Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
103. Pernikahan


__ADS_3

Hari pernikahan pun tiba. Yeni sudah berada di hotel tempat diadakan pernikahannya dengan Leon sejak tadi malam. Yeni tidak bertemu dan bertukar kabar dengan Leon sejak malam itu. Ponselnya tertinggal di apartemen Leon. Begitu juga dengan ponsel Leon. Mereka juga tidak diperbolehkan berhubungan dulu sebelum pernikahan mereka.


Sudah sejak pagi Yeni rias di ruangan khusus oleh MUA pilihan Mama Rita.


Tak lama terlihat Tya memasuki ruangan tersebut bersama Bibi Sari. Tya dan Bibi Sari pun mendekati Yeni.


" Dek " panggil Tya.


" Mba Tya " ucap Yeni menoleh ke arah Tya.


" Ibu tinggal dulu. Kalian ngobrol saja berdua " ucap Bu Sari.


" Iya bu " jawab Tya.


Tinggallah Tya dan Yeni di dalam ruangan tersebut. Seorang MUA tadi pun meninggalkan mereka karena telah selesai melakukan tugasnya.


" Kamu cantik banget dek " ucap Tya tersenyum.


" Terima kasih mba " ucap Yeni.


" Kenapa nomormu tidak bisa dihubungi ? Aku mencoba menghubungimu sejak kemarin " ucap Tya.


" Ponselku tertinggal di apartemen Leon mba " jawab Yeni.


" Kenapa bisa tertinggal di apartemen Leon?" tanya Tya.


Kemudian Yeni pun menceritakan semua yang terjadi pada dirinya dan Leon hingga akhirnya mereka harus menikah secara mendadak seperti ini.


Sementara Leon kini berada di ruangan yang berbeda bersama dengan Risky dan Dareen. Ia sudah siap dengan pakaian pengantin yang serba putih.


" Gak nyangka gue. Ternyata lo sebentar lagi nikah " ucap Dareen.


" Iya gue juga " sambung Risky.

__ADS_1


" Nyokap bokap gue yang nyuruh gue nikah " jawab Leon.


" Berarti lo nikah terpaksa? Gue bilangin Yeni nih " ucap Dareen.


" Ya enggak juga " jawab Leon.


" Tapi ya gue rasa nyokap bokap lo bener. Kalo nyokap bokap lo gak dateng bisa-bisa Yeni bentar lagi bunting karena lo " ucap Risky.


Leon memang sudah menceritakan apa yang terjadi hingga akhirnya dirinya dan Yeni harus menikah kepada Risky dan Dareen.


" Habis ini lo bisa buntingin Yeni. Dia bakal sah jadi bini lo " lanjut Risky.


" Iya. Pesen gue ni jangan lupa minum jamu biar kuat malam pertama " ucap Dareen tertawa.


Leon hanya diam dan menyunggingkan senyumnya walau hampir tak terlihat.


Tak lama Ardi datang ke ruangan tersebut dan menghampiri mereka.


" Gak " jawab Leon singkat.


" Bohong banget. Lihat tu kening lo penuh keringat gitu " ucap Ardi.


" Berisik " ucap Leon menatap tajam Ardi.


Bukannya takut Ardi malah tersenyum melihat tatapan tajam Leon.


" Lo harus belajar tu sama Ardi. Terutama soal malam pertama. Dia kan udah berpengalaman nyatanya Tya langsung hamil tu " ucap Dareen.


" Gue gak mau ngajarin apa-apa. Nanti juga dia bakal jago sendiri kalo udah saatnya tempur " ucap Ardi.


Saat mereka sedang asik berbicara Yola datang memberitahukan bahwa acara ijab qabul akan segera dimulai.


Mereka pun keluar dari kamar tersebut dan pergi menuju tempat ijab qabul. Leon duduk di depan penghulu dan Ayah Yendi. Kegugupan Leon bertambah saat itu. Apalagi saat melihat Ayah Yendi.

__ADS_1


Tak lama Yeni keluar bersama dengan Yola dan Tya. Yeni terlihat begitu cantik dengan memakai kebaya berwarna putih. Yeni duduk tetap di sebelah Leon.


Leon terus memperhatikan Yeni. Ia terpesona dengan Yeni yang terlihat seperti putri raja.


" Dia cantik sekali " batin Leon.


Acara ijab qabul pun dimulai. Suasana pun menjadi hening. Semua orang berkata sah saat Leon selesai mengucapkan ijab qabul dengan satu tarikan napas.


Setelah mengucapkan ijab qabul dan membaca doa Yeni pun mencium tangan Leon sebagai tanda baktinya kepada Leon yang sudah sah menjadi suaminya. Tak lupa Leon juga mencium kening Yeni untuk pertama kalinya. Mereka menandatangani beberapa berkas pernikahan.


Kemudian mereka pun melakukan foto bersama keluarga dan teman-teman. Terlihat senyum bahagia Yeni tidak luntur dari bibirnya.


" Ingat jangan dekat dengan laki-laki manapun. Kamu istriku sekarang " bisik Leon di telinga Yeni.


" Kamu juga. Jangan dekat-dekat dengan ulat keket itu " jawab Yeni tersenyum pada Leon.


Ardi dan Tya menghampiri Leon dan Yeni. " Leon Yeni kita pamit duluan ya. Tya sudah capek " ucap Ardi pada Leon dan Yeni.


" Iya Ar lo bawa mba Tya istirahat aja. Kasian kan mba Tya calon ponakan gue" jawab Yeni.


" Kamar buat kalian sudah disiapkan " ucap Leon.


Setelah itu Ardi membawa Tya pergi ke kamar yang ada di hotel tersebut.


Beberapa saat kemudian pata tamu satu persatu mulai meninggalkan ballroom hotel tersebut.


" Kalian pergilah ke kamar kalian dan beristirahatlah " ucap Mama Rita pada Leon dan Yeni.


Kemudian Leon dan Yeni pun langsung menuju ke kamar pengantin yang sudah disiapkan sebelumnya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2