
Hari semakin sore. Yeni berniat memasak untuk makan malam tapi Mama Rita melarangnya.
" Kamu lagi hamil sayang. Biar mama yang masak " ucap Mama Rita.
" Gak papa ma cuma masak aja kok " jawab Tya.
" Pokoknya mama aja yang masak buat malam ini " ucap Mama Rita.
" Kamu duduk aja di situ " lanjutnya.
Yeni pun menurut. Ia duduk di dekat meja makan dan memperhatikan Mama Rita yang sedang memasak.
" Kamu emang gak mual cium bau bumbu-bumbu gini?" tanya Mama Rita.
" Enggak ma. Yeni gak ngerasain apa-apa. Biasa aja gitu. Malah Mas Leon yang mual dan ngerasain yang alamin ibu hamil " jawab Yeni.
" Baguslah. Biar Leon aja yang ngerasain " ucap mama Rita sedikit tertawa.
" Tapi Yeni kasian ma kalo lihat Mas Leon lemes gak berdaya gitu " ucap Tya.
" Gak papa sayang. Itu juga gak bakal lama kok " ucap Mama Rita.
" Dulu waktu mama hamil Leon ya mama gak bisa ngapa-ngapain selama tiga bulan pertama. Bener-bener kelawalahan papa kamu rawat mama dulu " lanjut Mama Rita.
" Beneran ma ?" tanya Yeni.
" Iya sayang. Bahkan Oma nya Leon ya tinggal sama kami selama mama gak ngapa-ngapain " jawab Mama Rita.
" Yeni malah yang aneh gak ngerasain itu semua " ucap Yeni.
__ADS_1
" Bagus dong sayang. Mama cepet-cepet ke sini karena takut kamu ngerasain kaya apa yang mama rasain. Mana Leon masih muda belum berpengalaman. Mama khawatir dia gak bisa jaga kamu " ucap Mama Rita.
" Mas Leon jaga aku dengan baik kok ma " jawab Yeni tersenyum.
Karena hari akan segera berganti malam, Mama Rita pun menyuruh Yeni untuk kembali ke kamar dan mandi.
Saat memasuki kamar ternyata Leon masih terlelap di atas tempat tidur. Yeni pun segera membangunkannya.
" Mas bangun sudah sore " ucap Yeni mengusap kepala Leon.
Leon yang merasakan pergerakan di kepalanya pun membuka matanya.
" Kenapa?" tanya Leon dengan suara serak khas bangun tidur.
" Sudah sore. Ayo bangun mandi " ucap Yeni.
" Lima menit lagi " jawab Leon.
" Hmm " jawab Leon.
Yeni pun mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi.
Setelah beberapa saat kemudian Yeni keluar. Terlihat Leon sudah duduk di tepi tempat tidur. Yeni mengambilkan handuk untuk Leon dan memberikannya.
" Ini handuknya. Sekarang kamu mandi " ucap Yeni.
Leon menerima handuk tersebut lalu berdiri dari duduknya.
" Gak mau mandi lagi bareng aku?" tanya Leon memeluk Yeni yang masih menggunakan handuk.
__ADS_1
" Lain kali aja. Aku sekarang sudah mandi " jawab Yeni melepaskan pelukan Leon.
" Baiklah. Aku akan tagih lain kalinya " ucap Leon.
Yeni pun tersenyum melihat Leon yang memasuki kamar mandi.
Hari sudah berubah malam. Mama Rita memanggil Yeni dan Leon untuk makan malam.
" Leon Yeni ayo makan malam " ucap Mama Rita di depan kamar Leon dan Yeni.
" Iya ma " jawab Leon.
Kemudian Leon dan Yeni langsung keluar menuju meja makan.
Leon sangat senang melihat banyak makanan di sana dan ia tahu itu adalah masakan mamanya sudah lama tidak ia makan.
" Wah masakan mama "ucap Leon langsung duduk di sebelah Mama Rita.
" Mama masak makanan kesukaan kamu " ucap Mama Rita tersenyum.
Leon memeluk Mama Rita dan mengecup pipinya. " Makasih ma. Leon kangen masakan mama " ucap Leon.
" Iya sayang " jawab Mama Rita tersenyum.
Yeni yang melihat itu tersenyum. Ia jarang sekali melihat Leon begitu manja dan hangat jika tidak bersama keluarganya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘