
Leon mengantarkan Yeni hingga depan gerbang rumah kakaknya. Saat Yeni hendak turun dari mobil, Leon mencegahnya.
" Ada apa?" tanya Yeni pada Leon.
" Besok tetaplah di rumah. Aku ada urusan dengan Paman Smith jadi tidak bisa menemuimu " jawab Leon.
" Baiklah. Jangan lupa beri aku kabar dan balas pesanku " ucap Yeni.
" Hmm " jawab Leon.
" Aku turun. Kamu hati-hati " ucap Yeni lalu keluar dari mobil Leon.
Setelah Yeni turun dari mobilnya, Leon langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah kakak dari Yeni. Leon langsung pulang ke apartemennya karena harus sudah hampir malam.
Sesampainya di apartemen tersebut Leon memarkirkan mobilnya terlebih dahulu lalu memasuki apartemen tersebut.
Leon langsung memasuki kamar mandi dan mengguyur tubuhnya dengan air dingin setelah melepaskan semua pakaiannya.
" Manis sekali " ucap Leon tersenyum.
Leon memegang bibirnya dan mengingat kembali saat dirinya mencium bibir Yeni.
Setelah menyelesaikan mandinya Leon keluar dari kamar mandi dengan sehelai handuk di pinggangnya. Leon mengambil pakaiannya di lemari dan langsung memakainya.
Karena adzan magrib sudah berkumandang Leon pun segera mengambil air wudhu dan melaksanakan sholat magrib di kamarnya.
__ADS_1
" Perutku lapar sekali " ucap Leon setelah mengganti pakaiannya dengan yang lebih santai.
Kemudian Leon pun menuju dapur untuk memasak makan malam. Leon lebih suka memasak makanannya sendiri dibanding harus memesan diluar.
Leon memasak tumis kangkung dan ayam gorenga untuk makan malamnya. Tak butuh waktu lama makan malam yang dimasak oleh Leon pun matang.
Leon pun langsung menyantapnya seorang diri di meja makan. Setelah selesai Leon pun mencuci semua barang yang dipakainya.
Saat sudah selesai mencuci piring Leon mendengar ponselnya berbunyi.
" Siapa yang meneleponku?" ucap Leon lalu pergi menuju kamarnya.
Sesampainya di kamar Leon mengambil ponselnya yang berada di atas nakas dan melihat siapa yang meneleponnya.
Leon pun menjawab panggilan telepon dari Intan.
" Halo Leon " ucap Intan dari ujung telepon.
" Ada apa?" tanya Leon dingin.
" Besok kita nonton yuk. Tadi kan kamu langsung pergi jadi kita gak bisa nonton " ajak Intan.
" Gak bisa. Gue sibuk " jawab Leon.
Kemudian Leon pun mematikan panggilan telepon tersebut.
__ADS_1
Saat hendak meletakkan kembali ponselnya di atas nakas, sebuah pesan masuk ke ponselnya dan itu dari Yeni. Leon pun langsung membuka pesan tersebut.
" Jangan lupa makan malam dan jangan tidur terlalu larut. Aku mencintaimu. Good night " ucap Yeni dalam pesannya.
Leon tersenyum saat membaca pesan yang dikirimkan oleh Yeni. Sejak dekat dengan Yeni dia jadi lebih mudah tersenyum.
" Night too " balas Leon dalam pesannya.
Setelah membalas pesan dari Yeni, Leon beranjak untuk melaksanakan sholat isya karena adzan sudah berkumandang.
Leon merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur saat sudah melaksanakan sholat isya. Matanya menatap langit-langit kamar itu. Bayangan saat ia mencium Yeni muncul dalam pikirannya.
" Shit kenapa ciuman itu begitu terngiang-ngiang di kepalaku " ucap Leon.
" Bibir itu sangat manis " lanjutnya tersenyum.
Sementara di Jakarta bagian lain ada seorang pemuda yang sedang memikirkan kekasih dari Leon. Orang itu tak lain adalah Aska. Aska sedang merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya. Aska tinggal sendiri di sebuah kost yang cukup besar.
" Aku yakin ada sesuatu diantar Leon dan Yeni " ucap Aska.
" Aku tidak bisa membiarkan ini. Jika tidak aku akan kehilangan kesempatan memiliki Yeni. Baiklah mulai besok aku akan berusaha mendekatinya " lanjut Aska.
Mohon bantuan vote, like dan komentarnya ya 😊 Terima kasih 😊🙏 Tetap dukung saya ya 😊😘
Tolong follow ig saya ya @tyaningarum_05😘
__ADS_1