Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
154. Ngidamnya Leon


__ADS_3

Setelah selesai memasak sarapan dan bersiap, Yeni sarapan bersama Mama Rita. Leon masih merasa lemas dan masih berada di dalam kamar.


" Ingat ya sayang selesai kuliah langsung pulang. Kamu gak boleh kecapekan " ucap Mama Rita di sela-sela sarapan.


" Iya ma " jawab Yeni tersenyum.


Tiba-tiba terlihat Leon duduk di sebelah Yeni dan sudah rapi.


" Loh kamu sudah sehat mas" ucap Yeni.


" Sudah " jawab Leon.


" Bagus kamu sudah seger. Gak usah lama-lama " ucap Mama Rita.


" Aku juga gak mau lama-lama kali ma " jawab Leon.


" Ambilkan aku sarapan " ucap Leon pada Yeni.


Yeni pun mengambil nasi dan lauk lalu memberikannya pada Leon.


Setelah selesai sarapan Yeni dan Leon langsung berpamitan untuk berangkat ke kampus.


" Aku berangkat dulu ya ma " ucap Yeni mencium tangan Mama Rita diikuti Leon.


" Iya sayang " jawab Mama Rita.


" Leon jaga istri kamu baik-baik " ucap Mama Rita pada Leon.


" Iya ma " jawab Leon mencium pipi sang mama.


Leon pergi keluar terlebih dahulu.


" Yeni berangkat ya ma. Assalamualaikum " ucap Yeni.


" Walaikumsalam " jawab Mama Rita.

__ADS_1


Yeni pun langsung pergi menyusul Leon.


" Kenapa lama banget?" tanya Leon saat Yeni memasuki mobil.


" Enggak tuh mas " jawab Yeni.


Kemudian Leon pun melajukan mobilnya meninggalkan gedung bertingkat itu. Tapi di tengah perjalanan Leon melihat orang penjual nasi uduk. Entah kenapa dia merasa sangat ingin makan nasi uduk itu.


Leon menghentikan mobilnya di dekat warung nasi uduk itu. Yeni pun bingung saat mobil itu berhenti.


" Kenapa berhenti di sini mas?" tanya Yeni.


" Aku mau makan nasi uduk " jawab Leon sambil melepas self belt.


" Lah kamu kan sudah sarapan mas " ucap Yeni.


" Tapi aku mau makan nasi uduk " jawab Leon.


Leon langsung keluar dari mobil dan menuju warung naso uduk itu. Yeni yang melihat itu pun menyusul Leon. Leon duduk di kursi yang dialsediakan pemilik warung diikuti Yeni.


" Kamu mau juga ?" tanya Leon pada Yeni.


Kemudian Leon memesan satu porsi nasi uduk untuk dirinya.


" Bu nasi uduknya satu " ucap Leon pada penjaga warung itu.


" Minumnya apa mas?" tanya penjaga warung.


" Teh hangat aja. Dua ya bu " jawab Leon.


" Baik mas " ucap penjaga warung itu lagi.


Yeni melihat Leon dengan bingung. Baginya aneh tiba-tiba Leon ingin makan nasi uduk sedangkan tadi ia sudah sarapan cukup banyak.


" Kenapa kamu lihatin aku ?" tanya Leon.

__ADS_1


" Gak papa. Cuma aneh aja. Kamu tadi sarapan banyak loh. Eh sekarang makan nasi uduk " jawab Yeni.


" Pengen aja. Mungkin aku ngidam " ucap Leon.


" Penting kalo ngidam jangan nyusahin aja " ucap Yeni.


" Enggak akan " jawab Leon.


Tak lama pesanan Leon pun datang.


" Silahkan mas " ucap penjaga warung itu.


" Terima kasih " ucap Leon.


Leon pun memakan nasi uduk itu dengan lahap.


" Beneran gak mau?" tanya Leon lagi.


" Enggak mas. Aku masih kenyang " jawab Yeni.


Leon pun meneruskan makan nasi uduk itu sampai habis.


" Bu satu lagi " ucap Leon.


Yeni yang sedang meminum teh hangat pun tersedak mendengar itu.


" Mas serius mau nambah ?" tanya Yeni.


" Iya " jawab Leon.


" Beneran?" tanya Yeni lagi memastikan.


" Iya sayang. Aku masih mau lagi " jawab Leon.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya 😘

__ADS_1


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2