Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
127. Pergi Malam Minggu


__ADS_3

Sedangkan di apartemen, Yeni baru saja terbangun dari tidur siangnya. Ia tertidur di dalam pelukan Leon setelah berbaikan dengan Leon.


" Hmm " gumam Yeni.


Yeni tersenyum saat melihat wajah tanpa Leon yang masih tertidur.


" Ganteng banget sih suami aku " ucap Yeni sedikit mencubit hidung Leon.


" Baru sadar kalau aku ganteng?" ucap Leon tanpa membuka matanya.


Yeni pun terkejut mengetahui ternyata Leon juga sudah bangun.


" Loh kamu sudah bangun mas?" tanya Yeni.


" Hmm " jawab Leon sambil mempererat pelukannya.


" Eh mas lepasin ih. Sudah sore ini " ucap Yeni.


" Sebentar " ucap Leon.


Akhirnya Yeni pun membiarkan Leon memeluknya sebentar lagi.


" Mas " panggil Yeni.


" Hmm " sahut Leon.


" Ini kan malam minggu. Kita jalan-jalan yuk " ucap Yeni.


Leon pun membuka matanya. " Kemana?" tanya Leon.


" Kemana aja boleh. Kan kita gak pernah malam mingguan mas " jawab Yeni.


Leon melepaskan pelukannya dan beranjak pergi. Yeni yang melihat itu pub merasa kecewa.

__ADS_1


" Malam ini gak usah masak. Kita keluar " ucap Leon.


"Beneran mas?" ucap Yeni.


" Hmm " jawab Leon.


Yeni puj beranjak dari tempat tidur dan langsung memeluk Leon dari belakang.


" Makasih ya mas " ucap Yeni.


" Tapi ini tidak gratis " ucap Leon.


Yeni pun langsung melepaskan pelukannya. " Maksudnya?" tanya Yeni tidak mengerti.


Leon pun membalik tubuhnya menghadap ke Yeni.


" Kamu harus membayarnya nanti malam " jawab Leon dengan nada seksual.


Yeni langsung mengerti apa yanh dimaksud oleh Leon. Wajahnya seketika berubah menjadi merah karena malu.


" Ayo mas aku sudah siap " ucap Yeni pada Leon yang menunggunya di ruang tamu.


Kemudian mereka pun keluar dari apartemen. Saat hendak menuju ke mobil, Yeni mencegahnya.


" Mas kita naik motor aja biar kek orang pacaran " ucap Yeni.


" Kenapa tidak bilang dari tadi. Kuncinya masih di dalam. Kita naik mobil saja " jawab Leon.


" Ini kuncinya " jawab Yeni menunjukkan sebuah kunci di tangannya.


Leon pun langsung mengambil kunci tersebut. Mereka menaiki motor gede milik Leon membelah jalan raya di malam minggu itu.


" Kita makan malam dulu ya mas " ucap Yeni di atas motor.

__ADS_1


" Kita ke warung bakso itu ya " lanjutnya sambil menunjuk sebuah warung bakso.


Kemudian Leon pun mengendarai motornya ke warung bakso yang ditunjuk oleh Yeni. Yeni turun dari motor Leon lalu mereka masuk ke warung bakso tersebut.


" Mang baksonya dua ya " ucap Yeni pada tukang bakso.


" Siap neng " jawab tukang bakso tersebut.


Yeni mengajak Leon untuk duduk di kursi yang masih kosong.


" Gak papa kan kita makan malam di sini mas ?" tanya Yeni.


" Iya " jawab Leon singkat.


Beberapa saat kemudian dua mangkok bakso pesanan mereka pun datang.


" Silakan neng " ucap tukang bakso.


" Terima masih mang " ucap Yeni.


Mereka pun langsung memakan bakso tersebut.


" Ini enak banget mas. Lama banget aku gak makan bakso " ucap Yeni.


" Kalau makan itu jangan sambil bicara " ucap Leon.


" Maaf " jawab Yeni.


Kemudian Yeni pun melanjutkan memakan bakso itu. Leon tersenyum saar melihat Yeni makan dengan lahap.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05 😘


__ADS_2