
Hari sudah mulai menjelang pagi. Yeni membuka mata dan melihat jam dinding yang menunjukkan jam empat subuh.
" Bentar lagi subuh " ucap Yeni mendudukkan tubuhnya.
" Mending aku mandi dulu " lanjutnya.
Tapi saat ia hendak turun dari tempat tidur Leon menahan tangannya.
" Mau kemana?" tanya Leon.
" Loh kamu sudah bangun " ucap Yeni.
" Mau kemana?" tanya Leon lagi.
" Mau mandi mas. Bentar lagi subuh " jawab Yeni.
" Ikut " ucap Leon langsung duduk.
" Ngapain ikut sih. Kan aku cuma mau mandi " ucap Yeni.
Leon turun dari tempat tidur dan langsung mengangkat tubuh Yeni.
" Mau mandi bareng kamu " bisik Leon di telinga Yeni.
Yeni merasa tubuhnya merinding saat deru napas Leon mengenai lehernya.
" Mandi sendiri aja " ucap Yeni.
" Gak mau " jawab Leon.
Leon pun langsung membawa Yeni memasuki kamar mandi.
" Tapi cuma mandi bareng aja ya " ucap Yeni saat Leon menurunkannya di kamar mandi.
__ADS_1
" Iya sayang. Emang aku mau ngapain kamu " jawab Leon.
" Biasa juga lebih " ucap Yeni.
" Yang lebihnya besok. Kita baru itu dua hari yang lalu " ucap Leon.
Wajah Yeni langsung memerah saat mengingat percintaan terakhir mereka saat ia sangat agresif.
" Sudah gak usah diinget " ucap Yeni.
" Harus diinget lah. Apalagi kamunya ganas banget " ucap Leon menggoda Yeni.
" Liat aja nanti juga kamu yang minta itu duluan kalo diliat dari kemarin malam " lanjutnya.
" Apaan sih mas " jawab Yeni malu.
" Tunggu disini " ucap Leon.
" Sekarang aku mandiin kamu " ucap Leon menarik Yeni.
" Aku masih bisa mandi sendiri " jawab Yeno
Leon membawa Yeni di bawah shower dan menyalakannya.
" Sekarang kamu cuma harus diam " bisik Leon.
Leon melepaskan piyama yang digunakan Yeni hingga hanya menyisakan bra dan ****** ******** saja. Ia membiarkan tubuhnya dan Yeni terkena guyuran air dari shower.
Leon memeluk tubuh Yeni dari belakang. Yeni bisa merasakan kulit mereka saling menempel.
" Katanya mandi " ucap Yeni mengusap tangan Leon.
" Begini sebentar " jawab Leon membalik tubuh Yeni menghadap dirinya.
__ADS_1
Mereka saling berpelukan sambil merasakan air dari shower mengenai kulit mereka. Tangan Leon bergerak melepaskan pengait bra milik Yeni. Ia melihat begitu jelas bahwa buah dada Yeni sekarang bertambah besar saat ia berhasil melepaskan bra itu dari tubuh Yeni.
" Tambah besar ya " ucap Leon fokus disana.
" Apanya ?" tanya Yeni.
" Ini " jawab Leon menyentuh itu.
Yeni pun terkejut. " Mas " ucap Yeni lalu menutupinya.
" Aku sudah biasa liat terus mainin itu jadi gak usah ditutupin " ucal Leon menarik tangan Yeni.
" Ayo ke sini " lanjutnya membawa Yeni ke dalam bath up.
Leon menyuruh Yeni duduk dan ia duduk di belakangnya. Leon menyambuni tubuh Yeni tangannya begitu telaten. Tapi saat tangan sampai depan ia dengan sengaja menangkup buah dada Yeni dengan kedua tangannya.
" Mas " ucap Yeni lagi-lagi terkejut.
" Diam. Biar aku buat ini tambah besar " ucap Leon mulai memijit di sana.
Yeni menggigit bibir bawahnya saat Leon seperti bermain di sana. Tapi lama-kelamaan tangannya sudah tidak terkendali kemana-mana yang membuat Yeni tidak tahan. Jika diteruskan makan akan bahaya.
" Sudah ah mas. Waktu subuhnya nanti habis " ucap Yeni keluar dari bath up.
" Tunggu sayang " ucap Leon.
Yeni tidak mempedulikan Leon. Ia keluar dari kamar mandi setelah membersihkan tubuhnya.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh "😊🙏
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘
__ADS_1