
Yeni baru saja menyelesaikan kelasnya. Dia berecana akan pergi ke kediaman Keluarga Wicaksono untuk menemui Ardi dan Tya. Sudah dua hari ini Ardi dan Tya tidak masuk kuliah dan tidak ada kabar.
" Mending aku ke sana sekarang aja " ucap Yeni lalu keluar dari area kampus.
Yeni memberhentikan sebuah taksi. Walaupun Gilang sudah membelikannya sebuah motor tapi Yeni merasa malas untuk mengendarainya sendiri.
Yeni berharap Leon akan menjemputnya lagi. Tetapi Leon juga tidak masuk kuliah hari ini.
Sementara Leon memutuskan untuk langsung menemui Ardi di kediamannya. Jika di luar kemungkinan anak buah Paman Smith akan bisa melihatnya bertemu Ardi. Leon yakin Paman Smith tidak akan memata-matainya karena Paman Smith mengira dirinya bermusuhan dengan Ardi karena telah merebut gadis yang dicintainya.
Sesampainya di kediaman Keluarga Wicaksono Leon diizinkan masuk saat dia mengatakan teman satu kampus dengan Ardi dan menunjukkan kartu mahasiswa miliknya.
Leon memencet bel rumah tersebut. Tak lama pintu pun terbuka.
" Maaf anda siapa?" tanya Mbok Inem pembantu rumah tangga di rumah tersebut.
" Saya Leon teman Ardi. Apa saya bisa bertemu dengannya?" jawab Leon.
" Mari silahkan masuk " ucap Mbok Inem.
Kemudian Leon pun masuk mengikuti Mbok Inem di depannya. Leon bisa melihat semua anggota keluarga sedang berkumpul dengan suasana sedih.
" Permisi tuan nyonya. Ini ada yang mengakui sebagai teman tuan muda dan ingin menemui tuan muda " ucap Mbok Inem.
" Leon ?" ucap Ardi saat melihat Leon di belakang Mbok Inem.
" Bukankah anda adalah kerabat tuan Smith Richard Leon Richard. Orang yang sudah menculik nona muda kami" ucap Angga saat melihat Leon.
__ADS_1
" Benar. Tapi kalian tenang saja. Saya datang kemari tidak bermaksud jahat. Saya kemari ingin memberitahu keadaan dan keberadaan Tya " ucap Leon.
Ardi pun langsung berdiri mendengar ucapan Leon. Dia berdiri mendekati Leon. Ardi menarik kerah baju yang dikenakan Leon.
" Dimana Tya? Dimana istriku ? Katakan" ucap Ardi emosi karena orang yang selalu membuatnya cemburu mengetahui keberadaan istrinya.
" Ardi lepaskan " ucap Om Gunawan pada Ardi.
Ardi melepaskan tangannya dari kerah baju yang dikenakan oleh Leon.
" Silahkan duduk " ucap Om Gunawan pada Leon.
Leon pun duduk di sofa yang ada di ruangan tersebut.
" Cepat katakan dimana istriku" ucap Ardi tidak sabaran.
Tante Dewi mengusap lengan Ardi agar lebih tenang.
" Tya baik-baik saja. Sekarang dia berada di vila milik paman Smith yang berada Lembang Bandung. Aku tadi menemuinya " ucap Leon.
Terlihat Ardi sangat emosi saat mendengar ucapan Leon tapi dia tetap mencoba menahannya.
" Tya memintaku untuk menemuimu Ardi dan mengatakan bahwa dia baik-baik saja " lanjutnya.
" Bagaimana kamu bisa menemuinya ?" tanya Ardi pada Leon.
" Paman Smith berencana ingin membalas dendam pada Om Gunawan dengan membuatmu menderita dengan menikahkan Tya denganku" jawab Leon.
__ADS_1
" Aku tidak akan membiarkan itu. Tya istriku dan akan tetap menjadi milikku " ucap Ardi.
Leon pun tersenyum. " Aku tidak akan merebutnya darimu. Aku kesini ingin membantumu untuk membawa Tya kembali" ucap Leon.
" Apakah kami bisa mempercayaimu?" tanya Ardi dengan senyum mengejek.
" Terserah pada jika kau tidak percaya padaku. Aku akan membawa Tya kembali sendiri " jawab Leon.
" Aku akan mencoba percaya padamu. Aku akan ikut denganmu membawa Tya kembali " ucap Ardi.
Angga mendapatkan telepon dari anak buahnya. Anak buahnya memberitahunya tentang keberadaan Tya.
" Tuan muda, anak buah saya baru saja mengabari jika mereka sudah dapat menemukan keberadaan nona muda dan benar yang tuan Leon katakan " ucap Angga pada Ardi.
" Baiklah. Kau siapkan anak buahmu untuk membawa Tya kembali " perintah Ardi pada Angga.
" Saya permisi tuan" ucap Angga dan diangguki oleh Ardi.
" Kapan kalian akan pergi menyelamatkan Tya ?" tanya Om Gunawan.
" Besok om. Kami akan pergi ke Lembang. Tapi lusa kita bisa membawa Tya kembali. Karena saya sudah mengatakan pada Paman Smith saya akan menemui Tya lusa dan itu kesempatan untuk membawa Tya " jawab Leon.
" Saya akan ikut "ucap Paman Nadi.
" Ayah sebaiknya disini saja. Biar Ardi yang pergi " ucap Ardi pada Paman Nadi.
" Benar kata Ardi. Percaya semuanya pada mereka " ucap Pak Gunawan.
__ADS_1
" Baiklah " jawab Ayah Nadi.
Mohon batuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘