" Nama saya Yeni tante " jawab Yeni.


" Nama tante Rita " ucap Mama Rita.


Sedangkan Leon sudah mulai bosan menunggu mamanya.


" Mama lama banget sih " gumam Leon.


Leon berdiri dari duduknya dan mencari mamanya. Leon melihat mamanya sedang berbicara pada seorang gadis. Leon pun menghampiri mamanya.


" Ma " panggil Leon.


Mama Rita dan Yeni pun menoleh ke arah suara.


" Sayang " ucap Mama Rita pada putranya.

__ADS_1


Leon melihat gadis yang tadi berbicara dengan mamanya. Leon pun terkejut saat melihat gadis itu adalah Yeni. Begitu juga Yeni dia terkejut orang yang dipanggil sayang oleh Mama Rita.


" Lo ?" ucap Leon dan Yeni bersamaan.


" Loh kalian saling kenal?" tanya Mama Rita pada Leon dan Yeni.


" Kita satu kelas ma " jawab Leon.


" Jadi anak tante itu Leon?" tanya Yeni masih belum percaya.


" Iya sayang " jawab Mama Rita tersenyum.


" Kamu kenapa gak pernah ajak Yeni main ke rumah? Gak bilang juga punya teman sebaik Yeni " lanjut Mama Rita.


" Baik cuma di depan mama doang " ucap Leon sinis.


" Apa maksud lo?" ucap Yeni kesal.


" Leon gak baik seperti itu " ucap Mama Rita pada Leon.


Leon pun terdiam jika mamanya sudah berbicara.


" Em tante saya pulang duluan ya. Sudah ditunggu ibu di rumah " pamit Yeni.


" Iya sayang hati-hati ya " ucap Mama Rita.


" Iya tante " jawab Yeni tersenyum.

__ADS_1


Kemudian Yeni pun keluar dari toko kue tersebut dan pulang menuju rumahnya.


__ADS_2