
Hari pun beranjak siang. Adzan dzuhur pun telah berkumandang. Leon dan Yeni memutuskan mencari masjid terdekat untuk melaksanakan sholat dzuhur.
Setelah sampai di masjid terdekat Leon dan Yeni pun memisahkan diri untuk mengambil air wudhu. Setelah itu mereka memasuki masjid dan melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.
Yeni merapikan mukena yang ia pakai untuk sholat lalu keluar dari masjid. Terlihat Leon sudah menunggunya di samping mobil miliknya.
" Setelah ini mau kemana?" tanya Yeni saat sudah di dekat Leon.
" Makan siang " jawab Leon.
Kemudian Leon memasuki mobil diikuti oleh Yeni. Leon menyalakan mesin mobil dan melajukannya ke sebuah kafe.
Sesampainya di kafe, Leon langsung keluar dari mobil diikuti Yeni. Yeni sedikit berlari untuk menyeimbangkan langkah Leon yang lebar.
" Bisa tidak berjalan dengan pelan " protes Yeni.
Leon menghentikan langkahnya dan membalik badannya.
" Kamu saja yang sangat lambat " ucap Leon.
Yeni hanya menyebikkan bibirnya mendengar Leon yang mengatakannya lambat.
Leon yang melihat Yeni masih berdiri di tempatnya pun mendekatinya.
" Cepatlah. Aku sudah lapar " ucap Leon menggandeng tangan Yeni dan menariknya ke dalam kafe.
Yeni tersenyum melihat tangannya yang digandeng oleh Leon.
Saat mereka sudah memasuki kafe dan mencari tempat duduk, tiba-tiba ada yang memanggil.
__ADS_1
" Yeni " panggil seseorang yang tak lain adalah Aska.
" Aska?" ucap Yeni saat melihat orang itu adalah Aska.
Terlihat Aska mendekat ke arah mereka. Leon terlihat tidak suka melihat keberadaan Aska.
" Lo disini juga?" tanya Aska.
Yeni pun hanya membalasnya dengan senyuman. Sedangkan Leon hanya memasang wajah datarnya.
" Kalian berdua saja?" tanya Aska lalu melihat Leon mereka yang masih menggadeng tangan Yeni.
Leon pun langsung melepaskan tangannya dari tangan Yeni.
" Kenapa mereka bisa berdua? Dan kenapa Leon menggandeng tangan Yeni?" ucap Aska di dalam hati.
Yeni pun berjalan mengikuti Leon dan duduk di sebelahnya. Aska pun ikut duduk bersama mereka.
" Boleh kan gue gabung sama kalian ?" ucap Aska.
Yeni melihat ke arah Leon tapi Leon tetap diam dengan wajah datar.
" Iya " jawab Yeni tersenyum canggung.
Mereka pun memesan makanan. Setelah makanan itu datang mereka pun menyatapnya dengan tenang. Sangat terlihat suasana canggung diantara mereka.
" Yen " panggil Aska saat mereka sudah selesai makan siang.
" Iya Ka" jawab Yeni.
__ADS_1
" Setelah ini lo mau kemana?" tanya Aska pada Yeni.
Yeni melirik ke arah Leon. " Gue belum tahu " jawab Yeni.
" Gimana kalo kita nonton film?" saran Aska.
Leon yang mendengar itu pun menjadi kesal dan memberikan tatapan tajam pada Aska tetapi Aska tidak menyadarinya. Sedangkan Yeni merasa takut saat melihat tatapan tajam Leon.
" Sorry Ka. Mungkin lain kali aja ya " tolak Yeni.
" Hmm oke deh " jawab Aska.
Leon berdiri dari duduknya dan meletakkan beberapa lembar seratus ribuan di atas meja lalu pergi meninggalkan mereka.
Yeni yang melihat itu pun langsung berpamitan pergi menyusul Leon.
" Auto marah nih " ucap Yeni dalam hati.
" Ka gue duluan ya " ucap Yeni pada Aska.
Tanpa menunggu jawaban dari Aska, Yeni langsung pergi untuk menyusul Leon.
" Sepertinya mereka memiliki hubungan atau mungkin sedang dekat " ucap Aska.
" Aku tidak boleh tinggal diam jika ingin bersama Yeni. Aku tidak boleh kalah dari Leon " lanjut Aska.
Kemudian Aska pun berdiri dan pergi dari kafe tersebut.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘
__ADS_1