Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
182. Sensasi Rumah Baru


__ADS_3

Yeni berjalan menuju pintu balkon dan membukanya. Yeni keluar menuju balkon dan melihat luar rumah. Disana ada taman yang dipenuhi dengan bunga-bunga. Ini akan menjadi tempat favorit Yeni untuk melepas lelah dengan melihat indahnya bunga-bunga.


Tiba-tiba saja ada sebuah tangan yang melingkar di perutnya. Tangan siapa lagi kalau bukan tangan Leon.


" Ngapain sayang? " tanya Leon sambil menduselkan wajahnya di tengkuk Yeni.


" Liat bunga-bunga Mas " jawab Yeni.


" Kamu ngerti banget kalo aku butuh tempat-tempat kayak gini. Kamu yang siapin taman itu juga buat aku Mas " ucap Yeni pada Leon.


" Iya sayang. Aku minta tukang kebun dari rumah Paman Smith buat taman itu dan nanam bunga itu. Ibu hamil butuh suasana yang menenangkan " jawab Leon.


" Makasih ya Mas. Aku makin cinta deh sama kamu " ucap Yeni membalik tubuhnya dan tersenyum.


" Aku juga makin cinta sama kamu kalo kamu sering bilang cinta gitu " jawab Leon tersenyum juga pada Yeni.


Yeni melingkar tangannya di leher Leon dan memandangi wajah tampan suaminya itu.


" Sayang, kita main yuk " bisik Leon di telinga Yeni.


Yeni yang mengerti arti main yang dimaksud Leon pun langsung mengiyakan ajakan Leon itu karena memang dirinya ingin disentuh oleh Leon.


" Hmm boleh. Kita bisa rasain gimana sensasinya di rumah baru " jawab Yeni tersenyum.


Leon pun langsung mencium bibir Yeni karena sudah mendapatkan persetujuan dari Yeni. Leon kembali melingkarkan tangannya di pinggang Yeni. Yeni juga langsung membalas ciuman itu. Untung saja rumah mereka cukup berjarak dengan para tetangga sehingga tidak akan ada yang memergoki mereka berciuman di balkon.


" Kita masuk ya " ucap Leon pada Yeni setelah melepaskan ciuman mereka.

__ADS_1


Yeni pun menganggukkan kepalanya.


Leon kembali mencium bibir Yeni. Leon menggendong Yeni dan membawanya ke dalam kamar tanpa melepaskan ciuman mereka.


Leon menurunkan Yeni di atas tempat tidur dengan sangat hati-hati agar tidak menyakiti Yeni. Leon melepaskan jaket dan kaos yang dipakainya. Ia juga melepaskan celananya hingga menyisakan boxer saja.


Kemudian Leon naik ke atas tempat tidur daan mengungkung tubuh Yeni tanpa menindih perut besar Yeni. Leon kembali mencium bibir Yeni sambil berusaha membuka semua pakaian yang Yeni kenakan.


Leon terus menyentuh setiap bagian tubuh Yeni tanpa terlewat hingga membuat Yeni mengeluarkan suara desahannya. Leon juga begitu banyak meninggalkan tanda kepemilikan di leher dan dada Yeni.


" Mas aku gak tahan " ucap Yeni yang sudah hampir mendapatkan pelepasannya.


" Keluarin aja sayang " ucap Leon masih terus menyentuh tubuh sensitif Yeni.


Tak lama kemudian, Yeni pun mendapatkan pelepasannya. Leon memberikan waktu Yeni untuk istirahat sebentar. Terlihat Yeni sedang mengatur napasnya.


" Aku mulai ya sayang " ucap Leon mencium kening Yeni.


Yeni pun menganggukkan kepalanya.


Setelah hampir satu jam, mereka berdua pun menyelesaikan permainan mereka yang bertanda kutip itu. Leon menggendong Yeni ke kamar mandi dan membantu Yeni untuk membersihkan tubuhnya.


Leon juga membantu Yeni memakai pakaiannya setelah selesai mandi. Leon memang sudah menyiapkan beberapa pakaian di rumah itu karena ia sudah menduga ini pasti akan terjadi.


" Jadi kita kapan pindah Mas? " tanya Yeni saat Leon sedang mengeringkan rambutnya dengan handuk.


" Besok sayang " jawab Leon.

__ADS_1


" Tapi kan kita belum berkemas barang Mas " ucap Yeni.


" Aku sudah menyuruh pelayan rumah Paman Smith untuk mengemas barang-barang kita " jawab Leon.


" Nanti juga bakal da dua orang pelayan yang bantu buat bersih-bersih rumah ini " ucap Leon.


Leon melepaskan handuk ke keranjang kotor lalu ia membawa Yeni untuk duduk di sofa.


" Apa gak kebanyakan Mas dua orang? " ucap Yeni.


" Enggak sayang. Aku gak mau kamu kecapekan ngurusin pekerjaan rumah. Rumah ini lebih luas lho dibanding apartemen " jawab Leon.


" Ya sudah terserah kamu. Tapi aku tetep boleh masak kan buat kamu " ucap Yeni.


" Kalo masak boleh deh tapi yang lain enggak ya " ucap Leon.


" Iya Mas " jawab Yeni.


" Jadi kamu mau pulang atau kita nginep disini? " tanya Leon pada Yeni.


" Pulang aja deh Mas. Mau pastiin barang-barang yang mau dibawa " jawab Yeni.


Setelah itu mereka pun pulang ke apartemen sebelum besok pindah ke rumah baru.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏

__ADS_1


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2