Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
155. Kecelakaan


__ADS_3

Setelah menghabiskan dua porsi nasi uduk, Leon dan Yeni pun melanjutkan perjalanan menuju kampus.


" Aku langsung ke kelas mas " ucap Yeni saat mereka sudah sampai kampus.


" Hmm " jawab Leon.


Yeni pun pergi ke kelasnya. Begitu juga dengan Leon.


Setelah menyelesaikan kelasnya, Yeni pun memutuskan untuk pulang. Ia akan menghabiskan hari ini dengan Mama Rita selagi Mama Rita masih di Jakarta.


Yeni mengirimkan pesan pada Leon bahwa ia akan pulang terlebih dahulu dengan menggunakan taksi.


" Mas aku pulang duluan ya pakai taksi " ucap Yeni dalam pesannya.


Yeni memasukkan ponselnya kembali ke dalam tasnya setelah pesan itu terkirim. Yeni menunggu taksi online yang dia pesan tapi malah ia mendapatkan kabar bahwa ban taksi tersebut bocor dan Yeni pun memutuskan untuk menunggunya.


" Mending beli boba dulu ah " ucap Yeni.


Yeni pun menyeberang untuk mencapai kafe yang ada di seberang kampus. Tapi saat ia akan menyeberang ada sebuah mobil yang melaju kencang ke arahnya. Yeni tidak menyadarinya hingga ada seseorang yang meneriaki namanya.


" Yeni awas " teriak orang tersebut.


Yeni menoleh tapi untuk berlari pun sudah terlambat.


Brak


Mobil itu menabrak Yeni hingga membuat Yeni terpental dan kepalanta membentur trotoar. Darah segar mengalir dari kepala Yeni. Tubuhnya pun mengalami luka yang cukup parah.


" Mas Leon tolong " ucap Yeni lirih memanggil nama suaminya sebelum tidak sadarkan diri.

__ADS_1


Orang yang tadi meneriaki Yeni pun langsung menghampiri. Orang-orang yang kebetulan lewat juga mengerubungi Yeni.


" Yeni Yeni bangun " ucap orang itu yang tak lain adalah Aska.


Aska yang juga hendak menyeberang melihat ada mobil yang melaju kencang ke arah Yeni. Ia mencoba menyelamatkan Yeni tapi kejadian itu begitu cepat dan ia terlambat.


" Kita harus cepet ke rumah sakit " ucap Aska mengangkat tubuh Yeni.


" Bawa ke mobil saya aja dek " ucap seseorang.


Aska pun membawa Yeni ke mobil bapak tersebut. Aska memangku Yeni di kursi penumpang.


" Aku harus kabarin Leon " ucap Aska.


Aska pun mengambil ponselnya di kantong celananya lalu mencoba menelepon Leon. Tapi setelah beberapa kali dicoba Leon tidak menjawabnya.


" Mungkin Leon lagi di kelas. Aku telepon Ardi aja " ucap Aska mengingat Ardi sedang di kantin.


" Halo ada apa Ka? " tanya Ardi di ujunh sana.


" Halo Ar. Yeni kecelakaan dan ini gue lagi otw ke rumah sakit Medika. Tolong lo kabarin Leon, soalnya gue telepon gak diangkat " jawab Aska.


" Apa Yeni kecelakaan? " ucap Ardi terkejut.


" Oke gue cari Leon dulu. Nanti gue langsung ke sana sama Leon " lanjut Ardi.


Sambungan telepon itu pun terputus.


Sementara itu, Leon yang baru menyelesaikan kelasnya langsung membuka ponselnya yang berada dalam mode silent.

__ADS_1


" Ada apa Aska nelepon gue sebanyak ini? " ucap Leon heran.


Tiba-tiba Ardi datang dengan terburu-buru.


" Leon " panggil Ardi berlari mendekati Leon.


" Kenapa lo? Panik banget " tanya Leon.


" Yeni kecelakaan " jawab Ardi sambil mengatur napasnya.


Deg


Jantungnya serasa akan lepas mendengar itu.


" Lo bercanda kan? " ucap Leon tak percaya.


" Yeni baru aja ngirim pesan tiga puluh menit yang lalu. Dia bilang mau pulang " lanjut Leon.


" Gue gak bercanda. Aska nelepon gue karena lo gak jawab telepon dia. Sekarang mereka lagi perjalanan ke rumah sakit Medika " ucap Ardi.


" Yeni " gumam Leon.


Leon pun berlari menuju parkiran. Ia ingin segera sampai di rumah sakit dan melihat keadaan Yeni. Tapi saat ia akan masuk ke dalam mobil, Ardi merebut kunci mobilnya.


" Biar gue yang nyetir " ucap Ardi.


Leon pun menurut. Ia tidak akan konsentrasi menyetir dalam keadaan panik seperti ini.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05 😘


__ADS_2