
Setelah kepergian Ardi dan Frans, tinggallah Yeni dan Aska di taman tersebut. Saat Yeni berdiri dari duduknya dan hendak pergi, Aska memegang tangan Yeni.
" Tunggu Yeni " ucap Aska.
Yeni pun menoleh ke arah Aska. " Ada apa Ka?" tanya Yeni.
" Kita makan siang bareng yuk. Lo udah selesai kelas kan" jawab Aska.
" Hmm gimana ya " ucap Yeni.
" Ayolah Yen. Semenjak di Jakarta lo belum pernah mau gue ajak pergi " ucap Aska.
Karena merasa tidak enak pada Aska akhirnya Yeni pun mengiyakan ajakan Aska.
" Hmm ayok deh " jawab Yeni.
" Kita pake motor gue aja ya. Lo gak bawa motor kan?" ucap Aska berdiri dari duduknya.
Sedangkan Yeni hanya menganggukkan kepala mengiyakan.
Mereka pun berjalan menuju parkiran untuk mengambil motor Aska. Setelah sampai parkiran Aska memberikan helm yang selalu dia bawa pada Yeni. Saat hendak Aska memasangkan helm tersebut Yeni menolaknya.
" Biar gue sendiri " ucap Yeni lalu memakai helm tersebut.
Aska pun menaiki motor itu. " Ayo Yen " ucap Aska.
Yeni pun menaiki motor milik Aska.
Kemudian Aska menyalakan mesin motornya dan melajukannya memecah jalanan Jakarta. Tak butuh waktu lama mereka pun sampai di salah satu restoran yang ada di Jakarta.
__ADS_1
Yeni pun langsung turun dan melepaskan helmnya.
" Yakin nih mau makan siang disini?" tanya Yeni lalu memberikan helm itu pada Aska.
" Sekali-kali gak papa kan Yen. Masa makan di pinggir jalan mulu " jawab Aska.
" Ayo masuk " ucap Aska pada Yeni.
Mereka pun memasuki restoran itu. Mereka duduk di salah satu meja dan memesan makanan.
Sementara di kampus Leon baru saja keluar dari kelasnya bersama Dareen dan Risky.
" Leon " panggil seseorang yang tak lain adalah Intan.
" Kamu mau kemana?" tanya Intan manja.
" Pulang " jawab Leon dingin.
" Kita diajak juga gak nih " ucap Dareen pada Intan.
" Sorry ya tapi gue mau ajak Leon aja " jawab Intan.
" Gue gak bisa " ucap Leon hendak pergi tapi ditahan oleh Intan.
" Ayo Leon. Anggap aja ini makan siang bersama sahabatmu " ucap Intan.
Setelah sedikit berpikir Leon pun menyiakan ajakan Intan. Mereka pun menuju restoran yang sama seperti yang didatangi Aska dan Yeni menggunakan mobil Leon.
Mereka memasuki restoran tersebut setelah menempuh perjalanan sekitar tiga puluh menit. Tak sengaja mata Intan melihat Yeni yang sedang makan bersama dengan Aska.
__ADS_1
" Kebetulan banget cewek itu disini. Sekalian aja aku tunjukin kedekatan sama Leon biar dia gak berani deketin Leon lagi " batin Intan tersenyum.
" Leon kita duduk disana ya " ucap Intan menarik tangan Leon.
Mereka pun mendekati Yeni dan juga Aska. " Kita boleh gabung gak ?" tanya Intan pada Aska dan Yeni.
Yeni terkejut saat melihat orang itu adalah Leon dan Intan. Begitu juga sebaliknya
" Kenapa dia disini dan bersama Aska. Dia tidak meminta izinku " batin Leon.
" Kok dia bisa sama ulet keket ini sih " batin Yeni.
" Boleh. Silahkan " jawab Aska.
" Kalian pacaran ya. Kita bisa double date nih " ucap Intan tersenyum.
" Enggak kok " jawab Aska.
Terlihat Leon begitu kesal dengan Yeni dan Aska. Begitu juga dengan Leon. Setelah makanan mereka datang mereka pun mulai memakannya. Leon dan Yeni saling melempar tatapan tajam.
Sedangkan Intan terus saja mencari perhatian dari Leon walau pun Leon meresponnya dengan sikap dingin.
" Hmm gue ke toilet dulu " ucap Yeni lalu pergi meninggalkan mereka.
Melihat Yeni yang pergi Leon pun langsung menyusulnya.
" Leon kamu mau kemana?" tanya Intan.
" Toilet " jawab Leon.
__ADS_1
Kemudian Leon pun berjalan menyusul Yeni ke toilet.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘