
Hari sudah berganti sore. Yeni yang sedang berada di atas tempat tidur mendengar suara Baby Girl yang tiba-tiba saja menangis. Yeni yang ingin turun dari tempat tidur dan melihat keadaan Baby Girl dilarang oleh Leon.
" Biar aku aja " larang Leon.
Leon turun dari tempat tidur dan melihat Baby Girl yang berada di box bayi bersama dengan Baby Boy. Leon menggendong Baby Girl dan memberikannya pada Yeni.
" Anak cantik Mommy lapar ya " ucap Yeni langsung menyusui Baby Girl.
Setelah merasa kenyang, Baby Girl pun tidur kembali. Yeni langsung melepaskan ****** dadanya dari mulut Baby Girl.
Tiba-tiba terdengar suara pintu kamar mereka diketuk.
Tok tok tok.
" Coba kamu buka Mas " ucap Yeni pada Leon.
Leon pun segera beranjak untuk membuka pintu tersebut. Leon terkejut melihat Tya yang berdiri di depan pintu.
" Tya bisa jalan? " tanya Leon tidak percaya.
" Iya Alhamdulillah " jawab Tya.
" Eh ayo masuk " ucap Leon membuka pintu itu lebih lebar.
Ardi dan Tya pun masuk ke kamar itu.
Sama halnya dengan Leon, Yeni yang sedang memangku bayinya terkejut saat melihat Tya berdiri di hadapannya.
" Mbak Tya? " ucap Yeni tidak percaya.
Tya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
" Nanti aku ceritain " ucap Tya.
Kemudian Tya duduk di tepi tempat tidur Yeni dan melihat bayi mungil yang ada di pangkuan Yeni.
" Ini Baby Girl? " tanya Tya saat melihat bayi itu.
" Iya Mbak " jawab Tya tersenyum.
" Wah cantiknya " ucap Tya menoel-noel pipi Baby Girl.
" Adit liat itu adik kamu cantik banget kan " lanjut Tya pada Aditya.
Aditya pun tertawa sambil melihat Baby Girl.
Tak lama terdengar suara Baby Boya menangis. Leon pun langsung menggendong Baby Boy yang berada di dalam box bayi.
" Sayang kayaknya dia laper deh " ucap Leon pada Yeni.
Ardi dan Aditya akan pergi keluar karena Yeni harus menyusui Baby Boy yang sedang menangis kelaparan.
" Aku keluar dulu sayang " ucap Ardi.
" Iya Mas " jawab Tya.
Setelah itu Ardi pun keluar dari kamar dengan membawa Aditya.
" Sini Baby Girl biar sama aku dulu " ucap Tya mengambil Baby Girl.
Kemudian Leon memberikan Baby Boy pada Yeni untuk segera diberi ASI.
" Kamu keluar aja Mas, temenin Ardi sama Aditya " ucap Yeni pada Leon.
__ADS_1
" Iya sayang " jawab Ardi keluar dari kamar.
Yeni membuka kancing bajunya dan mulai menyusui Baby Boy yang masih menangis.
" Mbak harus ceritain semua sama aku " ucap Yeni sambil menyusui Baby Boy.
Tya pun menceritakan semuanya pada Yeni mengapa ia bisa berjalan kembali mulai dari kejadian penculikan Aditya di mall hingga dengan terapi-terapi yang dijalani oleh Tya.
" Aku seneng banget lihat Mbak Tya bisa jalan sekarang " ucap Yeni setelah mendengarkan cerita Tya.
Tya pun tersenyum.
" Jadi gimana pengalaman kamu lahiran secara normal? " tanya Tya pada Yeni.
" Rasanya sakit banget Mbak. Aku hampir aja nyerah karena gak kuat dan kehabisan tenaga. Aku bahkan sempat pingsan setelah melahirkan Baby Twins. Tapi semua itu terbayar lunas dengan melihat wajah-wajah imut mereka " jawab Yeni tersenyum.
" Mbak sempet khawatir saat dengan kamu pingsan dari Mas Ardi " ucap Tya.
" Aku juga gak nyangka sampai pingsan. Bahkan Mas Leon takut banget dan ngira aku bakal koma lagi " ucap Yeni.
" Pasti lah itu dia takut. Kamu habis berjuang antara hidup dan mati dan tiba-tiba kamu pingsan " ucap Tya.
" Iya Mbak " jawab Yeni.
Mereka mengobrol hingga saat hari akan berganti malam, Ardi dan Tya pun langsung pamit untuk pulang.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
Cari juga di kolom pencarian karya baru saya di akun yang lain " Mengejar Cinta Pertama dan Menikahi Ayah Nadia " 😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘