
Hari sudah beranjak senja dan mulai beranjak malam. Setelah melaksanakan sholat magrib, Leon dan Yeni pun bersiap untuk pergi ke rumah Paman Smith.
Yeni sedang merias wajahnya dengan make up di depan meja riasnya. Sedangkan Leon mengganti bajunya diruang ganti. Yeni menggunakan gaun yang sudah dipesan oleh Leon. Yeni terlihat sangat cantik menggunakan gaun tersebut.
Tak lama Leon keluar dan sudah siap dengan penampilannya. Leon mengambil jam tangan di dalam laci dan memakainya. Leon memakai kemeja putih dengan lengan dilipat.
" Ayo mas aku sudah siap " ucap Yeni berdiri menghampiri Leon.
Kemudian mereka pun keluar dan menuju mobil. Leon melajukan mobilnya menuju rumah Paman Smith. Membutuhkan waktu satu jam untuk tiba disana, karena jarak apartemen dengan rumah Paman Smith cukup jauh.
.......
Sesampainya di rumah Paman Smith, para penjaga langsung membukakan gerbang karena sudah hafal dengan mobil Leon.
Yeni terus memperhatikan rumah yang begitu mewah itu. Rumah itu seperti istana bahkan lebih besar dibandingkan rumah orang tua Leon di Surabaya.
" Besar banget. Ini mah istana bukan rumah " gumam Yeni kagum.
Leon keluar dari mobil diikuti Leon Yeni. Saat mereka sampai depan pintu, tiba-tiba terbuka. Terlihat Paman Smith dan Bibi Amalia serta Siska menyambut kedatangan mereka.
" Selamat datang di rumah kami " ucap Bibi Amalia tersenyum.
" Ayo masuk " ucap Siska menghampiri dan menarik Yeni untuk memasuki rumah.
Yeni hanya tersenyum dan mengikuti Siska. Sedangkan Leon memeluk Paman Smith lalu memasuki rumah bersama Paman Smith dan Bibi Amalia.
__ADS_1
Sekarang mereka sudah berada di ruang tamu dan mengobrol.
" Maaf paman dan bibi tidak bisa datang di pernikahan kalian " ucap Paman Smith pada Leon dan Yeni.
" Tidak papa paman. Pernikahan kami juga mendadak " jawab Leon.
" Kamu pintar mencari istri Leon. Dia sangat cantik " ucap Bibi Amalia yang berada di sebelah Yeni.
Wajah Yeni pun memerah karena malu dipuji oleh Bibi Amalia.
" Bibi bisa saja. Bibi juga sangat cantik " ucap Yeni tersenyum.
" Ada apa paman mengundang kami makan malam disini ?" tanya Leon.
" Tidak ada apa-apa. Paman dan bibi hanya ingin berkenalan dengan istrimu "jawab Paman Smith
" Permisi tuan nyonya makan malam sudah siap " ucap pelayan tersebut.
" Ayo sekarang kita makan malam " ucap Bibi Amalia.
Mereka semua pun berdiri dan menuju ruang makan. Yeni duduk tepat di sebelah Leon.
" Ayo sayang. Jangan sungkan-sungkan anggap saja seperti rumah sendiri. Kita kan keluarga " ucap Bibi Amalia pada Yeni.
" Iya bi " jawab Yeni.
__ADS_1
Mereka pun memulai makan malam. Yeni mengambilkan nasi dan berbagai lauk untuk Leon.
" Ini mas " ucap Yeni danLeon pun menerimanya.
Kemudian Yeni mengambil nasi dan lauk untuk dirinya sendiri.
" Aduh kalian so sweet banget sih. Aku jadi pengen " ucap Siska yang ternyata memperhatikan mereka.
" Kalo pengen buruan minta Frans nikahi kamu " ucap Yeni sedikit berbisik pada Siska.
" Belum siap hehe " jawab Siska.
Sedangkan Leon tidak menanggapi ucapan Siska. Ia terus memakan makan malamnya.
Setelah selesai makan malam dan mengobrol sebentar, Leon dan Yeni pun pamit untuk pulang.
" Paman bibi terima kasih untuk makan malamnya. Kami pamit pulang dulu " ucap Yeni.
" Iya sayang. Sering main kesini ya nanti " ucap Bibi Amalia.
" Iya bi " jawab Yeni tersenyum.
Setelah itu Leon dan Yeni pun langsung pulang menuju apartemen mereka.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
__ADS_1
Tolong follow ig saya ya @tyaningrum_05😘