
Hari demi hari pun berlalu. Tak terasa ini adalah minggi terakhir Leon dan Yeni libur. Setelah itu mereka akan kembali rutinitas mereka yaitu kuliah. Tetapi Leon akan tetap bekerja di sela-sela waktu kuliahnya.
" Mas besok aku ke rumah Om Gunawan ya. Mau ketemu mba Tya " ucap Yeni pada Leon yang sedang memakai kemejanya.
" Memangnya mereka sudah pulang liburan?" tanya Leon.
" Mereka pulang hari ini" jawab Yeni.
" Baiklah besok aku antar ke sana" ucap Leon.
" Gak usah mas. Aku bisa pergi sendiri kok. Kamu juga haru kerja kan " tolak Yeni.
" Mau diantar atau gak usah pergi sekalian" ucap Leon.
" Lagian aku juga besok libur " lanjut Leon.
Jika sudah seperti itu Yeni pun tidak bisa menolak lagi.
" Iya mas diantar kamu " jawab Yeni.
" Ya sudah. Sekarang kita sarapan yuk " ucap Yeni.
" Sebentar " ucap Leon.
Kemudian Leon menarik tangan Yeni hingga Yeni menabrak tubuh atletisnya.
" Apa-apaan sih mas " ucap Yeni terkejut.
" Cium aku dulu baru kita keluar " jawab Leon.
Yeni pun tersenyum. " Muah " Yeni mengecup pipi kanan Leon.
Leon menarik sudut bibirnya. " Kurang " ucap Leon.
" Muah " Yeni pun mengecup pipi kiri Leon.
__ADS_1
" Masih kurang " ucap Leon lagi.
" Ya ampun mas sudah ah " ucap Yeni mendorong tubuh Leon tapi Leon malah menahannya.
" Disini belum " ucap Leon menunjuk bibirnya.
" Gak mau ah " jawab Yeni menggoda Leon.
" Oh gak mau ya. Oke " ucap Leon.
Kemudian Leon pun menarik tengkuk Yeni dan mencium bibirnya. Leon mulai ********** cukup lama sampai akhirnya melepaskannya.
" Ih dasar kamu mah " ucap Yeni memukul lengan Leon.
Tapi Leon malah tersenyum dan beranjak pergi. " Cepat keluar kita sarapan " ucap Leon.
Yeni pun mengikuti Leon menuju meja makan. Seperti biasa Yeni mengambilkan makanan untuk Leon terlebih dahulu baru untuk dirinya. Setelah itu mereka pun memulai sarapan.
Saat sedang sarapan terdengar suara bel berbunyi.
" Aku aja yang buka pintu " ucap Yeni yang kebetulan sudah menghabiskan sarapannya.
Yeni pun beranjak pergi untuk membukakan pintu. Tapi saat ia sudah membuka pintu, tidak ada siapa-siapa disana.Yeni hanya melihat sebuah kotak besar yang dihias dengan pita.
" Ada kotak? Dari siapa?" tanya Yeni kepada dirinya sendiri.
Yeni pun mengangkat dan membuka kotak tersebut. Namun alangkah terkejutnya Yeni saat melihat isi dari kotak tersebut. Di dalam kotak itu terdapat bangkai tikus yang masih berlumuran darah dan juga foto dirinya yang terdapat darah dari tikus.
" Mas" teriak Yeni setelah menjatuhkan kotak itu.
Leon yang kebetulan baru menyesaikan sarapannya pun langsung menghampiri Yeni.
" Ada apa sih? Kenapa teriak-teriak?" tanya Leon.
" Itu mas" ucap Yeni masih terkejut sambil menunjuk kotak itu.
__ADS_1
Leon pun mengambil kotak itu dan Leon pun tak kalah terkejutnya setelah melihat isinya.
" Siapa yang mengirim ini ? " tanya Leon.
" Enggak tau mas. Tapi pas aku buka pintu gak ada siapa-siapa. Di kotak itu juga gak ada pengirimnya " jawab Yeni.
Leon membuka sebuah surat yang terselip di sana.
Dalam surat itu tertulis " JIKA TIDAK INGIN BERNASIB SEPERTI TIKUS INI MAKA PERGILAH JAUH-JAUH DARI HIDUP LEON"
Leon dan Yeni pun terkejut setelah membaca surat tersebut.
" Mas " ucap Yeni takut.
" Kamu tenang. Aku akan mencari tahu siapa yang mengirim ini dan memberinya pelajaran " ucap Leon menenangkan Yeni.
Kemudian Leon menelepon seseorang untuk mencari tahu siapa yang meneror Yeni.
" Aku gak pergi kerja hari ini " ucap Leon.
" Loh kamu kerja aja mas. Aku gak papa. Aku gak akan pergi kemana-mana" ucap Yeni.
" Kamu yakin?" tanya Leon.
Yeni pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
" Aku bakal suruh orang buat jaga disini " ucap Leon.
" Aku berangkat " lanjut Leon lalu mengecup kening Yeni.
Yeni pun tak lupa mencium tangan Leon. Setelah itu Leon pun pergi ke kantor.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😘
Jangan lupa mampir ke karya saya yang lain " Cinta Si Gadis Lumpuh " 😊🙏
__ADS_1
Tolong follow ig saya juga ya @tyaningrum_05😘