
Keesokkan harinya, keadaan Adelia sudah membaik dan Dokter Diki sudah mengizinkan Adelia untuk pulang. Walaupun seperti itu Dokter Diki meminta Leon untuk terus memberikan kabar tentang keadaan Adelia padanya setiap hari selama beberapa waktu.
" Alhamdulillah ya Mas, Adelia sudah sehat dan sekarang sudah boleh pulang " ucap Yeni pada Leon saat mereka sudah di perjalanan pulang.
" Iya sayang " jawab Leon mengusap kepala Yeni.
Sesampainya di rumah, Yeni menidurkan Adelia di box bayinya. Lalu ia menghampiri Adelio yang sedang digendong oleh BI Inah. Ia sudah sangat merindukan putranya itu.
" Anak Mommy " ucap Yeni setelah mengambil Adelio dari gendongan Bi Inah.
Yeni menciumi seluruh wajah Adelio. Ia benar-benar merindukan putranya itu walaupun hanya sehari semalam tidak bertemu.
" Bibi bisa istirahat sekarang. Biar Lio sama saya " ucap Yeni pada Bi Inah.
" Baik Nona Muda " jawab Bi Inah.
Bi Inah pun pergi meninggalkan kamar Baby Twins.
__ADS_1
" Maafin Mommy ya sayang. Mommy tadi malam di rumah sakit jagain Lia. Anak Mommy ini pasti ngerti kan " ucap Yeni pada Adelio yang menatap wajahnya seolah mengerti apa yang ia katakan.
Yeni duduk di sofa yang ada di kamar Baby Twins. Yeni segera menyusui Adelio yang sudah terlihat mengantuk agar cepat tertidur karena sudah saatnya Baby Twins untuk tidur. Adelio menyusu dengan sangat lahap, mungkin karena ia rindu menyusu dari sumbernya langsung. Diantara kedua anaknya, memang Adelio yang paling jarang menyusu menggunakan botol. Ia akan lebih cepat tidur dan tenang jika menyusu pada Yeni langsung.
Leon yang dari tadi hanya memperhatikan Yeni yang sedang menyusui Adelio pun berjalan mendekati Yeni. Ia duduk di sebelah Yeni dan melihat Adelio yang sudah mulai menutup matanya.
" Lahap banget ya dia sayang " ucap Leon melihat Adelio yang sedang menghisap sumber nutrisinya.
" Iya Mas. Kayaknya Lio laper banget, dia kan jarang banget minum ASI dari botol " jawab Yeni merasa bersalah.
Yeni merasa gagal menjadi seorang ibu karena merasa tidak bisa adil dan sudah mengabaikan anaknya yang satunya.
" Hey kamu ngomong apa sih sayang. Kamu itu ibu yang hebat, kamu bisa merawat dua anak sekaligus. Aku beruntung banget anak-anak aku bisa punya ibu kayak kamu " ucap Leon tidak ingin Yeni merasa bersalah lagi.
" Makasih ya Mas. Kamu selalu dukung aku dan selalu di samping aku " ucap Yeni.
" Iya sayang. Memang itu yang harus aku lakuin " jawab Leon.
__ADS_1
" Sudah ya gak usah merasa bersalah lagi dan ngomong kayak gitu. Kamu itu ibu yang hebat " ucap Leon mengusap lembut kepala Yeni.
" Iya Mas " jawab Yeni tersenyum.
Setelah Adelio tertidur dengan pulas, Yeni melepaskan putingnya dari mulut Adelio. Ia meletakkan Adelio ke dalam box bayi di samping Adelia.
" Sekarang kamu istirahat ya. Aku gak mau kamu sakit karena kurang istirahat " ucap Leon pada Yeni.
" Iya Mas " jawab Yeni.
Leon dan Yeni pun pergi ke kamar mereka untuk beristirahat setelah semalaman menjaga Adelia di rumah sakit.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘