
Sampainya di rumah Yeni langsung memasuki kamarnya. Dia baru ingat jika hari senin dia sudah akan menghadapi ulangan.
Yeni berniat ingin belajar tapi dia tidak menemukan buku catatan bahasa Indonesia miliknya.
" Aku minta materi aja sama mba Tya " gumam Yeni.
Kemudian Yeni pun menuliskan pesan pada Tya untuk meminta materi.
" Mba aku minta materi bahasa Indonesia dong. Aku gak punya materi untuk ulangan senin besok " ucap Yeni dalam pesannya.
Yeni pun menunggu balasan dari Tya. Tak lama ponselnya berbunyi dan Tya mengirim beberapa materi untuknya. Setelah itu Yeni pun langsung belajar. Walaupun dia tidak terlalu pintar tapi Yeni tetap berusaha keras untuk belajar.
Hingga tibalah hari senin dimana ulangan dimulai. Yeni benar-benar mempersiapkan dirinya.
Yeni melihat ke arah Leon yang baru datang. Setelah itu dia kembali fokus untuk belajar. Hingga lonceng masuk berbunyi dan ulangan hari pertama pun dimulai.
Hari pertama dapat dilewati dengan baik. Soal-soal yang keluar Yeni masih bisa mengerjakannya.
Hari demi hari dilalui, hingga hari terakhir ulangan pun tiba. Setelah menaruh motornya di parkiran Yeni langsung menuju kelasnya.Yeni menghampiri Tya di tempat duduknya.
" Mba, aku pinjam buku mba dong. Catetanku gak ada" ucap Yeni pada Tya.
" Dasar kamu tuh" ucap Tya menggengkan kepalanya tersenyum.
Tya pun mengambil buku di tasnya.
"Nih" ucap Tya sambil memberikan bukunya ke Yeni.
" Makasih mbaku sayang" ucap Yeni sambil memeluk Tya.
__ADS_1
" Sama-sama" ucap Tya membalas pelukan Yeni.
Tak lama teman-teman mereka datang menghampiri mereka termasuk Ardi.
" Mau dipeluk juga dong" ucap Aska.
Yeni dan Tya melepas pun pelukan mereka.
" Ih ogah banget deh meluk-meluk kamu nanti aku alergi" ucap Yeni pada Aska.
" Ya ampun ayang Yeni kamu kira aku ini apa" ucap Aska menampilkan wajah sok sedihnya.
" Kamu tu kuman yang sukanya godain aku" ucap Yeni pada Aska.
" Haaaa di bilang kuman" ucap Reno sambil tertawa.
" Lo juga si Ka main minta peluk-peluk aja" ucap Ardi yang juga ikut tetawa.
" Ya kan siapa tau mau meluk aku" ucap Aska.
" Jangan mimpi deh" ucap Yeni.
Aska hanya mencebikkan bibirnya karena jawaban Yeni. Semua yang melihat Aska pun tertawa.
" Kamu harus usaha lebih keras lagi deh Ka" ucap Tya sambil tertawa.
" Kurang gimana lagi aku sih. Yeni tetep aja gitu" ucap Aska sok sedih.
" Mungkin anda belum beruntung" celetuk Ilham yang berhasil membuat yang lain tertawa.
__ADS_1
Tak lama lonceng pun berbunyi dan mereka memulai ulangan di hari terakhir. Setelah selesai mengerjakan soal ulangan mereka pun satu per satu pulang.
Hari ini Yeni sengaja tidak menemani Tya. Dia membiarkan Tya berdua bersama Ardi. Dia ingin Ardi dan Tya semakin dekat.
"Mba aku pulang duluan ya ditunggu ibu soalnya. Mba sama Ardi aja" ucap Yeni yang melihat Ardi sudah dekat mereka.
Belum sempat Tya menjawab Yeni sudah berlari meninggalkan mereka. Kini tinggal lah mereka berdua.
Yeni berlari menuju parkiran. Disana dia melihat Leon yang tidak sengaja menyenggol motornya. Yeni pun langsung berlari menghampirinya.
" Motor gue " teriak Yeni saat melihat motornya tergeletak di tanah.
" Eh lo bisa hati-hati gak" ucap Yeni pada Leon.
" Sorry gue gak sengaja " ucap Leon datar.
" Gak sengaja lo bilang ?" ucap Yeni kesal.
" Iya " jawab Leon.
" Lo harus tanggung jawab " ucap Yeni.
" Cuma jatuh gitu aja minta tanggung jawab. Minggir " ucsp Leon lalu melajukan motornya meninggalkan parkiran.
Yeni yang melihat kepergian Leon bertambah kesal. Dia mengepalkan kedua tangannya.
" Dasar cowok nyabelin " teriak Yeni. Dia tidak peduli jadi perhatian siswa lain saat itu.
Yeni pun mendirikan motornya kemudian melajukannya menuju rumah.
__ADS_1