
Saat siang harinya, Yeni pergi untuk menjemput Adelio dan Adelia di sekolah. Ia akan mengajak kedua anaknya untuk pergi ke kantor Paman Smith dan menemui Leon. Mereka akan makan siang bersama karena Leon yang tidak bisa pulang karena akan ada sebuah meeting penting setelah makan siang.
" Mommy " teriak Adelia berlari ke arah Yeni.
Yeni yang baru turun dari mobil pun tersenyum.
Adelia menghampur ke pelukan Yeni lalu mencium pipi Yeni. Sedangkan Adelio masih berjalan dengan santai bersama dengan Aditya.
" Mom " ucap Adelio mencium pipi Yeni.
Adelio memang terlihat begitu dingin jika bersama dengan orang lain tapi pada Yeni ia akan begitu hangat. Ia sangat menyayangi Yeni melebihi dirinya sendiri, apalagi setelah mendengar cerita Leon tentang perjuangan Yeni mengandung dan melahirkan dirinya dan Adelia.
" Hai Tante Yeni " sapa Aditya pada Yeni.
" Hai Adit " balas Yeni tersenyum.
Setelah itu mereka pun masuk ke dalam mobil, sedangkan Aditya juga pergi karena supirnya sudah sampai.
" Kita mau kemana Mom? " tanya Adelia yang duduk di belakang.
" Kita mau ke kantor Opa Smith. Kita makan siang sama Daddy " jawab Yeni.
" Yee, ke kantor Opa Smith " ucap Adelia senang.
Adelia memang sangat senang jika diajak pergi, apalagi di tempat yang ramai. Sangat berbeda dengan Adelio.
__ADS_1
" Lebay " cibir Adelio di sebelah Yeni.
" Lio, gak boleh gitu ya sama saudara sendiri " tegur Yeni pada Adelio.
" Iya Mom " jawab Adelio.
Adelia pun menjulurkan lidahnya mengejek Adelio karena ditegur oleh Yeni. Adelio hanya diam karena jika ia membalasnya malah akan berbuntut panjang sebab saudara kembarnya itu sangat lah cerewet.
Sesampainya di kantor Paman Smith, mereka bertiga pun langsung masuk ke dalam ruangan Leon. Yeni juga membawa paper bag berisi makanan yang sudah ia masak untuk makan siang.
" Daddy " panggil Adelia memasuki ruangan kerja Leon tanpa mengetuk pintu.
Leon yang masih fokus dengan berkas di tangannya langsung meletakkan di atas meja. Leon berdiri dan menghampiri putri kesayangannya itu.
" Lia kangen Daddy " ucap Adelia memeluk Leon.
Leon melepaskan pelukannya dari Adelia lalu beralih pada istri dan putranya. Leon mencium kening Yeni dengan penuh cinta.
" Hai boy " ucap Leon mengusap lembut kepala Adelio.
" Hai Daddy " balas Adelio memeluk Leon singkat.
Mereka duduk di sofa yang ada di ruangan kerja Leon itu. Yeni menyiapkan makan siang untuk mereka.
" Gimana sekolah kalian? " tanya Leon pada kedua anaknya.
__ADS_1
Itu adalah pertanyaan wajib yang Leon berikan setelah kedua anaknya pulang sekolah. Ia ingin tahu semua yang mereka lakukan saat di sekolah.
" Baik Dad, hari ini hanya belajar seperti biasa " jawab Adelio dengan wajah datarnya.
" Princess Daddy gimana? Apa telat lagi karena terlalu lama makan di kantin? " tanya Leon pada Adelia.
Leon dan Yeni sudah beberapa kali dipanggil oleh Guru Adelia karena Adelia yang sering terlambat masuk ke dalam kelas.
" Enggak Dad, hari ini Lia gak telat " jawab Adelia.
" Hampir telat kalau aku sama Kak Adit gak narik kamu dari kantin " ucap Adelio.
Memang benar, Adelia akan terlambat jika Adelio dan Adit tidak segera menariknya dari kantin.
" Kan hampir Lio bukan telat " ucap Adelia membela diri.
" Adelia sayang, jangan dibiasakan buat telat terus masuk kelasnya. Jangan juga minta traktir Kak Adit buat jajanin kamu. Mommy sudah buatkan kamu bekal dan juga uang jajan sendiri buat kamu " ucap Yeni yang memang sudah tahu kelakuan putrinya itu.
" Iya Mommy " jawab Adelia.
Setelah itu pun mereka makan siang bersama di ruangan kerja Leon itu.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
__ADS_1
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘