Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
69. Dijemput Leon


__ADS_3

Leon terbangun dari tidurnya karena mendengar suara adzan dari ponselnya. Leon meraih ponsel yang berada di atas nakas. Terlihat jam sudah menunjukkan pukul lima pagi.


Leon pun bergegas pergi ke kamar mandi untuk mandi dan mengambil air wudhu. Tak butuh waktu lama Leon pun keluar. Leon menuju lemari untuk mengambil baju dan memakainya. Setelah itu ia langsung melaksanakan sholat subuh di kamarnya.


Kemudian Leon pergi ke dapur untuk membuat sarapan untuk dirinya sendiri. Leon hanya membuat omelet untuk sarapannya.


Setelah matang Leon langsung memakan dengan nasi putih hangat dan kecap manis.


" Lebih baik aku segera bersiap. Aku harus menjemput gadis ceroboh dulu nanti " ucap Leon tersenyum.


Leon pun langsung pergi ke kamarnya dan mengganti pakaiannya. Tak lupa dia menyemprotkan parfum ke seluruh tubuhnya. Kemudian dia mengambil tasnya dan keluar dari apartemen.


Leon menaiki mobilnya dan melajukannya menuju rumah yang ditinggali oleh Yeni. Sesampainya disana Leon langsung turun.


" Permisi " ucap Leon pada satpam yang menjaga rumah itu yang bernama Budi.


" Iya. Ada yang bisa saya bantu?" tanya Budi pada Leon.


" Saya ingin bertemu dengan Yeni " jawab Leon.


" Apa anda teman non Yeni?" tanya Budi.


" Iya " jawab Leon.


" Mari silahkan masuk " ucap Budi.


Leon masuk ke dalam mobilnya sedangkan Budi membukakan gerbang untuk Leon. Leon langsung melajukan mobilnya memasuki halaman rumah itu setelah gerbang dibuka.


Kemudian Leon turun dari mobil. Leon memencet bel beberapa kali. Tak lama pintu pun terbuka. Terlihat seorang pria dengan menggendong anak laki-laki.


" Maaf siapa ya ?" tanya pria tersebut yang tidak lain adalah Gilang.

__ADS_1


" Saya teman Yeni. Apa Yeni ada ?" jawab Leon.


" Oh temannya Yeni. Ayo silahkan masuk " ucap Gilang tersenyum.


Leon pu masuk ke dalam rumah itu mengikuti Gilang di depannya.


" Silahkan duduk. Saya panggilkan Yeni " ucap Gilang.


Leon pun menganggukkan kepalanya lalu mendudukkan tubuhnya di sofa.


Yeni yang sedang mencuci piring di dapur dikagetkan oleh suara Gilang yang memanggilnya.


" Dek " panggil Gilang.


" Iya ada apa kak?" tanya Yeni yang baru saja selesai mencuci piring.


" Ada cowok cari kamu " jawab Gilang.


" Coba aku lihat dulu " ucap Yeni keluar dari dapur.


Gilang dan Yola pun mengikuti Yeni karena penasaran siapa laki-laki yang mencari Yeni.


" Leon " ucap Yeni saat melihat Leon sedang duduk di sofa.


Leon pun menoleh ke arah Yeni. Dia melihat Yeni tidak sendiri. Di belakangnya ada seorang wanita dan pria yang tadi.


" Dia siapa dek ?" tanya Yola pada Yeni.


" Ini Leon kak. Temen aku " jawab Yeni.


" Hmm Leon kenalin ini Kak Yola kakak aku dan itu Kak Gilang suaminya " ucap Yeni.

__ADS_1


Mereka pun berkenalan dan saling berjabat tangan.


" Bisa kita berangkat sekarang?" tanya Leon pada Yeni.


" Iya. Aku ambil tasku dulu " ucap Yeni pergi ke kamarnyadan Leon menganggukkan kepalanya.


Setelah Yeni kembali mereka pun langsung berpamitan untuk pergi ke kampus.


" Kak kami pergi dulu " ucap Leon pada Gilang dan Yola.


" Kalian hati-hati ya " ucap Yola.


" Iya kak " jawab Yeni.


" Assalamualaikum " ucap Leon dan Yeni bersamaan.


" Walaikumsalam " jawab Gilang dan Yola.


Leon dan Yeni pun langsung keluar dari rumah dan memasuki mobil Leon. Lalu Leon melajukan mobilnya menuju kampus.


" Leon " panggi Yeni.


" Hmm " jawab Leon.


" Kamu sudah sarapan?" tanya Yeni.


" Sudah " jawab Leon Singkat.


Setelah itu tidak ada pembicaraan lagi diantara mereka. Yeni bingung harus berbicara apa pada Leon. Sedangkan Leon hanya diam dan fokus menyetir.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘

__ADS_1


__ADS_2