Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
133. Kekhawatiran Leon


__ADS_3

Di tempat lain, Leon sedang fokus mengerjakan pekerjaannya. Tiba-tiba terusik saat penselnya berbunyi. Leon pun langsung mengangkat panggilan telepon dari anak buahnya.


" Halo " ucap Leon.


.......


" Apa?" ucap Leon terkejut dan wajahnya langsung berubah panik.


Sepertinya anak buah yang ia tugaskan untuk mengawasi Yeni memberitahukan kejadian yang menimpa Yeni.


" Dimana mereka sekarang?" tanya Leon.


.......


Setelah mengetahui keberadaan Yeni, Leon pun langsung bergegas pergi ke sana untuk memastikan keadaan istrinya.


Leon melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Ia sangat mengkhawatirkan keadaan Yeni. Beruntungnya jalan raya masih lenggang karena memang masih jam kantor.


Sesampainya di tempat yang diberitahukan anak buahnya, Leon langsung mengedarkan pandangannya mencari keberadaan Yeni.


Leon melihat Yeni duduk di sebuah bangku bersama Siska dan Aska.


" Kenapa ada Aska juga?" gumam Leon.


Kemudian Leon pun langsung berlari ke arah Yeni.


" Mas Leon " ucap Yeni saat melihat Leon berlari ke arahnya.


Yeni berdiri dari duduknya. Begitu pun dengan Aska dan Siska.


Leon langsung menarik Yeni dalam pelukannya. Ia sangat mengkhawatirkan istrinya itu.


Aska yang melihat itu pun memalingkan wajahnya. Ia masih saja mencintai Yeni.


" Sial. Kenapa masih sakit aja " batin Aska.

__ADS_1


" Kamu baik-baik saja kan?" tanya Leon setelah melepaskan pelukannya.


" Aku baik-baik saja mas " jawab Yeni.


" Kamu kenapa bisa di sini ?" tanya Yeni.


" Itu tidak penting. Sekarang katakan, bagaimana kamu bisa hampir terserempet motor " ucap Leon.


" Tadi aku sedang menyebrang untuk membeli cilok tapi tiba-tiba ada motor. Untung ada Aska yang nolong aku " jawab Yeni.


Leon pun menoleh ke arah Aska yang berada di samping Siska.


" Makasih " ucap Leon datar.


Aska pun hanya menganggukkan kepalanya.


" Kita pulang sekarang " ucap Leon menarik tangan Yeni.


" Tunggu mas " cegah Yeni.


" Aku mau beli cilok dulu. Aku pengen banget " jawab Yeni.


" Lain kali saja " ucap Leon.


" Mas please " ucap Yeni memohon.


Leon pun menghela napasnya panjang.


" Baiklah " jawab Leon.


Yeni pun menarik tangan Leon ke tukang cilok yang dia mau.


" Sis gue duluan ya " ucap Aska.


" Eh iya. Hati-hati ya Ka " ucap Siska.

__ADS_1


Aska pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.


Kemudian Aska memakai helm dan menaiki motornya lalu pergi meninggalkan tempat itu.


Setelah mendapatkan apa yang dia mau, Yeni pun menghampiri Siska dengan memakan ciloknya diikuti oleh Leon.


" Gue mau dong " ucap Siska.


" Gak boleh " jawab Yeni.


" Dasar pelit. Padahal baru makan siang lo tadi " ucap Siska.


Yeni pun jadi teringat pada Leon. " Kamu sudah makan siang mas?" tanya Yeni pada Leon.


" Belum " jawab Leon.


" Kamu mau ke kantor atau pulang?" tanya Yeni lagi.


" Pulang " jawab Leon.


" Ya sudah ayok nanti aku masakin makan siang di rumah " ucap Yeni.


Leon pun menganggukkan kepalanya. " Kamu ikut mobil Siska. Aku ikutin kalian di belakang " ucap Leon.


Kemudian Siska dan Yeni memasuki mobil. Sedangkan Leon menaiki motornya. Siska melajukan mobilnya menuju apartemen Leon.


Sesampainya di apartemen, Leon dan Yeni langsung masuk dengan membawa barang belanjaan Yeni. Sedangkan Siska langsung pergi untuk pulang ke rumahnya.


" Kamu bersih-bersih dulu mas. Aku siapin makan siang buat kamu " ucap Yeni setelah mereka meletakkan barang belanjaan di dapur.


Leon pun pergi ke kamar untuk membersihkan tubuhnya. Sedangkan Yeni membereskan barang belanjaannya lalu membuat makan siang untuk Leon.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh "😊🙏

__ADS_1


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2