Pria Kulkasku

Pria Kulkasku
162. Pencemburu


__ADS_3

Teman-teman Leon dan Yeni berganti untuk menemui Yeni yang belum juga sadarkan diri. Sedangkan Leon duduk di depan bersama Siska yang sudah menemui Yeni lebih dahulu.


" Kalian tolong bujuk Leon buat makan ya. Soalnya Leon belum makan dari kemarin " ucap Mama Rita pada teman-teman Leon.


" Tante tenang aja. Kita bakal coba bujuk Leon buat makan " jawab Risky.


Mereka pun langsung menghampiri Leon setelah menemui Yeni.


" Guys gue laper nih. Pesen makan yuk " ucap Dareen pada teman-temannya.


" Iya nih gue juga laper " tambah Frans.


" Ya udah lo pesen aja buat kita semua disini. Pasti pada belum makan siang juga kan " ucap Siska.


Dareen pun langsung memesan makanan di sebuah aplikasi di ponselnya.


Tak butuh waktu lama makanan yang mereka pesan pun datang. Dareen dan Risky mengambil makanan pesanan mereka di lobby rumah sakit.


" Makanan datang " ucap Dareen membawa kantong plastik besar bersama Risky.


Dareen membagikan makanan itu pada semuanya termasuk Leon.


" Kalian aja yang makan. Gue gak laper " tolak Leon.


" Ayolah, lo harus makan. Kata Tante lo belum makan dari kemarin " bujuk Siska.


" Gue lagi gak napsu makan Sis " ucap Leon.

__ADS_1


" Lo harus makan walaupun cuma dikit " ucap Risky.


" Iya lo makan dong. Enak nih " tambah Dareen sambil memakan makanan.


" Gue bilang gue gak laper " ucap Leon dengan nada sedikit tinggi.


Mereka semua pun diam, tidak ada yang berani membujuk Leon lagi.


" Biarin aja lah dia kalo gak mau makan, gak usah dipaksa. Biar dia sakit terus mati kan bagus. Jadi kalo Yeni bangun bisa nikah sama gue karena suaminya udah mati " ucap Aska santai.


Leon yang mendengar itu pun menatap tajam Aska. Ia berdiri dan menarik kerah baju Aska. Teman-teman mereka yang lain pun mencoba menahan Leon tapi Aska melarangnya dengan memberi kode dengan tangannya.


" Apa maksud lo hah? " tanya Leon emosi.


" Ya kalo terus-terusan gak mau makan lo bakal sakit. Kalo lo sakit kan gak ada yang bakal jagain Yeni. Jadi lebih mudah buat gue rebut Yeni dari lo " jawab Aska.


" Makannya lo sekarang makan. Jaga kesehatan lo biar bisa terus jagain Yeni " ucap Aska.


Leon melepaskan tangannya pada kerah baju Aska. Ia mengambil makanan yang tadi diberikan Dareen. Ia mulai memakan makanannya.


Mereka semua pun tersenyum melihat Leon memakan makanannya.


" Ternyata memang harus dipanas-panasin dulu " ucap Frans pelan.


" Dia pencemburu ya harus digituin " jawab Aska.


Mereka semua pun melanjutkan memakan makanan mereka.

__ADS_1


Setelah selesai makan, mereka semua pun langsung berpamitan untuk pulang.


" Sana lo juga pulang " usir Leon pada Aska.


" Gue masih mau disini jagain Yeni " jawab Aska.


" Gak perlu, disini ada gue suaminya. Lo pulang aja " ucap Leon.


" Dasar pencemburu " cibir Aska.


Aska pun ikut pulang bersama teman-teman yang lain.


Leon masuk ke dalam ruang perawatan Yeni. Ia terus menjaga Yeni dan tidak pergi selain sholat, mandi dan makan.


" Kalian pulang aja istirahat. Biar aku yang jaga Yeni malam ini " ucap Leon pada kedua orang tua dan mertuanya.


" Baiklah. Tetap tempatkan anak buahmu untuk berjaga-jaga " jawab Papa Axcel.


Leon pun hanya menganggukkan kepalanya.


Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘


Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏


Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama " 😊🙏


Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘

__ADS_1


__ADS_2