Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
174. Bersyukur


__ADS_3

Yeni membuka matanya saat mendengar suara yang cukup ramai. Ia melihat kedua orang tuanya dan kedua mertuanya berada disana. Kakak dan kakak ipar serta keponakannya juga berada disana.


" Mas " panggil Yeni pada Leon yang berada di sampingnya.


" Iya sayang, kenapa? " tanya Leon setelah menyadari Yeni telah bangun.


" Bantu aku duduk " ucap Yeni.


Leon pun membantu Yeni untuk duduk. Ia menaikkan brankar Yeni untuk memudahkan Yeni duduk. Leon juga meletakkan bantal agar Yeni bisa bersandar. Tubuh Yeni terasa sakit karena selama ini ia hanya terbaring di atas brankar.


Yeni melihat Bu Yosi dan Mama Rita yang sudah berkaca-kaca melihat ka arahnya.


" Ibu, Mama " ucap Yeni.


Bu Yosi pun langsung mendekati Yeni dan memeluknya pelan. Ia tidak bisa membendung air mata bahagia melihat putrinya sudah sadar kembali. Ia juga sangat bersyukur pada Tuhan sudah memberikan kesempatan untuk berkumpul lagi dengan sang putri.


" Akhirnya kamu sadar sayang " ucap Bu Yosi mencium kening Yeni.


" Ibu jangan nangis lagi. Sekarang Yeni udah ada disini sama ibu " ucap Yeni menghapus air mata Bu Yosi.


" Iya sayang " jawab Bu Yosi tersenyum.


Bu Yosi pun mundur dan sedikit menjauh, memberikan kesempatan pada Mama Rita.

__ADS_1


Mama Rita mencium kening Yeni dan memeluknya. Yeni pun membalas pelukan Mama Rita yang sudah sangat menyayanginya seperti ibu kandungnya.


" Makasih ya sayang sudah sadar lagi. Mama tidak bisa melihat anak Mama ini begitu hancur tanpa kamu " ucap Mama Rita pada Yeni dan mengusap kepala Leon yang berada tepat di sampingnya.


" Mama juga begitu kehilangan kamu " lanjut Mama Rita.


" Iya Ma. Setelah ini Mama gak usah khawatir lagi, Yeni bakal urusin Mas Leon dengan baik. Yeni bakal bikin Mas Leon gemuk lagi " ucap Yeni tersenyum.


Leon memang terlihat lebih kurus dari sebelum dia kecelakaan.


" Iya sayang " jawab Mama Rita.


Setelah itu mereka pun berganti untuk berbicara pada Yeni. Mereka semua benar-benar bersyukur Yeni telah sadar kembali setelah tiga bulan koma.


" Wah beneran Pa? " tanya Yeni.


Papa Axcel pun menganggukkan kepalanya.


" Papa tenang aja, Yeni bakal cepat pulih dan minta semuanya sama Papa " jawab Yeni.


Karena hari sudah berganti siang dan azan dzuhur telah berkumandang, para laki-laki pun pergi ke mushola rumah sakit untuk melaksanakan sholat dzuhur berjamaah.


" Ya Allah, Tuhan yang maha pengasih dan maha penyayang. Saya sungguh berterima kasih padamu. Hari ini saya sungguh bahagia karena istri saya sudah sadar setelah tiga bulan ini koma. Saya benar-benar bersyukur padamu Ya Allah " ucap Leon dalam doanya.

__ADS_1


Setelah sholat dzuhur, Leon izin untuk pergi keluar sebentar.


" Papa, Ayah, Leon keluar sebentar " pamit Leon.


" Baiklah tapi jangan lama-lama, nanti istrimu mencari dirimu " jawab Papa Axcel pada Leon.


Leon pun menganggukkan kepalanya.


Leon mencium tangan Papa Axcel dan juga Ayah Yendi.


" Assalamualaikum " ucap Leon.


" Walaikumsalam " jawab Papa Axcel dan Ayah Yendi.


Leon keluar dari rumah sakit. Ia menghampiri beberapa orang pengemis dan pemulung di sekitar rumah sakit. Ia mengeluarkan semua uang yang ada di dompetnya dan memberikan semuanya pada orang yang ia temui sebagai ungkapan rasa syukurnya karena Yeni sudah sadar kembali.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2