Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
62. Merasa Kehilangan


__ADS_3

Keesokan harinya Yeni bersama kedua orang tua dan teman-temannya sudah berada di bandara untuk kembali pulang ke Surabaya. Yeni duduk di kursi tunggu bersama teman-temannya. Yeni melihat kedua teman Leon yaitu Risky dan Dareen tapi dia tidak melihat Leon di bandara.


" Kok dia gak bareng Risky sama Dareen sih? Apa dia gak balik ke Surabaya?" gumam Yeni.


Lisa yang melihat Yeni hanya terdiam sejak tadi pun menjadi heran. Karena biasanya Yeni itu sangat cerewet.


" Lo kenapa Yeni dari tadi gue perhatiin lo diem aja?" tanya Lisa pada Yeni.


" Gue gak papa kok " jawab Yeni.


Tak lama petugas bandara pun memberitahukan bahwa pesawat yang akan mereka tumpangi menuju Surabaya akan berangkat. Mereka pun bergegas untuk pergi memasuki pesawat.


Di tempat yang berbeda Leon juga sudah menaiki jet pribadi milik keluarganya untuk kembali ke Surabaya. Leon menuju sebuah kamar yang ada di dalam jet pribadi tersebut. Leon merebahkan tubuhnya diatas ranjang dengan kedua tangannya sebagai bantal.


Leon masih memikirkan ucapan Yeni yang sengaja menghindarinya agar terbiasa saat ia pergi ke luar negeri nanti. Baru beberapa hari saja tidak bertemu dengan Yeni ia sudah merasa kehilangan.


" Ah kenapa aku selalu memikirkan dia. Biasanya dia selalu menemuiku tapi sekarang dia malah menghindariku " ucap Leon.

__ADS_1


" Kepalaku jadi pusing. Lebih baik aku tidur saja " lanjut Leon.


Setelah itu Leon pun langsung memejamkan matanya dan mulai tertidur. Sampai akhirnya jet pribadi milik keluarganya mendarat di salah satu bandara di Surabaya.


Leon terbangun karena ada seseorang yang memanggilnya dari luar kamar yang ia tempati.


Tok tok tok.


" Tuan Leon " panggil seseorang.


Leon pun mulai mengerjapkan matanya. " Ada apa?" tanya Leon.


" Baiklah. Aku akan segera keluar " ucap Leon.


Kemudian Leon pun bangkit dari atas tempat tidur dan pergi ke kamar mandi untuk mencuci muka dan merapikan pakaiannya.


Setelah selesai Leon pun keluar dari jet tersebut. Mang Diman sudah berada di bandara untuk menjemput dirinya. Leon pun memasuki mobil tersebut. Kemudian mereka pin pergi menuju rumah.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Leon langsung memasuki kamarnya setelah menemui Mama Rita sedangkan Papa Axcel masih berada di kantor.


Leon langsung memasuki kamar mandi untuk menyegarkan tubuhnya. Setelah lima belas menit Leon pun keluar dari kamar mandi. Leon menuju lemari untuk mengambil pakaian dan memakainya.


Setelah itu Leon mendudukkan tubuhnya di atas tempat tidur. Leon meraih ponselnya yang tadi sempat ia letakkan di nakas.


Saat Leon membuka galeri terlihat beberapa foto Yeni yang ia ambil secara diam-diam.


" Aku tidak bisa pergi keluar negeri. Aku akan melanjutkan kuliahku di Jakarta saja. Walaupun tidak satu kampus nanti aku masih bisa melihatnya. Aku tidak mau menjadi gila jika tidak bisa melihat gadis itu dalam waktu yang lama. Aku akan membicarakannya dengan papa nanti malam" ucap Leon.


Sementara Yeni baru saja sampai rumahnya. Setelah membersihkan tubuhnya Yeni langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur. Yeni selalu saja teringat pada Leon.


" Baru kemarin aku ketemu dia di pernikahan Ardi dan Mba Tya tapi kenapa aku sudah kangen. Apalagi kalau dia jadi pergi keluar negeri aku pasti merasa kehilangan " ucap Yeni sambil memeluk gulingnya.


Karena lelah setelah menempuh perjalanan jauh akhirnya Yeni pun tertidur dengan masih memeluk gulingnya.


Mohoh bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘

__ADS_1


Saya minta maaf pada para pembaca semua karena baru bisa up lagi setelah beberapa hari 😊🙏 Tak lupa juga saya mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir dan batin 🙏 Selamat hari raya idul fitri 😊🙏


__ADS_2