
Saat hari sudah beranjak siang dan keadaan Leon sudah membaik, Leon dan Yeni bersiap untuk pergi ke rumah sakit. Tapi saat Yeni menyemprotkan parfum kesukaannya, Leon kembali merasakan mual.
" Huek huek" Leon menutup mulut dan hidungnya.
" Kamu kenapa mas?" tanya Yeni.
" Kamu pakai parfum apa sih. Baunya gak enak " ucap Leon masih menutup mulut dan hidungnya.
" Ini parfum yang biasa aku pakai mas " jawab Yeni.
" Jangan pakai parfum itu lagi. Baunya buat aku mual " ucap Leon.
"Biasanya juga gak papa. Aneh deh aku hamil malah kamu yang mual-mual " ucap Yeni.
" Ya mana aku tahu " jawab Leon.
" Ya sudahlah. Ayo kita berangkat. Dokter Sinta pasti sudah menunggu kita " ucap Yeni.
Leon dan Yeni memang sudah membuat janji dengan Dokter Sinta untuk pemeriksaan hari itu. Dokter obgyn yang sama dengan Tya saat sedang hamil anaknya.
Leon dan Yeni pergi ke rumah sakit keluarga Wicaksono menggunakan mobil.
Setelah tiga puluh menit menempuh perjalanan, akhirnya Leon dan Yeni pun sampai di rumah sakit tersebut. Mereka pun langsung pergi ke ruangan Dokter Sinta.
Tok tok tok.
Yeni mengetuk pintu ruangan tersebut.
__ADS_1
" Masuk " terdengar suara dari dalam.
Yeni pun membuka pintu tersebut dan masuk ke dalamnya diikuti oleh Leon.
" Selamat pagi dok " ucap Yeni pada Dokter Sinta.
" Selamat siang " balas Dokter Sinta berdiri dari duduknya dan tersenyum.
" Silakan duduk nona tuan " ucap Dokter Sinta mempersilakan Leon dan Yeni duduk.
" Terima kasih dok " ucap Yeni.
Leon dan Yeni pun duduk di sebrang Dokter Sinta.
" Seperti yang sudah anda jelaskan tadi dan anda sudah melakukan tes menggunakan tespeck memang kemungkinan besar anda hamil. Apa ada keluhan akhir-akhir ini yang anda rasakan ?" tanya Dokter Sinta.
Leon mendengar itu terkejut. " Kenapa kamu bilang ?" bisik Leon pada Yeni.
" Sekalian biar tahu kamu kenapa" jawab Yeni.
Dokter Sinta tersenyum. " Keluhan apa yang anda alami tuan? " tanya Dokter Sinta pada Leon.
" Mual, pusing, dan lemas " jawab Leon singkat.
" Satu lagi dok. Suami saya tadi tiba-tiba mual saat mencium bau parfum " sambung Yeni.
" Sepertinya tuan Leon mengalami couvade syndrom " ucap Dokter Sinta.
__ADS_1
" Apa itu?" tanya Leon.
" Couvade syndrom atau juga sering disebut kehamilam simpatik yaitu dimana suami yang istrinya sedang hamil bisa ikut merasakan keluhan yang biasanya dirasakan oleh ibu hamil. Bahkan terkadang para suami bisa ikut merasakan ngidam " jawab Dokter Sinta menjelaskan.
" Apa akan berlangsung lama?" tanya Leon lagi.
" Biasanya keluhan-keluhan seperti itu hanya terjadi di trimester pertama kehamilan yaitu sekitar usia kandungan selama satu sampai tiga bulan " jawab Dokter Sinta.
" Apa ada yang ingin ditanyakan lagi sebelum kita melakukan pemeriksaan?" ucap Dokter Sinta.
" Hmm apa selama hamil boleh melakukan itu dok?" tanya Yeni sambil menundukkan kepalanya karena malu.
Dokter Sinta tersenyum mengerti maksud Yeni. " Boleh saja. Tapi jangan terlalu sering saat trimester pertama. Setidaknya satu minggu sekali " jawab Dokter Sinta.
" Apa tidak boleh lebih sering lagi?" ucap Leon.
Yeni mencubit perut Leon saat mendengar itu. Ia sudah cukup malu karena sudah berani bertanya hal seperti itu pada Dokter Sinta. Leon tidak memperdulikan Yeni. Ia malah menjadi bersemangat berkonsultasi dengan Dokter Sinta.
" Agar tidak membahayakan janin jangan terlalu sering dulu ya tuan. Jangan lupa juga membuat posisi yang nyaman dan aman agar ibu dan janin tidak tertekan " jawab Dokter Sinta.
" Baiklah saya akan menahan tidak melakukan itu " ucap Leon.
Yeni pun bertambah malu karena Leon. Ia menundukkan kepalanya karena sekarang wajahnya sudah memerah.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh "😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘