Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
107. Pertama Kali


__ADS_3

Leon membuka kamar mereka dan menyuruh Yeni untuk masuk terlebih dahulu.


" Kamu saja terlebih dahulu. Aku akan menemui Risky dan Dareen " ucap Leon pada Yeni.


" Baiklah " jawab.


Yeni pun memasuki kamar itu dan menutupnya kembali. Yeni melepaskan semua aksesori yang ia pakai.


" Lebih baik aku mandi dulu. Gerah banget " ucap Yeni lalu masuk ke kamar mandi setelah mengambil handuk.


Tak lama Yeni keluar. Ia hendak mengambil baju gantinya tapi ia teringat dengan kado yang Tya berikan. Yeni pun membukanya dan ternyata adalah lingerie.


" Pantes aja mba Tya nyuruh aku make malam ini " ucap Yeni.


" Pakai gak ya. Kalo aku gak pakai nanti mba Tya tanya masa aku bohong. Pakai aja deh " lanjutnya lalu pergi ke kamar mandi.


Sedangkan Leon sudah bersama Risky dan Dareen.


" Ada apa?" tanya Leon.


" Nih jamu kuat buat lo" ucap Dareen memberikan sebotol jamu.


" Lo nyuruh gue nemuin kalian cuma buat itu " ucap Leon.


" Iya. Ini bakal buat lo kuat tempur nanti malam " jawab Leon.

__ADS_1


" Gak minum itu gue bakal kuat " ucap Leon.


Kemudian Leon langsung pergi meninggalkan Risky dan Dareen. Setibanya di kamar Leon pun langsung masuk. Ia melihat Yeni yang sedang bersandar di tempat tidur sambil memainkan ponselnya. Leon heran melihat Yeni yang masih menggunakan jubah mandi.


Leon mengambil handuk lalu pergi ke kamar mandi.


" Masih aja sih mode kulkasnya padahal sudah suami istri lo ini. Tadi siang aja dekat-dekat sampai bikin jantung mau copot" gerutu Yeni saat Leon tidak menghiraukannya.


" Kita liat aja apa setelah ini dia masih seperti itu " ucap Yeni tersenyum.


Yeni melepaskan jubah mandi yang dikenakannya. Kini terlihat Yeni hanya menggunakan lingerie yang bahkan tak bisa menutupi bagian tubuhnya. Yeni duduk di atas tempat tidur sambil menunggu Leon keluar dari kamar mandi.


Beberapa saat kemudian Leon keluar dari kamar mandi. Yeni yang melihat itu pun menjadi gugup. Jantungnya berdegub sudah tidak karuan. Yeni pun menundukkan kepalanya.


Sedangkan Leon terpaku melihat Yeni hanya menggunakan lingerie. Jiwa laki-lakinya pun langsung bergejolak. Leon berjalan mendekati Yeni. Ia bahkan masih menggunakan sehelai handuk.


" Kamu sengaja menggodaku ya " bisik Leon di telinga Yeni.


Hembusan napas Leon mengenai telinga Yeni. Tubuhnya pun meremang. Ia merasakan sensasi yang berbeda untuk pertama kalinya.


" Hmm tidak " jawab Yeni seperti mendesah.


" Benarkah? Lalu pakaian ini?" ucap Leon.


" Ini hadiah dari mba Tya " jawab Yeni.

__ADS_1


Leon melepaskan pelukannya. " Aku sudah tidak tahan lagi. Bolehkah aku meminta hakku?" tanya Leon pada Yeni.


Yeni menganggukkan kepalanya menyetujui permintaan Leon. Wajahnya memerah dan tertunduk malu. Leon meraih dagu Yeni sehingga Yeni mengangkat wajahnya.


" Aku akan melakukannya pelan-pelan karena ini pertama kali untukmu dan diriku " ucap Leon.


Leon pun mengecup bibir Yeni dengan lembut. Yeni memejamkan matanya menikmati ciuman itu. Kini Yeni mulai berani membalas ciuman Leon.


Kemudian Leon menarik tali lingerie Yeni dan melepaskannya dari tubuh Yeni hingga Yeni kini tidak memakai sehelai benang pun.


Setelah puas dengan bibir, ciuman Leon menurun ke leher dan dada Yeni. Ia meninggalkan banyak sekali tanda kepemilikan disana. Yeni hanya dapat mendesah dan menikmatinya.


" Hmm " terdengar suara Yeni menahan *******.


Leon melepaskan handuk yang ada di pinggangnya memperlihatkan sesuatu disana. Yeni langsung mengalihkan pandangannya saat melihat itu.


" Aku akan melakukannya sekarang jadi tolong tahan " ucap Leon mengecup bibir Yeni.


Yeni pun menganggukkan kepalanya.


Leon pun melancarkan aksinya ke bagian tubuh Yeni. Pergulatan mereka terjadi beberapa saat hingga tubuh mereka lemas. Leon menarik selimut untuk menutupi tubuh mereka.


" Terima kasih " ucap Leon memeluk tubuh Yeni.


Yeni hanya menganggukkan kepalanya dan memeluk tubuh Leon.

__ADS_1


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘


Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘


__ADS_2