
Sesampainya di toilet Yeni langsung membasuh wajahnya dengan air. Dia begitu kesal dengan Leon yang terlihat sangat dekat dengan Intan. Bahkan tidak menolak perhatian yang diberikan Intan padanya.
" Dia tu gak mikirin perasaan aku. Bisa-bisanta gitu dia diam aja ditempel-tempel sama ulet keket itu di depan pacarnya sendiri " ucap Yeni di depan cermin.
Yeni terkejut saat tiba-tiba ada orang masuk ke dalam toilet. Yeni pun membalik badannya dan melihat orang itu tak lain adalah Leon.
" Leon?" pekik Yeni.
Leon menutup kembali pintu toilet dan menguncinya. Yeni yang melihat itu pun menjadi takut. Leon terus mendekat ke arah Yeni hingga tubuh Yeni menyetuh dinding. Leon mengungkung tubuh Yeni agar tidak bisa kabur darinya.
" Leon kamu mau ngapain?" tanya Yeni takut.
Leon tidak menjawab pertanyaan Yeni. Leon malah mendekatkan wajahnya ke wajah Yeni. Jantung Yeni berdegub dengan sangat kencang saat Leon semakin mendekatkan wajahnya. Yeni pun memejamkan matanya.
" Sudah ku katakan jangan pernah pergi bersama laki-laki lain " bisik Leon pada telinga Yeni.
Yeni pun membuka matanya. " Aku hanya pergi sekali dengan Aska " ucap Yeni masih dalam kungkungan Leon.
" Dia tetap laki-laki " ucap Leon.
" Tapi kamu juga pergi bersama ulet keket itu " ucap Yeni tak mau kalah.
__ADS_1
" Dia hanya sahabatku " jawab Leon.
" Aska juga hanya temanku. Kamu itu ingin enaknya sendiri. Kamu bisa pergi bersama siapa saja. Sedangkan aku kamu larang-larang. Kamu itu gak mikirin perasaan aku. Di depan aku kamu diam saja di dekati ulet keket itu" ucap Yeni kesal.
Bukannya mendengarkan ucapan Yeni, Leon justru memperhatikan bibir tipis Yeni yang terus bergerak. Entak dapat dorongan dari mana Leon langsung saja menyambar bibir tipis milik Yeni dengan bibirnya.
Yeni yang mendapatkan ciuman tiba-tiba pun membulatkan matanya dengan sempurna. Sedangkan Leon terus menyesap dan ******* bibir Yeni. Leon berusaha membuka mulut Yeni yang masih tertutup. Leon menggigit kecil bibir Yeni dan berhasil membuka mulutnya. Leon terus menyusuri mulut Yeni.
Yeni hanya diam tidak membalas ciuman Leon karena ini adalah ciuman pertamanya. Tapi lama-kelamaan Yeni mulai terbuai dan menikmati ciuman yang diberikan oleh Leon.
Leon melepaskan ciuman itu saat merasa sudah kehabisan napas. Leon menempelkan keningnya pada kening Yeni. Mereka berebut untuk mengambil oksigen.
" Leon apa yang kamu lakukan. Itu ciuman pertamaku " ucap Yeni mendorong tubuh Leon agar menjauh dari tubuhnya.
" Benarkah?" ucap Yeni.
" Artinya selama ini kamu tidak pernah berciuman dengan perempuan lain?" tanya Yeni.
" Hmm " jawab Leon.
Yeni pun tersenyum. " Berarti aku yang pertama dan akan aku pastikan aku satu-satunya " ucap Yeni dalam hati.
__ADS_1
" Kita keluar sekarang. Kita sudah terlalu lama nanti mereka curiga " ucap Leon.
Saat sudah beberapa langkah berjalan Leon menghentikan kakinya.
" Berikan alasan apa saja agar bisa pergi. Aku tunggu di mobil " ucap Leon lalu pergi meninggalkan Yeni.
Leon memegang bibirnya dan terus tersenyum sepanjang keluar dari toilet. Sedangkan Yeni dengan cepat merapikan penampilannya yang berantakan karena Leon. Setelah itu Yeni pun langsung keluar.
Saat keluar dari toilet dia hanya melihat Aska dan Intan.
" Mungkin Leon sudah di mobil " gumam Yeni.
Kemudian Yeni pun menghampiri mereka.
" Aska sorry ya gue harus pergi duluan. Gue ada urusan. Makasih buat makan siangnya " ucap Yeni pada Aska.
" Gue anterin lo " ucap Aska berdiri dari duduknya.
" Gak usah Ka. Gue naik taksi aja " tolak Yeni.
" Gue duluan " lanjut Yeni lalu pergi keluar dari restoran tersebut.
__ADS_1
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05 😘